New World

Film-film Hongkong bertema gangster dulunya laku keras sampai dibikin banyak sequel. Film-film ini dulunya lebih menampilkan sosok gangster yang gagah berani, solider terhadap teman hingga betapa jago mereka bertarung. Contohnya saja film-film kolaborasi John Woo – Chow Yuen-fat dan juga serial Young and Dangerous serta spin-off nya yang panjang itu. Tema glorifying gangster lama kelamaan meredup berganti dengan tema kehidupan gangster yang lebih gelap dan suram. Gaya baru ini mulai merambah ke tetangganya yaitu industri film Korea Selatan. Beberapa diantaranya sanggup menarik perhatianku seperti misalnya A Bittersweet Life (Kim Ji-won dengan aktor Lee Byung-hun) dan Dirty Carnival (Yoo Ha) karena eksekusinya yang unik dan menarik. Aku sendiri tertarik menonton film ini lebih dikarenakan kehadiran salah satu aktor Korea favoritku Choi Min-sik. Bagaimanakah hasilnya?

Goldmoon adalah organisasi gangster terbesar yang ada di Korea Selatan dengan bisnis yang sudah menggurita baik di dalam Korea maupun cabangnya di China daratan. Ketika Seok boss besar Goldmoon tewas dalam sebuah kecelakaan lalu-lintas, dewan pimpinan Goldmoon harus segera menetapkan pimpinan Goldmoon jika tidak ingin chaos terjadi di dalam tubuh sindikat. Ada dua kandidat utama yaitu orang nomer dua Goldmoon yang menguasai bisnis di daratan China Jung Chung (Hwang Jung-min), dan orang nomer tiga organisasi yang menguasai bisnis di dalam Korea Lee Joong-gu (Park Sung-woong).

Lee Ja-sung (Lee Jung-jae) adalah seorang petugas polisi yang menyamar menjadi anggota gang. Posisi Ja-sung berada di bawah komando pimpinan lapangan Chief Kang (Choi Min-sik) yang suka memanipulasi anak buahnya demi kesuksesan operasi. Setelah 8 tahun bergabung, Ja-sung berhasil mendapatkan posisi penting sebagai tangan kanan Jung Chung. Sebenarnya Ja-sung ingin lekas keluar dari Goldmoon gara-gara istrinya hamil anak pertama. Sayangnya pimpinan pusat punya rencana lain untuk menghancurkan Goldmoon, mengambil kesempatan mumpung sedang terjadi perebutan kursi pimpinan organisasi. Terjebak diantara loyalitasnya pada Jung Chung yang sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri dan pihak kepolisian yang ingin memanfaatkan posisinya, Ja-sung harus cepat mengambil keputusan sebelum samarannya terbongkar dan membuat nyawanya terancam.

Anda pernah nonton film buatan Johnny To yang berjudul Election? Kalau anda suka Election, kujamin anda akan suka New World seperti aku sendiri, tentunya dengan plot campuran polisi mata-mata a la trilogy film Internal Affair. Kalau melihat film-film bertema gangster lainnya, Election boleh dibilang lebih banyak menampilkan drama dibandingkan adegan kekerasan. Dan New World juga menampilkan hal yang sama, lebih memfokuskan kisah drama dibandingkan aksi kekerasan. Hal ini sebenarnya rentan terhadap intensitas ketegangan film secara menyeluruh. Akan tetapi sutradara Park Hoon-jung mampu mengeksekusi adegan drama agar tetap menarik untuk diikuti dan tak kehilangan ketegangannya hingga menuju ke adegan klimaks dengan sedikit twist di akhir film. Barter dialog antar tokohnya maupun suasana film sanggup menyedot perhatianku tanpa ada rasa bosan.

Walaupun film ini lebih fokus ke adegan drama, jangan dikira adegan kekerasannya akan biasa-biasa saja. Park Hoon-jung menampilkan adegan brutal penuh darah untuk setiap bagian kekerasan, baik itu adegan bentrokan gang maupun proses penyiksaan sadis terhadap pihak lawan.

Dari 4 aktor utama, semuanya menampilkan permainan yang solid. Tapi bintang dari film ini adalah pemeran dua tokoh gangster yang bersaing menuju tampuk kursi kekuasaan yaitu Hwang Jung-min dan Park Sung-woong. Walaupun demikian, bagiku Hwang Jung-min tetap lebih mencuri perhatian karena karakter yang diperankannya lebih unik. Dengan gayanya yang nyentrik dan agak kampungan, tokoh Jung Chung merupakan penyegar diantara karakter-karakter khas gangster yang dingin dan kaku. Akting Hwang Jung-min terbayar lunas karena mampu membuatku kaget. Gaya culun dan kampungan Jung Chung itu bisa membuatku melupakan kalau Jung Chung adalah seorang boss gangster. Ketika Jung Chung menggorok leher musuhnya dengan sadis, barulah aku tersadar kalau Jung Chung sama kejam dengan rivalnya Lee Joong-gu yang brutal.

My verdict, New World adalah sebuah film drama gangster yang lebih fokus pada plot cerita dibanding aksi kekerasan. Dengan plot menarik, akting solid dari para aktor pendukung dan arahan apik sutradara Park Hoon-jung, New World adalah sebuah film yang menarik untuk disimak, baik oleh para penggemar kisah gangster maupun pencinta film drama kemanusiaan.

Rating: 4/5

2 Responses to “New World”


  1. 1 Radira July 27, 2013 at 1:02 pm

    Kalo yang main Choi Min-sik, berarti wajib diicip film terbarunya ini😉
    Apakah ini (hampir) sesadis I Saw the Devil dan Old Boy???

    • 2 AnDo July 27, 2013 at 1:09 pm

      @Radira
      Yang ini masih kurang brutal dibanding 2 yang disebut, walau masih dikit diatas rata2 kesadisan film gangster umumnya. Lagian adegan mengumbar darahnya dikit, soalnya lbh ngasih porsi ke drama.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: