Posts Tagged 'laruku'

L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012

Yokohama Arena dan tiket konser bergambar Ciel-chan

LE-CIEL 会員限定ライブ (LE-CIEL kai-in gentei raibu) alias konser eksklusif untuk para anggota fans club LE-CIEL ini diadakah dua hari yaitu pada tanggal 22 dan 23 Februari 2012 bertempat di Yokohama Arena. Boleh dibilang konser ini adalah ajang pemanasan L’Arc~en~Ciel sebelum World Tour 2012, sekaligus bentuk terima kasih L’Arc~en~Ciel terhadap para fans-nya yang telah berkembang bersama mereka sepanjang tahun dan juga menjadi ajang pelepasan LE-CIEL terhadap L’Arc~en~Ciel menuju konser internasional. Sebenarnya terlalu banyak hal yang ingin diceritakan pada saat sebelum konser, ketika konser dan setelah konser berlangsung, karena itu aku mencoba fokus untuk hanya menuliskan kesan dan pengalamanku ketika menghadiri LE-CIEL Gathering plus konser eksklusif L’Arc~en~Ciel untuk member LE-CIEL pada tulisan ini. Mohon maaf jika aku tidak menuliskan isi konser secara lebih detail seperti tulisan konser L’Anniversary Tour di Nagoya sebelumnya. Continue reading ‘L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012′

L’Arc~en~Ciel – Butterfly (Album)

Penantian album Butterfly bagiku sama saja dengan penantian album Smile, butuh waktu lama menunggu keluarnya album baru! Hanya saja sebelum album Smile dirilis, pada saat itu berhembus rumor kencang bahwa Laruku akan bubar dibarengi tak ada single lagu baru yang keluar dalam waktu 3 tahun sebelum single Ready Steady Go muncul. Jarak 4 tahun 3 bulan antara rilis album KISS (2007) dan Butterfly justru dipenuhi oleh single-single baru yang berjumlah 6 buah dengan total 7 lagu. Jadinya, album Butterfly lebih mirip kompilasi single mereka dengan tambahan 4 lagu baru. Istimewanya album Butterfly adalah perilisannya pada saat L’Arc~en~Ciel masih dalam suasana perayaan ulang tahunnya ke-20.
Continue reading ‘L’Arc~en~Ciel – Butterfly (Album)’

Asal mula nama L’Arc~en~Ciel

Kenal dengan band Rock asal Jepang yang bernama L’Arc~en~Ciel? Kalau anda penggemar lagu-lagu Jepang terutama genre Rock, tentunya tidak asing dengan nama band yang punya panggilan singkat Laruku ini. Kalau anda fans L’Arc~en~Ciel, tahukan anda dari mana nama tersebut berasal? Nama L’Arc~en~Ciel berasal dari bahasa Perancis, Arc berarti lengkungan (busur) dan Ciel berarti langit, sehingga L’Arc~en~Ciel berarti lengkungan yang ada di langit alias pelangi. Menurut kabar, nama L’Arc~en~Ciel diambil oleh leader merangkap bassist tetsuya dari judul film yang ditontonnya. Benarkah begitu? Padahal aku pernah mencoba mencari film yang berjudul L’Arc~en~Ciel yang ada sebelum tahun 1991, dan hasilnya sia-sia karena tak ada data film berjudul demikian. Lalu dari manakah tetsuya mendapat ide untuk menamakan band yang dibentuknya tersebut?

Tulisan berikut ini merupakan kompilasi dari beberapa tulisan, terutama artikel dalam 2 majalah Jepang yaitu BASS MAGAZINE SPECIAL FEATURE SERIES terbitan Rittor Music, Inc bulan April tahun 2010, dan WHAT’s IN? terbitan Sony Magazine bulan Februari tahun 2011, yang berisi wawancara dengan leader/bassist Laruku, tetsuya.

Cover depan BASS MAGAZINE SPECIAL FEATURE SERIES edisi April 2010


Continue reading ‘Asal mula nama L’Arc~en~Ciel’

20th L’Anniversary Concert in Nagoya

Bagian depan Nippon Gaishi Hall siang hari, sebelum ramai dipadati fans di sore hari

Ketika Laruku berencana menggelar tour nasional memperingati ulang tahun 20 tahun terbentuknya band mereka setelah konser besar di Ajinomoto Stadium Tokyo, aku langsung ambil ancang-ancang untuk menonton langsung di kota terdekat yaitu Nagoya. Untuk itu aku harus memastikan perolehan tiket terlebih dahulu, yaitu dengan cara menjadi anggota Le Ciel, fans club resmi Laruku. Sebagai member Le Ciel, para anggota memperoleh kesempatan untuk memesan tiket sebelum dijual bebas ke masyarakat. Dengan membayar iuran anggota plus biaya masuk, jadilah aku member Le Ciel, dan benar saja beberapa minggu kemudian ada email dari Le Ciel yang menawarkan pembelian tiket konser 20th L’Anniversary sebelum dijual bebas. Nonton sendiri tentunya terasa sepi, sehingga aku menawarkan pada teman blogger yang juga penggemar Laruku Apratz yang berdomisili di Tokyo untuk nonton konser bareng sekaligus kopdaran antar blogger. Beliau setuju untuk nonton Laruku bareng di Nagoya dan jadilah aku memesan 2 tiket konser untuk konser hari pertama 2 November 2011. Continue reading ’20th L’Anniversary Concert in Nagoya’

Happy 20th L’Anniversary L’Arc~en~Ciel

またここから新しい L’Arc~en~Ciel がスタートする

“Sudah berumur 20 tahun… Kami sudah makin dewasa…”
“Hadirin yang cuma diam saja… kalian bakalan dibunuh! Itu kata yukihiro loh! Makanya hati-hati!” ROFL
(hyde)

“Cuaca hari ini cerah ya!”
“20 tahun selama konser di lapangan terbuka tak pernah sekalipun hujan, baru kali ini kita manggung basah kuyup”
(tetsuya)

“Gimana diguyur hujan? Kalau gitu gue juga ikutan basah-basahan ahhhh… ”
(ken)

Singin' in the Rain


Tadinya aku tak percaya kalau L’Arc~en~Ciel sudah menjadi band legenda Jepang, tapi hari ini aku melihatnya sendiri di konser 20th L’Anniversary hari kedua. Selain lapangan bola dan bangku penonton terisi penuh, orang-orang yang datang menonton konser ultah ke-20 mereka di stadion Ajinomoto Tokyo ternyata memang memiliki sebaran usia yang cukup lebar. Terlihat dari tampang-tampang setengah baya yang sudah agak beruban sampai yang umurnya masih SMP datang menonton konser, baik lelaki maupun perempuan. Semuanya datang dengan semangat tinggi. Tahukah kalian mengapa? Karena 2 hari konser live 20th L’Anniversary kedua-duanya diguyur hujan lebat. Menurut sang bassist tetsuya, selama 20 tahun konser di lapangan terbuka tak pernah manggung sambil berhujan-hujan, baru kali ini basah kuyup, 2 hari berturut turut pula. Tapi hujan tak menghalangi para personel Laruku untuk menghibur para penonton yang rela nonton sambil diguyur air hujan. Selama waktu konser hari kedua yang kutonton, hyde, tetsuya, dan ken bertiga ikutan basah kuyup sambil menyanyi dan memainkan alat musik. Hanya drummer yukihiro saja yang tetap kering karena terus berada ditempat teduh di belakang drum dan perkusi. Berkali-kali staff konser harus mengeringkan lantai atas panggung dari genangan air dengan wiper, sementara ken dan tetsu mengelap kering gitar dan bass mereka masing-masing.
Baiklah, ini laporan konser 20th L’Anniversary Live Concert hari kedua, Minggu tanggal 29 May 2011.. Continue reading ‘Happy 20th L’Anniversary L’Arc~en~Ciel’

20th L’Anniversary Live Concert

Seperti kata pepatah tak ada rotan akarpun jadi, begitulah kira-kira yang menjadi acuanku dalam menyikapi konser perayaan ulang tahun ke 20 terbentuknya grup Rock asal Jepang L’Arc en Ciel. Tiket yang dijual pada tanggal 23 April 2011 tepat mulai jam 10 waktu setempat ternyata tak berhasil kuperoleh. Maklumlah, saluran telepon untuk pemesanan tiket penuh dan sibuk sehingga tak bisa dihubungi. Ketika teleponku akhirnya berhasil masuk 30 menit kemudian, tiket sudah dinyatakan sold out 😦

Mau bagaimana lagi, ultah ke-20 hanya sekali seumur hidup, dijamin Laruku fans sudah siap berkelahi mati-matian demi mendapatkan tiket. Ya sudahlah, tadinya aku sudah menyerah karena tampaknya memang sulit untuk nonton langsung tahun ini. Tapi ternyata……… Continue reading ’20th L’Anniversary Live Concert’

The other side of Kitamura Ken

Penggemar musik rock Jepang pasti kenal dengan nama Kitamura Ken, gitaris utama L’arc~en~ciel. Namun tulisan ini tidak membahas tentang L’arc~en~ciel, melainkan proyek solo Ken sang gitaris. Kalau dipikir-pikir, Ken bukanlah sosok pemain gitar asal Jepang yang paling hebat. Soal skill dan teknik, Ken masih kalah dibandingkan Tak Matsumoto (gitaris B’z) yang punya kemampuan teknik bermain lebih lengkap. Kalau dari sisi sound, Miyavi dan Sugizo bahkan punya sound yang lebih unik dan terkadang nyentrik dibandingkan sound gitar Ken yang biasa saja. Keunikan musik L’arc~en~ciel sendiri lebih dikarenakan perpaduan melodis antara gitar Ken dijalin dengan bass Tetsu yang memang berbeda style-nya dibanding band lainnya, bukan karena sound gitar Ken semata. Lalu, jika tak ada sosok Tetsu disisinya, bagaimana kira-kira musik yang dibawakan Ken?
Continue reading ‘The other side of Kitamura Ken’


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: