Shadow

Shadow-poster-218x340

Plot.
Jing adalah body double seorang jendral yang memanfaatkannya untuk tampil di muka umum, terutama di hadapan sang raja. Hanya istri sang jendral yang mengetahui identitas Jing.
Jing yang terlihat setia dan rela berkorban, ternyata memiliki keinginan untuk bebas lepas dari pengaruh sang jendral.

Komentar.

Yang paling saya suka dari film ini adalah sinematografinya. Zhang Yimou memainkan kamera untuk menangkap gerakan para aktor seakan akan mereka adalah goresan kuas yang sedang menulis kaligrafi huruf indah di atas kanvas. Mungkin anda bingung dengan kalimat ini, tapi kalau nonton filmnya anda akan mengerti dan terpesona.
Dan kalau anda penggemar film-film buatan Zhang, anda akan melihat film ini berbeda dengan kebiasaan Zhang mempermainkan warna-warna cerah dalam filmnya. Film ini benar-benar refleksi dari goresan kuas kaligrafi di atas kanvas, paduan hitam-putih dan corak abu-abu di antaranya.

Arahan Zhang yang istimewa ini sangat terbantu dengan para pemeran yang memainkan karakter masing-masing dengan elegan. Deng Chao memainkan peran ganda sebagai sang jendral dan si body double Jing dengan bagus. Deng Chao didukung istrinya di dunia nyata Sun Li yang memainkan peran istri jendral tapi main mata dengan body double suaminya. Chemistry keduanya memberikan nuansa tersendiri diantara mainan goresan kuas di atas kain kanvas.

Adegan aksi walaupun sedikit dan tak semewah Hero maupun House of Flying Daggers, tapi dimasukkan Zhang ke dalam film dengan pas sesuai dengan tuntutan cerita tanpa dilebih-lebihkan.

Terus terang saja, ada beberapa bagian dalam film ini mengingatkanku pada film Kagemusha garapan Akira Kurosawa, yang menceritakan tentang body double Takeda Shingen. Bukan rahasia lagi kalau Zhang adalah fans Kurosawa, dan bahwa sebelumnya Zhang pernah membuat film Hero menggunakan gaya simbolik warna-warni busana para tokohnya seperti film Ran arahan Akira Kurosawa.

Setidaknya saya makin yakin, kalau Zhang Yimou ingin membuat film aksi wuxia, beliau tak butuh kolaborasi dengan Hollywood sampai harus mengimpor Jason Bourne.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: