Posts Tagged 'tokyo'

Tokyo Kazoku (Tokyo Family)

Tokyo Kazoku poster

Cukup lama aku tak pernah menonton film Jepang di bioskop. Terakhir kali aku nonton Rurounin Kenshin akhir Agustus tahun lalu dan setelah itu absen nonton film Jepang hingga aku menemukan Tokyo Kazoku. Aku nonton telat seminggu dan bisa dilihat antusiasme penonton sudah berkurang setelah tayang seminggu, saat itu yang nonton hanya 4 orang termasuk aku. Tokyo Kazoku atau juga dikenal dengan judul Tokyo Family merupakan film terbaru karya sutradara Yoji Yamada yang dikenal sebagai pembuat film bertema keluarga. Aku rata-rata menyukai film buatan Yamada, termasuk juga trilogi Twilight Samurai. Alasannya cukup simpel, Yamada tak memasukkan adegan lebay khas film drama Jepang umumnya tapi lebih memfokuskan scene-scene natural tentang hubungan antar sesama orang Jepang. Tadinya aku membaca kalau Tokyo Kazoku adalah film yang diinspirasi dan diatributkan bagi film legendaris arahan sutradara Yasujiro Ozu, Tokyo Story. Tapi ketika film siap tayang, tiba-tiba muncul ulasan bahwa Tokyo Kazoku lebih merupakan film remake Tokyo Story bukan sekedar film atribut untuk Yasujiro Ozu. Bagaimanakah hasil remake karya Yoji Yamada ini? Continue reading ‘Tokyo Kazoku (Tokyo Family)’

Tokyo Jihen – Sports (album)

Sudah cukup lama aku tidak meresensi musik. Selain waktuku lebih banyak digunakan untuk membahas film-film yang kutonton, mengisi blog baru juga mengambil jatah menulis di blog ini. Belum lagi kesibukan di dunia nyata. Kebetulan sekali keinginan menulis resensi musik bertepatan dengan peluncuran album terbaru Tokyo Jihen yang berjudul Sports. Seperti yang kita ketahui, Tokyo Jihen lama tidak meluncurkan album baru, setelah terakhir menelurkan album Variety pada tahun 2007. Album yang isi liriknya mengambil tema olah raga ini bertahan selama 2 minggu di puncak tangga lagu Oricon sejak peluncurannya tanggal 24 Februari 2010.
Continue reading ‘Tokyo Jihen – Sports (album)’

透明人間:第一期 vs 第ニ期

baca judul: “Toumei Nigen: Dai Ikki vs Dai Niki”
arti: “Manusia Transparans: Periode Satu vs Periode Dua

Toumei Ningen adalah judul lagu ciptaan Seiji Kameda yang dibawakan oleh Tokyo Jihen dan dijadikan judul tema blog oleh penulis. Untuk merayakan pembukaan blog baru Toumei Ningen Dai Niki, postingan kali ini membahas mengenai lagu Toumei Ningen dalam dua versi yaitu versi Tokyo Jihen Dai Ikki dan Dai Niki.

Seperti yang diketahui oleh para penggemar Tokyo Jihen, Tokyo Jihen pertama kali dibentuk oleh Shiina Ringo pada tahun 2003 dengan anggota Shiina (Vokal), Kameda (Bass), Mikio (Lead Guitar), HZM (Piano/Keyboard) dan Hata (Drums/Percussion). Setelah menyelesaikan album pertama dan tur promosinya, Mikio dan HZM keluar dari band sehingga menyebabkan Tokyo Jihen tiba-tiba menjadi vakum selama 1 tahun. Selama masa vakum, Shiina sibuk mencari pengganti keduanya, hingga akhirnya Nagaoka Ryosuke alias Ukigumo dan Izawa Keitaro alias Izawa Ichiyo datang mengisi lowongan pemain gitar dan piano dalam Tokyo Jihen. Formasi baru Tokyo Jihen ini diberi nama Dai Niki oleh Shiina untuk membedakannya dengan formasi awal yang disebut Dai Ikki.

Seperti yang pernah dibahas pada postingan khusus tentang grup Tokyo Jihen sebelumnya, pergantian anggota ini sangat mempengaruhi warna musik Tokyo Jihen. Anda bisa merasakannya sendiri jika mendengar lagu Toumei Ningen yang dibawakan oleh versi Dai Ikki dan Dai Niki. Genre Fushion Jazz-Rock yang dibawakan oleh Dai Ikki jelas-jelas lebih berat ke arah Rock, dibandingkan dengan Dai Niki yang cenderung ngepop dan easy listening. Gaya beraksi diatas panggung juga sangat terasa perbedaannya. Tingkah ajaib HZM yang agak nyeleneh dalam bermain piano membuat panggung lebih heboh. Berbeda dengan konsep panggung Dai Niki yang terlihat lebih santai.

Versi manakah yang lebih anda sukai. Kalau saya sih suka keduanya :mrgreen: (serakah mode)

Tokyo Jihen Dai Ikki

Tokyo Jihen Dai Niki


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: