Erased

bokumachi

Plot

Satoru Fujinuma memiliki kemampuan unik yang dinamakan revival. Ketika ada insiden kekerasan yang menyebabkan kematian di dekatnya, waktu Satoru kembali beberapa detik sebelum kejadian dan terus kembali bagai time-loop hingga Satoru bisa menghentikan insiden kekerasan tersebut. Satoru mau tak mau harus mencegah insiden kekerasan tersebut jika ingin waktunya berjalan normal tanpa time-loop.

Suatu hari Satoru menemukan ibunya dibunuh orang di dalam apartemennya dan polisi mencurigai Satoru sebagai pembunuh. Secara otomatis Satoru kembali mengalami revival, namun kali ini bukan dalam hitungan detik melainkan mundur 18 tahun ketika dirinya masih berwujud anak 11 tahun. Rupanya kematian ibunya berhubungan dengan kasus penculikan dan pembunuhan anak-anak SD pada masa 18 tahun yang lalu, termasuk teman sekelasnya Kayo.

Mulailah petualangan Satoru di dalam tubuh anak berumur 11 tahun bersama teman-temannya berusaha menghentikan aksi si serial killer, demi menyelamatkan Kayo di masa lalu dan mencegah terbunuhnya ibunya di masa depan.

Komentar

Film ini merupakan adaptasi yang diangkat dari manga berjudul Boku dake ga inai michi karya Kei Sanbe sehingga mau tak mau aku harus membandingkan keduanya.

Yang paling mengecewakan adalah berubahnya beberapa detail plot yang menurutku justru membuat manga/anime originalnya lebih memorable dibandingkan film layar lebarnya. Yang paling terasa adalah endingnya, rasanya ending versi manga/anime membuat perasaan menjadi hangat dan memberikan harapan positif akan dunia yang lebih baik. Ending film adaptasinya malah terasa maksa, kelihatan sekali ending dibuat untuk mempercepat supaya filmnya bisa selesai tanpa perlu pusing-pusing mencari cara agar bisa sebaik ending versi manga.

Yang kedua adalah motif si serial killer yang juga terlampau standar sehingga kurang menarik, padahal dalam manga originalnya si serial killer sosoknya lumayan unik dan bisa menjadi lawan sepadan Satoru.

Tatsuya Fujiwara sendiri bermain standar sebagai Satoru, aktingnya yang biasanya bagus ketika bermain sebagai karakter psikopat tidak muncul di film ini. Kasumi Arimura yang berperan sebagai love interest Satoru permainannya tak terlalu menonjol. Setidaknya penampilan aktor-aktris cilik dalam film ini menyenangkan. Mereka bermain natural dan terlihat imut ketika sok bergaya kayak orang dewasa.

 

Lumayan lah walaupun aku lebih suka nonton versi anime yang hanya berjumlah 12 episode.

Advertisements

2 Responses to “Erased”


  1. 1 Dwi Okta Nugroho June 19, 2017 at 2:29 am

    Td nya sempet mau ntn ini film, tp cncel krn lbih milih nton the museum, frogman killer yg dibintangi shun oguri..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: