Archive for the 'Pribadi' Category

Nenek dan Polisi

Hari minggu siang hujan lebat, kami baru saja pulang dari makan siang di daerah Anjo dan berniat mau ke Toyoake karena ada janji bertemu dengan pihak real estate apartemen.

Ketika melewati pertigaan di depan Rumah Sakit Yachiyo, seperti biasa aku menghentikan mobil di depan zebra cross karena ada seorang nenek menyebrang jalan. Si nenek terlihat sudah tua sekali, rambut putih peraknya kena angin yang bertiup lumayan kencang, berjalan bertatih-tatih sambil membawa payung. Kelihatan sekali si nenek kebingungan, selain jalannya pelan terlihat kepalanya menoleh kesana kemari dengan raut muka bingung.

Refleks aku berkomentar, “Itu nenek kenapa? Nyasar kali ya?”
Istri malah lebih sigap, dia turun hujan-hujanan dan menghampiri si nenek dan bertanya, “Nenek gak papa?”

Berhubung si nenek lelet sekali gerakannya, aku berinisiatif memajukan mobil untuk menghalangi agar mobil lain yang mau lewat terpaksa bergerak agak memutar menghindari posisi si nenek.

Si nenek malah bercerita di tengah hujan kalau dia mencari alamat saudaranya yang ada di sekitar sana. Beliau bilang terakhir kali berkunjung sekitar 50 tahun yang lalu, lalu bilang umurnya sudah 94 tahun.
Aku kaget juga mendengarnya. Terang saja beliau nyasar, bangunan di sekitar Yachiyo Hospital terlihat lumayan modern, tak terlihat tanda-tanda bangunan yang usianya 50 tahun lebih.

Continue reading ‘Nenek dan Polisi’

4 Hari 3 Malam di Taipei

Tiba-tiba istri ngajak jalan-jalan sekeluarga ke Taipei setelah kalender jadwal liburan perusahaan keluar, terutama ketika melihat tiket pesawat ke Taipei sedang murah. Aku sih oke saja karena aku selalu senang untuk menjelajahi tempat-tempat baru yang belum pernah kudatangi. Istri sebelumnya pernah business trip ke Taipei beberapa hari dan bilang kota Taipei enak untuk tur jalan-jalan sama anak kecil karena kotanya tak terlalu besar.

Akhirnya aku, istri dan dua anak kami berangkat pada pagi hari menuju Centrair Chubu Nagoya Airport. Karena parkiran Centrair Chubu Airport selalu penuh dan mahal harganya, aku mencoba berinisiatif mencari parkir koin di daerah dekat stasiun Tokoname. Parkir di sana lumayan murah, hanya 500 yen per hari. 4 Hari parkir di sana hanya bayar 2000 yen, jauh lebih murah daripada parkir airport yang bisa mencapai 8000 yen untuk 4 hari. Dari stasiun Tokoname kami naik KRL menuju Airport, ongkosnya cuma 300 yen per orang dewasa. Di airport, untuk pertama kalinya kami naik pesawat dari terminal 2 yang baru dibuka.

Kami tiba di Taoyuan Airport Taipei menjelang siang setelah menempuh 3 jam perjalanan pesawat, lalu kami naik MRT menuju Taipei Main Station. Berbeda dengan di Jepang yang menggunakan sistem karcis, KRL di Taipei menggunakan koin yang bisa ditempelkan ke sensor untuk tiket sekali jalan dan dimasukkan ke dalam lubang koin saat keluar stasiun. Tentunya juga disediakan tiket terusan bagi penumpang reguler berupa kartu yang nilai pemakaiannya bisa diisi ulang.

Koin tiket kereta untuk sekali pakai
Continue reading ‘4 Hari 3 Malam di Taipei’

In Memoriam My Father

———————————-

Mengenang Ayahku

Muhamad Jusuf bin Denan bin Hasan

(8 Januari 1943 – 25 Oktober 2018)

Continue reading ‘In Memoriam My Father’


Ando-kun

Live Traffic


%d bloggers like this: