Your Highness

yourhighness

Plot.

Sebuah permainan Massively Multi Player Online Role Playing Game (MMPORPG) yang berdasarkan novel dan serial silat karya Jin Yong, Demi-Gods and Semi-Devils (DGSD) akan tepat berusia 10 tahun.

Qin Zhan (Kevin Kwan) termasuk gamer pertama yang bermain sejak awal dan tiap hari bisa menghabiskan waktu belasan jam untuk menyelesaikan misi demi misi untuk memperoleh senjata maupun ilmu silat. Hasilnya hampir semua ilmu silat tersakti dan senjata ampuh bisa diperolehnya sehingga dalam kurun hampir 10 tahun, namanya melegenda sebagai gamer Demi-Gods and Semi-Devils rangking nomer satu dengan level tanpa tanding.

Tak ada gamer yang berani berurusan dengan Qin Zhan mengingat levelnya sudah jauh di atas gamer lain, hingga ada gamer newbie Yu Chen (Sun Xu-Ning) yang minta bantuan Qin Zhan untuk menaikkan levelnya dengan menyelesaikan misi-misi sulit. Berhubung butuh item yang dimiliki Yu Chen untuk memperoleh item lain, Qin Zhan menyanggupi.
Dengan level tanpa tandingnya, tak ada misi sulit bagi Qin Zhan. Malah Biksu tukang sapu Shaolin yang menjadi tokoh paling sakti di dunia Demi-Gods and Semi-Devils sampai kena bully dan dipaksa Qin Zhan untuk memberikan tenaga dalamnya supaya level Yu Chen bisa naik puluhan kali lipat.

Ketika menghadiri peringatan anniversary game ke-10 bersama rekan gamer generasi pertama, Qin Zhan sadar kalau dalam geng generasi pertama, hanya dirinya yang tersisa masih main. Yang lainnya kalau bukan berhenti karena urusan dunia nyata, ada pula yang pindah main game lain.

Tepat pada waktu perayaan 10 tahun, Qin Zhan menemui hal yang aneh. Awalnya dia tak bisa membuka menu game, lalu tak bisa log out dari game, kemudian mulai merasa sakit jika terluka, puncaknya seluruh karakter game yang non-gamer mulai bertingkah bebas layaknya gamer.

Di dunia barunya ini Qin Zhan menjadi sosok iblis nomor satu yang dimusuhi seluruh kelompok bersih. Untunglah semua kesaktian yang diperolehnya selama bermain 10 tahun tak hilang sehingga bisa membantunya menghadapi ancaman kelompok bersih yang menginginkan kematiannya. Kelompok bersih ini memilih ketua baru yaitu Yu Chen, yang juga terjebak dalam dunia game. Kesaktian yang diperoleh Yu Chen lewat bantuan Qin Zhan juga tak hilang sehingga dia menjadi salah satu sosok sakti mandraguna walau belum mencapai level tanpa tanding Qin Zhan.
Lalu muncul tokoh aneh dengan kesaktian tak kalah dari Qin Zhan dengan misi misterius dan mulai membunuhi banyak tokoh game sekaligus gamer-gamer lain yang terperangkap dalam game tak bisa log out.

Komentar.

Serial yang aslinya berjudul Baijian Gongchu Daren (artinya: Menampilkan Tuan Besar Yang Mulia) ini boleh dibilang modifikasi anime Overlord, tapi dibuat dengan gaya komedi berdasarkan cerita silat karya Jin Yong dengan setting dunia Kang Ouw (dunia persilatan) yang sudah awam diketahui banyak orang.

Pop culture dunia cerita silat karya Jin Yong bertebaran di sepanjang serial ini, mulai dari ilmu kanugaran seperti 18 tapak penakluk naga, ilmu 9 pedang sakti Dugu, hingga kejutan munculnya beberapa tokoh yang dengan gampang (bagi penggemar cerita silat Jin Yong) bisa diasosiasikan dengan karakter-karakter ciptaan Jin Yong yang terkenal. Aku yang sudah membaca semua novel panjang Jin Yong tentunya senang dengan pop culture unik seperti ini.
Lihat saja adegan pembuka yang menampilkan Xuzhu (salah satu dari 3 karakter utama novel DGSD). Bila anda kenal tokoh Xuzhu tentunya sadar hanya ada sedikit karakter dalam novel yang bisa mengalahkannya. Tapi Qin Zhan yang level main gamenya sudah tanpa tanding bisa mengalahkan Xuzhu dengan elegan.
Salah satu komedi yang jadi jualan utama dalam serial ini adalah bagaimana Qin Zhan yang levelnya sudah terlampau super, berperilaku seenaknya dan kerap meng-abuse power yang sudah didapatkannya setelah main game selama 10 tahun. Dari Xuzhu hingga biksu tukang sapu Shaolin habis semua dikerjai Qin Zhan yang over-powered.

Ketika aku nonton 3 episode awal, aku udah ngakak berkali-kali dengan adegan komedi power-abusing yang dilakukan Qin Zhan. Sayangnya, gaya komedi ini diulang-ulang terus menerus hingga bikin bosan dan akhirnya jatuh jadi komedi receh. Belum lagi humor slaptik yang bertebaran dan kerap muncul berkali-kali sampai aku sering skip untuk menghemat waktu nonton. Untung saja jumlah episodenya hanya 20 episode, termasuk pendek kalau dibandingkan adaptasi novel Jin Yong seperti misalnya Legend of the Condor Heroes maupun sequelnya Return of the Condor Heroes.

Hal lain yang menjadi kelemahan serial ini adalah dengan gampangnya menghilangkan sub-plot tanpa mau bersusah payah menjelaskan fenomena sub-plot yang terjadi. Contohnya saja, Qin Zhan yang dipaksa untuk menjadi sosok iblis nomor satu dalam dunia barunya, sering kali mulutnya otomatis bicara dengan kekejaman, main perintah bunuh tanpa bisa Qin Zhan mengontrol ucapannya. Begitu juga Yu Chen yang tak bisa mengendalikan ucapannya untuk selalu bertentangan dengan Qin Zhan. Harusnya sub-plot ini bisa diekplorasi lebih jauh, bukannya tiba-tiba menghilang begitu saja di tengah cerita.

Begitu juga dengan sikap Qin Zhan dan Yu Chen yang terlihat nrimo dengan nasib mereka terjebak, tak ada keinginan mencari jalan untuk bisa log out dari dunia game

Seandainya serial ini digarap dengan tone drama yang lebih serius dan plot cerita juga diatur lebih rapi dengan sisipan komedi recehnya yang tidak diumbar terlalu banyak, tentunya serial ini akan jauh lebih menarik dan layak ditonton para penggemar drama cerita silat Jin Yong yang serius. Apalagi dengan gaya penceritaan yang mengambil sudut pandang orang ketiga terhadap dunia cerita silat DGSM, membuat penggemar drama wuxia mendapatkan sesuatu yang lebih segar dibanding remake berulang kali serial adaptasi karya Jin Yong. Dengan dukungan CGI yang cukup memadai untuk sekelas film serial TV, serial Your Highness seharusnya bisa punya rating bagus.

Btw, Sun Xu-ning yang bermain sebagai Yu Chen cakep dan imut, salah satu alasan untuk terus nongkrong menonton serial silat penuh komedi receh ini hingga tamat 20 episode.

 

2 Responses to “Your Highness”


  1. 1 Dwi Okta Nugroho June 19, 2018 at 7:03 pm

    Jd teringat dg film romansa serupa tentang dunia game online.. lupa judul nya

    • 2 AnDo June 25, 2018 at 3:04 am

      Tentang orang yang terjebak dalam dunia game online juga?
      Yang pernah kutonton itu anime overlord, adaptasi light novel berjudul sama


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: