Archive for the 'Resensi Musik' Category

L’25 Tokyo Dome


Tulisan ini memuat pernak-pernik sewaktu aku nonton konser ulang tahun ke 25 L’Arc~en~Ciel atau dikenal dengan nama 25th L’Anniversary di Tokyo Dome pada hari minggu tanggal 9 April 2017.

Continue reading ‘L’25 Tokyo Dome’

30 Day Music Challenge (part 2)

Lanjutan dari bagian 1 untuk 10 lagu selanjutnya.
Continue reading ’30 Day Music Challenge (part 2)’

30 Day Music Challenge (part 1)

Ini cuma kompilasi iseng gara-gara Jensen memulai di facebook sejak tanggal 1 Maret kemarin  dan Amed mulai memasukkan lagu-lagu pilihannya di blog. Karena saya tidak serajin Amed membahas lagu satu per satu, saya memilih membahas per 10 hari dari lagu-lagu per hari yang pernah saya tulis di laman facebook. Hanya beberapa lagu tertentu saja yang saya bahas latarnya dan merupakan campuran lagu-lagu berbagai bahasa walaupun tentu saja didominasi lagu berbahasa Inggris, Indonesia dan Jepang. Sebisa mungkin saya memasukkan hanya satu artis untuk selama 30 hari.  Ini adalah bagian pertama dari 3 bagian.

30days music

Continue reading ’30 Day Music Challenge (part 1)’

Quruli – Highway

4e8f259199f2e

Lagu ini adalah lagu yang terus menemaniku di perjalanan karena selalu kuputar dan kutempatkan paling atas di playlist mp3 playerku.

Tidak seperti Kagerou dengan chord progress yang menarik, Highway cenderung sederhana. Sederhana chord preogress-nya, sederhana komposisinya, juga tak banyak menggunakan instrumen pemanis. Yang paling spesial buatku dalam lagu ini adalah liriknya.

Highway secara literal dan eksplisit menceritakan tentang perjalanan yang ditempuh seseorang menggunakan mobil. Tapi aku menangkap bahwa perjalan yang dilakukan sang “karakter” dalam lagu bukan hanya perjalanan fisik dalam arti literal melainkan juga perjalanan spiritual dalam bahasa metafora, apakah itu perjalanan karir ataukan itu perjalanan cinta, intinya lebih ke perjalanan hidup secara personal.

Continue reading ‘Quruli – Highway’

Fujifabric – Kagerou

Akhir-akhir ini aku suka sekali mendengarkan lagu karya fujifabric ini. 陽炎 (dibaca: kagerou yang artinya uap panas) adalah single kedua band asal Yamanashi Prefecture yang dirilis pada tahun 2004, ketika vokalis utamanya Masahiko Shimura masih hidup. Shimura sendiri meninggal dunia pada 24 Desember 2009 , sedangkan 3 member fujifabric tersisa sepakat untuk meneruskan fujifabric dengan lead guitar Yamauchi merangkap posisi sebagai vokalis utama. Boleh dibilang, rata-rata lagu fujifabric yang kusuka berasal dari era Masahiko Shimura terutama lagu kagerou ini.

Yang kusuka dari kagerou adalah chord progression dan perubahan mood yang naik turun di sepanjang lagu. Lagu diawali dengan pace lambat, suara piano Kanazawa mengiringi suara Shimura. Lalu pace lagu berubah menjadi sedang dengan masuknya suara bass, diikuti hentakan drum, keyboard dan gitar. Masuk reff, pace lagu berubah lagi menjadi lebih cepat khas lagu Rock. Pace lagu terus berubah-ubah berkelanjutan hingga ditutup dengan alunan piano.

Lagu ini pas banget kalau aku dengarkan saat mood sedang kurang bagus, rasanya ikut menyanyi perlahan di awal lagu lalu berteriak di bagian reffrain bisa melepaskan beban pikiran. Tapi ketika aku mendengarkan kagerou sambil menyetir mobil, kadang ada bawaan ingin ngebut menginjak pedal akselerator dalam-dalam sewaktu pace lagu masuk ke bagian  cepat. Bahaya juga ya? Hehehehe…

 

5 Lagu Rock paling keren dari band fiktif dalam film Jepang

Lagu soundtrack dalam sebuah film sudah jamak dimasukkan oleh sutradara baik demi memperkuat plot cerita maupun hanya demi komersialisasi film supaya lebih menarik minat penonton. Salah satu dari jenis soundtrack demi plot cerita adalah lagu yang dibawakan oleh tokoh cerita dalam film tersebut. Kali ini saya membuat daftar 5 lagu soundtrack bergenre rock yang dibawakan karakter dalam film bersama rekan ngebandnya. Jadi bukan hanya sekedar soundtrack pembuka atau penutup film saja, melainkan dibawakan sang tokoh dalam film sebagai bagian dari plot cerita. Di sini saya hanya membatasi daftar dengan mengambil lagu dari film live action. Mohon maaf jika tak ada lagu dari film anime seperti misalnya K-On! The Movie di dalam daftar. Inilah 5 lagu rock paling keren dari band fiktif Jepang versi Toumei Ningen, kalau tidak setuju dipersilahkan bikin daftar versi sendiri. 😛

Continue reading ‘5 Lagu Rock paling keren dari band fiktif dalam film Jepang’

The L Chapter (Bagian 2)

Lanjutan dari tulisan bagian 1 kali ini lebih berfokus pada kisah dari sudut pandangan Hyde tentang kejadian-kejadian di seputar band L’Arc~en~Ciel. Sebenarnya cukup banyak bagian dimana Hyde bercerita tentang proses pembuatan lagu-lagu top hits L’Arc~en~Ciel seperti misalnya [flower], [HEAVEN’S DRIVE] hingga [HONEY], juga pembuatan album yang melelahkan, tapi saya skip karena lumayan panjang (toh tulisan ini juga udah panjang) dan agak berbau teknis.

Continue reading ‘The L Chapter (Bagian 2)’


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: