Riders of Justice

Riders of Justice (judul asli: Retfærdighedens Ryttere) adalah sebuah film komedi hitam dari Denmark.

Plot

Film dibuka dengan adegan seorang bapak ingin membeli sepeda untuk keponakannya di Tallin, Estonia.
Lalu adegan beralih ke Denmark, sebuah sepeda dicuri dari stasiun yang mengakibatkan si pemilik sepeda Mathilde (Andrea Heick Gadeberg) terpaksa dijemput ibunya naik KRL.

Di tempat lain seorang matematikawan Otto (Nikolaj Lie Kaas) dipecat karena algoritma hasil penelitiannya dianggap tidak bermutu dan dia pulang naik gerbong yang sama dengan Mathilde dan ibunya.
Terjadi kecelakaan kereta, Mathilde selamat tapi ibunya tewas. Otto juga selamat dan merasa kecelakaan kereta itu bukanlah kebetulan semata.

Markus (Mads Mikkelsen) seorang tentara, ayah Mathilde yang sedang bertugas di Afganistan dipanggil pulang. Markus yang penyendiri dan hidupnya penuh dengan kekerasan terpaksa pulang untuk mengurus Mathilde yang selama ini lebih banyak dibesarkan oleh ibunya. Jurang hubungan antara ayah dan anak semakin lebar dengan karakter keras Markus bergesekan dengan anak remaja yang sedang tumbuh dewasa.

Lalu datanglah Otto bersama temannya Lennart (Lars Brygmann) dan Emmenthaler (Nicolas Bro) menemui Markus untuk mendiskusikan betapa kecelakaan kereta yang menewaskan istri Markus bukanlah sebuah kecelakaan.

Komentar

Bagaimana jika ada sebuah kejadian kebetulan kecil yang terangkai dengan kebetulan-kebetulan kecil lain akan terakumulasi menjadi sebuah kebetulan besar?

Bagaimana jika puncak dari rantai kebetulan tersebut adalah sebuah tragedi, bisakah kita menerima kebetulan tersebut dengan lapang dada?

Atau jangan-jangan seluruh kejadian di muka bumi ini terjadi bukan karena kebetulan semata?


Selain konsep kebetulan, yang kusukai dari film ini adalah karakter-karakternya yang unik saling berinteraksi dengan cara yang unik pula. Bagaimana a man of violence seperti si tentara Markus yang baru pulang perang bisa berinteraksi dengan anaknya Mathilde yang masih remaja tanggung. Belum lagi tiba-tiba harus bekerja sama dengan para nerdy kayak ahli algoritma Otto dan Lennart serta teman mereka si gendut computer hacker Emmenthaler? Semua karakter dalam film ini terlihat saling belajar, saling berkonfrontasi sebelum akhirnya saling menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain.

Lihat lah bagaimana seorang Ementhaler yang terlihat menguasai senjata api dalam latihan (mungkin gara-gara keseringan main shooting game) dan bicara tentang kekerasan dengan gampang , tapi ketika berhadapan dengan kekerasan di dunia nyata malah ketakutan. Jangankan membunuh orang, menarik pelatuk senjata api dia tak mampu.

Lalu Otto dan Lennart dengan masa lalu suram berusaha untuk meneruskan hidup mereka dengan bayang masa lalu buruk mereka.

Ada pula remaja tanggung Mathilde yang merasa dirinya penyebab kematian ibunya, seandainya sepedanya tidak dicuri, seandainya ibunya tak menjemput, seandainya tidak naik kereta, seandainya….bla…bla…bla.

Dan pusat dari interaksi mereka adalah Markus, lelaki dengan lingkar hidup penuh kekerasan yang tiba-tiba harus mengurus anak remaja dan terpaksa berurusan dengan 3 orang nerdy.


Hasilnya adalah drama komedi satir yang dibalut aksi kekerasan penuh pesan mendalam tanpa ada kesan menggurui. Sutradara Anders Thomas Jensen berhasil meracik berbagai bumbu dari drama, komedi hingga aksi menjadi sebuah film dengan pesan serius tapi bisa dibawakan dengan santai.

Salah satu film terbaik yang kutonton tahun ini.

0 Responses to “Riders of Justice”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




Ando-kun

Live Traffic


%d bloggers like this: