Posts Tagged 'supernatural'

Supernatural – The Complete Season Six


Kalau melihat tulisanku tentang serial TV, belum pernah aku membuat tulisan laporan pandang per season alias review komplit tayangan serial selama satu musim. Tapi Supernatural musim ke enam ini memang lain. Selain berpindah tangannya posisi produser dari sang kreator Eric Kripke ke Sera Gamble, serial ini juga mengambil jalur cerita baru sambil melanjutkan warisan development karakter hasil karya 5 musim-nya Kripke. Bagaimanakah hasilnya?
Continue reading ‘Supernatural – The Complete Season Six’

Another season with a brand new story

Bulan September biasanya memang menjadi awal penayangan season baru serial TV di USA dan sekitarnya. 4 buah serial TV yang biasa kuikuti setiap minggu sampai sekarang juga mulai menayangkan episode terbaru mereka dibulan September. Diawali oleh penayangan episode perdana season 5 oleh serial Supernatural pada 10 September 2009 dan diakhiri oleh episode terbaru season 4 serial milik stasiun TV Canada yang berjudul Little Mosque on the Prairie pada 28 September 2009.

Supernatural
Kali ini serial Supernatural memasuki akhir dari penayangannya dengan menampilkan musuh terbesar dua bersaudara Winchester yaitu Lucifer. Nikmatilah petualangan akhir Dean dan adiknya Sam dalam season pamungkas ini, sebab kreator serial Eric Kripke sudah beberapa kali menyatakan kalau rancangan dasar serial ini mencakup 5 season. Setelah menyaksikan episode 1 hingga 3, aku merasakan kalau season kali ini akan lebih berfokus pada hubungan persaudaraan Dean dan Sam serta perselisihan mereka dengan Lucifer dalam mencegah Apocalypse. O iya, Misha Collins pemeran Malaikat Castiel kali ini naik pangkat menjadi regular cast.

Heroes
Sebenarnya aku agak kecewa dengan ending season 3 volume 4: Fugitive tahun lalu. Cara mereka menghidupkan kembali karakter Nathan benar-benar tak masuk akal. Mengapa para penulis melupakan cara mereka menghidupkan karakter Noah Bennet lewat transfusi darah Claire? Sangat bodoh kalau para penulis tak mengidahkan cerita dalam episode-episode sebelumnya, karena serial ini memiliki cerita berkelanjutan.
Tapi bagaimanapun juga serial ini masih cukup menarik untuk diikuti dengan ditampilkannya tokoh-tokoh baru dengan kekuatan berbeda, untuk mendampingi tokoh-tokoh Heroes reguler yang terus terang saja developing character-nya mulai membosankan.

Dexter
Sang serial killer favorite pemirsa kembali beraksi. Kali ini Dexter harus membagi perhatiannya antara hobi membunuh, kerja di laboratorium kepolisian dan kewajiban sebagai kepala keluarga. Dexter yang telah memiliki seorang istri cantik, 2 anak tiri, dan satu anak kandung yang masih bayi agak kesulitan mengatur waktunya. Masih cukup menarik untuk disimak lebih lanjut season ke 4 yang dimulai 27 Oktober 2009 kemarin.

Little Mosque on the Prairie
Ketika menyadari tokoh Reverend Magee telah angkat kaki dari serial ini, aku benar-benar kecewa. Tokoh pendeta favorite ku telah diganti dengan karakter pendeta baru yang bernama Rev. Thorne. Mengecewakan memang, namun tokoh Thorne yang sinis dan terkesan mirip gaya Chandler dalam serial Friends ternyata lumayan juga. Mungkin dia dimasukkan ke dalam serial untuk menambal sikap muslim-phobia Fred Tupper yang mulai lunak sejak season ke 3 tahun lalu. Mulai tahun ini, celetukan lucu dan segar Rev. Magee akan diganti dengan celetukan sinis dan offensive milik Rev. Thorne. Syukurlah tokoh J.J. yang menyebalkan itu telah disingkirkan karena mengganggu suasana serial sitcom ini menjadi drama romantis di tahun lalu.

Supernatural – Serial Horor Thriller yang bikin penasaran

“Saving people, hunting things… The family business”
(Dean Winchester, Season one episode Wendigo)

Ide Cerita: Eric Kripke
Genre: Drama, Horor, Thriller, Action
Tayang perdana: The WB Television Network (2005)
Pemain: Jared Padalecki (Sam Winchester) dan Jensen Ackles (Dean Winchester)

SupernaturalSudah cukup banyak aku menonton bermacam-macam genre serial TV, baik yang bertema drama keluarga, sains fiksi, komedi, eksyen, cerita detektif, hingga yang rada nyerempet seks. Akan tetapi sangat jarang ada serial drama misteri horror yang sanggup menarik perhatianku menonton hingga berpanjang-panjang lebih dari 2 musim. Sebelum menonton serial Supernatural, mungkin serial TV terakhir bergenre seperti ini yang masuk hitunganku “penonton setia” adalah serial lawas Friday the 13th: The Series. Sisanya kebanyakan sudah agak bosan sehabis menonton season pertama, lalu berhenti menonton setelah season kedua dimulai. Serial Supernatural ini sudah memasuki musim kelimanya dan masih tetap menarik untuk terus diikuti.

Serial Supernatural pertama kali ditayangkan di USA pada tahun 2005 lewat saluran televisi The WB Television Network (sekarang The CW Television Network) mengetengahkan kisah perjalanan dua orang abang adik keluarga Winchester dalam menghadapi berbagai kasus yang melibatkan hal-hal gaib. Keluarga Winchester adalah keluarga Hunter, dimana Hunter dalam serial ini merupakan profesi sukarela tanpa upah yang berpetualang keliling negeri dalam usahanya menyelidiki gejala-gejala supranatural dan membasminya bila mengganggu ketentraman masyarakat.

Dean Winchester adalah anak sulung dari pasangan John dan Mary Winchester yang memiliki karakter bergaya seenak perutnya, suka ngomong ceplas ceplos, perayu wanita, takut naik pesawat (jadi ingat B.A. dalam The A Team) dan yang paling menarik adalah hobi Dean yang tergila-gila pada musik Classic Rock (musik rock tahun 1970-an dan 80-an). Bertolak belakang dengan karakter adiknya Sam Winchester yang pendiam, teliti dan sering menganggap serius hal yang dianggap abangnya remeh. Ibu mereka Mary tewas ketika Sam masih berumur enam bulan akibat dibunuh setan bermata kuning dan sejak itu John mereka membawa kedua anaknya berpetualang mencari setan yang membunuh Mary sembari melatih Dean dan Sam berbagai keterampilan yang dibutuhkan seorang Hunter. Sejak kecil Dean dan Sam sudah dilatih keras oleh ayahnya untuk menjadi Hunter yang handal dari training menggunakan senjata api, ilmu bela diri tangan kosong hingga pengetahuan mengenai berbagai hal dunia gaib.

Dean-Sam
Akibat kehidupan nomaden sejak kecil, Dean dan Sam tumbuh besar sambil beradaptasi dengan gaya hidup Hunter. Bagi Dean, hidup sebagai Hunter terlihat bagaikan suatu petualangan mengasyikkan dan menjalaninya tanpa keluhan, malah Dean menganggapnya sebagai bisnis keluarga. Selain itu juga Dean masih menyimpan dendam yang sama seperti ayahnya terhadap setan bermata kuning yang telah membunuh ibunya, karena ketika ibunya tewas Dean telah berumur empat tahun dan melihat sendiri betapa ibunya tewas terpaku diatas langit-langit rumah. Berbeda dengan Sam yang masih bayi ketika ibunya tewas sehingga rasa dendamnya kurang mendalam. Selain itu juga bagi Sam yang serius, hidup sebagai Hunter membuat keinginannya melanjutkan sekolahnya semakin jauh dari harapan hingga pada akhirnya Sam bertengkar dengan ayahnya ketika Sam memutuskan untuk pergi ke Universitas Stanford mengejar impiannya masuk fakultas hukum.

Musim pertama serial ini mengisahkan sang ayah John menghilang tanpa kabar sehingga menyebabkan Dean terpaksa berkunjung ke Stanford dan mengajak Sam untuk ikut serta mencari ayahnya. Bukannya jejak sang ayah ditemukan, malah pacar Sam yang bernama Jessica tewas dengan kondisi yang sama dengan kematian Mary Winchester, yaitu terpaku dilangit-langit kamar lalu terbakar. Tak punya pilihan lain, Sam akhirnya mengikuti Dean sambil mencari jawaban mengapa Jessica mengalami nasib yang sama dengan ibunya bertahun-tahun yang lalu dengan harapan bila bertemu ayahnya, seluruh pertanyaan akan terjawab.

Serial ini dihiasi dengan kemunculan makhluk-makhluk supranatural baik yang jaman dulu maupun modern seperti arwah penasaran, Vampire, Werewolf, Zombie, Jin hingga makhluk gaib yang jarang didengar oleh telinga orang-orang Indonesia seperti Wendigo, Trickster, Rougarou dan Shapeshifter. Hobi berat Dean akan musik Classic Rock terpapar jelas pada beberapa hal yang menghiasi film ini. Misalnya saja banyak judul episode yang menggunakan judul lagu lawas yang pernah dibawakan oleh para grup Rock terkenal seperti Rolling Stone, Led Zeppelin, Boston, Black Sabbath, AC/DC, Metallica, Kansas dll, selain juga menampilkan lagu-lagu mereka disepanjang serial. Hal lain yang menjadi ciri khas adalah kebiasaan duo Winchester dalam menyamar (sebagai Dokter, agen FBI, pendeta, petugas asuransi, dll) dengan nama alias yang menggunakan nama personil Rocker seperti misalnya Dr. James Hetfield (nama vokalis Metallica), agen FBI Tyler dan Perry (anggota grup Aerosmith), Pendeta Father Simmons dan Frehley (anggota grup KISS), Detektif Page dan Plant (anggota grup Led Zeppelin), dll.

Hal yang membuat serial ini tetap menarik dan memiliki unsur ketegangan yang stabil adalah alur cerita yang memang telah dirancang dari awal dengan baik, sehingga cerita season dua, tiga dan empat masih menyambung dengan season-season sebelumnya. Sepertinya memang cerita utama sudah ditetapkan dari awal sehingga alurnya tetap berkelanjutan. Ditengah-tengah alur utama, barulah disisipkan beberapa kasus tambahan yang bertujuan memperkuat karakterisasi tokoh maupun menambah bumbu cerita utama. Menurut kabar, dari awalnya memang Eric Kripke sang kreator cerita telah menyiapkan serial Supernatural untuk diselesaikan dalam lima musim. Jika masih ada musim keenam, ada kemungkinan serial ini akan menjadi membosankan seperti kasus serial Smallville.

Selain itu juga hubungan dua karakter tokoh utama yang dibawakan oleh Jensen Ackles dan Jared Padalecki yang bertolak belakang sangat menarik, terutama ketika mereka berdua beradu argumen. Hubungan antara dua saudara ini menjadi salah satu daya tarik. Kita bisa melihat betapa hanya Dean yang dibiarkan Sam untuk memanggil dirinya Sammy (walaupun awalnya Sam agak enggan karena dengan demikian Dean terkesan masih menganggap Sam sebagai anak kecil). Unsur humor ditambahkan lewat karakter Dean yang sering bertingkah seenaknya , gaya hidup bebas dan selera humornya yang kasar dengan porsi yang cukup ngepas (kecuali dalam beberapa episode tertentu yang memang cenderung diarahkan ke genre komedi). Dengan semakin bertambahnya season, karakter tokoh perlahan-lahan mengalami perubahan yang cukup signifikan, dimana Dean terlihat semakin serius dan Sam menunjukan sisi gelap kepribadiannya. Hal ini wajar karena tuntutan cerita memang mengharuskan perubahan demikian. Beberapa karakter pendukung yang muncul dalam beberapa episode di setiap musim turut memeriahkan suasana, terutama tokoh-tokoh cewek yang muncul sebagai penghangat suasana ditengah gersangnya perjalanan Winchester Brothers dalam menghadapi makhluk supranatural. Tapi jangan disangka tokoh-tokoh cewek ini hanya sekedar tempelan, justru karakter mereka cukup kuat untuk menentukan arah jalan cerita selanjutnya.

Jika season pertama mengemukakan tema mencari ayah mereka yang menghilang tanpa kabar, season kedua lebih terfokus pada usaha mereka memburu setan mata kuning yang telah membunuh Mary Winchester. Season ketiga bercerita mengenai terbukanya pintu gerbang neraka (Devil’s Gate) oleh setan mata kuning sehingga menyebabkan banyak setan dalam neraka lepas ke dunia. Season keempat mengetengahkan alasan mengapa setan bermata kuning membunuh ibu Winchester Brothers dan juga alasan atas usaha setan mata kuning membuka Devil’s Gate. Musim keempat semakin menarik dengan kemunculan malaikat (angel of God) yang memiliki peran dan rencana mereka sendiri. Tentu saja konsep malaikat dalam film ini agak berbeda jika dibandingkan dengan konsep kemalaikatan umumnya.

Seru dan bikin penasaran.


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: