Grabbers – Pemabok melawan Aliens


Biasanya film yang bertema alien invasion menghamburkan dana puluhan hingga ratusan juta dollar demi efek keren dan adegan hancur-hancuran. Tapi toh untuk membuat film genre alien invasion yang bagus tak selalu harus dengan biaya produksi besar-besaran, yang penting memiliki kekuatan dari segi lain semisal plot cerita maupun dialog cerdas. Contohnya saja film Inggris berjudul Attack the Block yang dibuat dengan dana hanya 9 juta Pound (sekitar 13 juta USD) ternyata cukup sukses di pasaran maupun di mata kritikus. Bandingkan dengan War of the Worlds-nya Spielberg (132 juta USD) ataupun yang rada murah kayak Super 8 (50 juta USD). Tahun ini muncul film produksi Irlandia berjudul Grabbers yang hanya dibuat dengan dana 3.5 juta Pound. Dengan biaya produksi sekecil itu, apakah Grabbers mampu menghasilkan sebuah film alien invasion yang menarik?

Film diawali dengan adegan 3 orang nelayan di atas kapal sekitar perairan Irlandia utara. Mereka melihat sinar aneh yang jatuh dari langit tercebur ke dalam lautan yang lokasinya tak jauh dari tempat mereka berlayar. Tak butuh waktu lama, ketiga nelayan tersebut mati terbunuh oleh alien yang berbentuk seperti gurita raksasa.

Ternyata alien tersebut sejenis makhluk penghisap darah dan mulai meneror penduduk sebuah kampung nelayan di pulau terpencil di tepi perairan Irlandia. Dua polisi kampung nelayan Ciarán O’Shea (Richard Coyle) yang alkoholik tukang mabok dan Lisa Nolan (Ruth Bradley) si polisi rookie, bekerja sama memimpin penduduk kampung untuk bertahan menghadapi serangan alien hingga datangnya bala bantuan dari daratan besar. Masalahnya, badai besar sedang datang dan bantuan tak bisa sampai secepatnya. Sementara itu, tanpa sengaja mereka menemukan fakta bahwa alien penghisap darah tersebut alergi terhadap alkohol gara-gara salah satu alien teler setelah minum darah O’Shea yang pemabok. Akhirnya O’Shea mengusulkan untuk mengumpulkan seluruh penduduk desa di bar lokal dan bertahan di sana paling tidak hingga badai reda.

Wow… Walaupun film ini sangat sederhana dengan setting kampung nelayan, tapi tak kalah menghibur dibandingkan dengan film berbudget besar untuk menjadi sebuah film bagus. Jangan harap ada adegan hancur-hancuran deretan gedung tinggi, lagipula mana ada gedung tinggi di kampung nelayan? Bahkan bentuk alien-nya sendiri tak terlalu istimewa walaupun lumayan bagus CGI-nya jika mengingat budget produksi yang a la kadarnya.

Kekuatan utama film ini adalah ide dan humor natural yang mengalir di sepanjang film. Interaksi, konflik dan dialog segar antar karakter merupakan hiburan tersendiri untuk menggantikan aksi dan CGI yang biasa-biasa saja. Terbayangkan? Bagaimana sekumpulan orang mabok bertarung melawan alien yang menyerbu bumi? Yang pasti saya merasa terhibur dan menikmati film ini, meski kuping saya agak dipaksa bersusah payah mendengarkan dialog berbahasa Inggris aksen Irish yang kadang gak nyangkut di gendang telinga.

Rating: 3.75/5

0 Responses to “Grabbers – Pemabok melawan Aliens”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: