Posts Tagged 'tokyo jihen'

Tokyo Jihen – Daihakken (album)

Ketika Tokyo Jihen merilis kabar perilisan album baru di tahun 2011, sebenarnya kabar ini cukup mengejutkanku. Rasanya album sebelumnya (Sports) baru saja dirilis dan konser nasional Ultra C juga masih belum lekang dari ingatan. Kira-kira hanya 1 tahun 4 bulan dari perilisan album Sports (Februari 2010), Tokyo Jihen merilis album terbaru mereka pada tanggal 29 Juni 2011 dengan title Daihakken (terjemahan resminya Discovery). Untuk mempromosikan album ini, Tokyo Jihen telah mengumumkan akan menggelar tur nasional Live Tour 2011 Discovery yang dimulai dari September hingga Desember tahun ini. Sudah sekitar lebih dari seminggu aku mendengar lagu-lagu mereka dalam album Daihakken, baru sekarang aku berani menulis review album ini. Perlu diketahui, lagu-lagu dalam album Tokyo Jihen sangat jarang langsung bisa kunikmati. Boleh dikatakan perlu waktu untuk mencerna dan menikmati mayoritas lagu-lagu mereka. Inilah review Daihakken menurut pendapatku. Continue reading ‘Tokyo Jihen – Daihakken (album)’

Ultra C Live Tour 2010 – Tokyo Jihen Concert

Ketika konser promosi album ke-4 Tokyo Jihen yang bertitel Sports diumumkan, aku sudah ngebet sekali pengen nonton. Sayangnya dengan kesibukan bejibun, akhirnya batal juga usaha untuk mencari tiket konser (kalaupun dicari juga belum tentu dapat, mengingat antrian pemesan tiket juga gila-gilaan). Walaupun demikian, paling tidak aku masih bisa melihat aksi mereka dalam konser yang diberi judul Ultra C ini lewat DVD. Rekaman konser ini sendiri diambil dari salah satu dari rangkaian penampilan mereka di Tokyo Kokusai Forum Hall A, dengan beberapa cuplikan special performance dari masing-masing kota lain. Continue reading ‘Ultra C Live Tour 2010 – Tokyo Jihen Concert’

Enka: Misora Hibari vs Tokyo Jihen

Genre enka adalah genre musik khas Jepang yang cukup populer, terutama dikalangan orang-orang tua. Untuk penjelasan lebih lanjut, bisa dicari infonya di lagi-lagi wikipedia.

Sebenarnya postingan pendek ini di tulis gara-gara masbro lambrtz bikin komentar beruntun tentang link youtube yang kutampilkan di facebook. Link yang berisi klip lagu Kurumaya-san yang dibawakan si ratu enka Misora Hibari memang unik (enka dengan sentuhan kental Jazz), sehingga tak aneh kalau Tokyo Jihen tertarik meng-cover lagu beliau dengan gaya berbeda (memasukkan unsur Jazz Rock). Menurut anda mana yang lebih baik? menurutku sih keduanya sama kerennya dengan ciri khas masing-masing. O iya, ini adalah satu-satunya lagu enka yang pernah dibawakan oleh Tokyo Jihen hingga saat ini. Silahkan menikmati lagu genre enka Kurumaya-san dalam dua versi.

Lirik lagunya sendiri bercerita tentang cewek Geisha yang menjalin hubungan gelap dengan pria beristri dan mereka sering berhubungan satu sama lain lewat surat cinta yang diantar oleh seorang Kurumaya-san. Si Kurumaya-san ini rupanya sering bikin kesal si Geisha karena pelupa dan suka ngilangin surat si Geisha.

Versi Queen of Enka, Misora Hibari sumber dari link ini

Versi Tokyo Jihen, sumber dari link ini

Tokyo Jihen (東京事変) alias Tokyo Incidents

Mulai sekarang saya akan mencoba memasukkan beberapa review musik sebagai variasi dari review film, walaupun review film tetap mendapat porsi utama. Sebagai pembuka adalah grup Jazz-Rock favoriteku asal Jepang, Tokyo Jihen.

Sejak datang ke Jepang, sudah bermacam-macam lagu dan berjenis-jenis genre pemusik Jepang yang pernah kudengar, termasuk diantaranya adalah seorang musikus multi-genre bernama Shiina Ringo. Kesimpulan yang kudapat dari corak musik Shiina Ringo adalah dasar musik Pop yang dipengaruhi oleh berbagai aliran lainnya, terutama Jazz dan Rock. Memang cakupan genre musik yang ditampilkan Shiina Ringo sangat luas untuk di definisikan menjadi satu jenis saja. 

jihen

Tokyo Jihen adalah grup band bentukan Shiina Ringo yang memutuskan untuk menghentikan solo karirnya dan membentuk sebuah grup band. Dari sini saja sudah terlihat betapa uniknya Shiina Ringo, saya lebih sering mendengar pemusik yang keluar dari grup band dan bersolo karir daripada sebaliknya. Shiina malah sengaja membuang (lewat operasi) trade mark tahi lalat kecil dipipi kirinya sebagai bentuk keinginan meninggalkan image dirinya sebagai artis solo karir. Shiina Ringo harus diakui sebagai penyanyi dengan karakter berbeda, baik dari penampilan maupun suaranya yang melengking khas.

Awal mulai kenal dengan lagu-lagu Tokyo Jihen ketika seorang teman memberikan mp3 album Tokyo Jihen yang berjudul Kyoiku (2004), lalu disambung lagi dengan dikasih teman yang lain album Adult (2006). Kedua album ini benar-benar menarik perhatian kuping penggemar musik dengan keunikan dan blending genre yang begitu pas. Musik Tokyo Jihen boleh dibilang lebih unik daripada musik Shiina Ringo secara solo dengan pendekatan berbeda karena masing-masing member mampu memberikan bumbu dengan rasa berbeda. Setelah mendengarkan seluruh lagu mereka dalam album terbaru berjudul variety (2007), saya benar-benar terpesona dengan variasi racikan campuran genre yang mereka bawakan. Memang dasar utama genre mereka adalah blending antara Jazz, Rock dan Pop, tetapi disetiap lagu yang mereka bawakan mereka juga memasukkan unsur-unsur lain seperti irama latin (samba, tango, bossanova, dll), etnik jepang, klasik, blues, alternative, funk, bigband, swing hingga musik mars yang membuat musik mereka terdengar semakin kaya tanpa membuat masing-masing genre bentrok satu sama lain.

Coba dengar lagu Bokoku Joucho (sentimen tanah air) yang memasukkan unsur irama tango dan tiba-tiba berubah menjadi musik mars tanpa tumpang tindih. Atau dengarkan blending Jazz-Rock-Pop yang ngepas adonannya dan keren untuk dibawakan secara LIVE dalam lagu Toumei Ningen (Manusia Trasparan). Jangan ketinggalan pula mendengar racikan Tokyo Jihen dalam membawakan Kurumaya-san (Si tukang becak), sebuah lagu berjenis Enka (genre etnik Jepang) yang dibawakan dengan gaya Bigband plus Bossanova dikombinasikan dengan Rock.


Kiri-kanan: Hata, Izawa, Shiina, Ukigumo, Kameda

Satu hal yang patut dicatat, penampilan panggung secara LIVE oleh Tokyo Jihen sangatlah menarik. Mereka memang musisi panggung, bukan sekedar musisi dapur rekaman. Eksplorasi masing-masing anggota terhadap lagu-lagu yang mereka bawakan sangat asyik buat dinikmati. Permainan bass yang ekspresif dan selalu dinamis dari Kameda Seiji, pianis Jazz Ichiyou Izawa dengan gaya permainan yang unik nan atraktif di panggung (walaupun pianis sebelumnya HZM lebih gila-gilaan kalau beraksi diatas panggung), drumming dengan ketukan ritmik dari Hata Toshiki, sentuhan melodi Rock yang di tebarkan Ukigumo (distorsi suara gitar dari lead gitaris sebelumnya Hirama Mikio lebih kasar mendekati Metal), membuat Shiina Ringo cenderung leluasa untuk mengekplorasikan musik mereka di panggung dengan maksimal. Sepertinya mendengarkan lagu-lagu Tokyo Jihen secara LIVE jauh lebih mengasyikkan dan menggetarkan daripada mendengarkan rekaman lagu mereka. Oleh karena itu, contoh lagu dibawah saya berikan bukan dalam bentuk album rekaman melainkan dalam bentuk LIVE.

Jika anda termasuk penggemar musik yang tidak biasa, cobalah dengarkan lagu-lagu yang dibawakan oleh Tokyo Jihen. Warning: Ada kemungkinan anda akan ketagihan.

NB. Sebenarnya saya lebih menyukai formasi lama dari Tokyo Jihen dimana permainan piano HZM diatas panggung yang enerjik membuat penampilan LIVE Tokyo Jihen serasa wah. Sayang pianis Jazz dengan aksi panggung nyentrik ini memutuskan kembali bergabung dengan grup Jazz instrumental bentukannya sebelum bergabung dengan Tokyo Jihen yang bernama PE’Z. Izawa yang menggantikannya sebenarnya juga seorang pianis Jazz yang hebat, hanya saja Izawa lebih sopan diatas panggung dibanding HZM yang heboh. Sedangkan hilangnya sound gitar Hirama yang cenderung keras membuat unsur Rock Metal dalam Tokyo Jihen jauh berkurang, karena gaya Ukigumo lebih cenderung mendekati Blues Rock.

Tokyo Jihen sekilas info.
Genre: Rock, Jazz, Latin, Alternative, Pop, Funk, Enka, Blues, Bigband, Swing, etc.

Recent members:
Shiina Ringo (Vocal and rhythm guitar)
Kameda Seiji (Bass Guitar)
Hata Toshiki (Drum and percussion)
Ichiyou Izawa (Piano and keyboard)
Ukigumo (Lead guitar)

Ex-members:
HZM alias Hiizumi Masayuki (Piano and Keyboard) 2003-2005
Hirama Mikio (Lead Guitar) 2003-2005

contoh beberapa lagu yang menjadi favoritku.
(Silahkan lihat penampilan LIVE mereka lewat youtube)

遭難 (Sounan – Emergency) – Tokyo Jihen dengan HZM (Piano) dan Mikio (Guitar)

透明人間 (Toumei Ningen – Manusia Transparan) – Tokyo Jihen dengan HZM (Piano) dan Mikio (Guitar)

母国情緒 (Bokoku Joucho – Sentimen Tanah Air) – Tokyo Jihen dengan HZM (Piano) dan Mikio (Guitar)

キラーチューン (Killer Tune – Nada Pembunuh) – Tokyo Jihen komposisi anggota sekarang.


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: