L’Arc~en~Ciel World Tour 2012 The Final in USJ Osaka: 1st Day

Panggung konser World Tour 2012 di USJ Osaka

Pendahuluan
Awalnya aku sama sekali tidak punya rencana nonton World Tour 2012 karena jadwal kerja sangat sibuk, jadinya tidak memesan tiket lewat Le Ciel seperti biasanya. Nyatanya aku malah ujung-ujungnya ngebet pengen nonton gara-gara melihat konser Word Tour di Jakarta yang heboh banget. Thanks to Jakarta crowd, akhirnya aku ikutan sibuk mencari tiket sisa konser di Osaka yang sudah dinyatakan sold out. Kebetulan banget temanku Aprats nonton konser di Yokohama dan dia memperoleh tiket lewat tangan kedua alias orang yang menjual tiket karena tidak bisa datang ke konser karena alasan pribadi. Gara-gara itu, aku daftar di situs penjualan ticket on-line berbahasa Jepang. Untunglah aku bisa baca tulis Jepang, karena di situs tersebut ditulis untuk jangan membeli tiket second hand kalau tidak mengerti bahasa Jepang karena bisa terjadi kesalah pahaman. Oh iya, aku ingin nonton di Osaka karena jarak Nagoy-Osaka lebih dekat dibanding jarak Nagoya-Tokyo.

Akhirnya aku membeli tiket konser hari pertama tanggal 19 Mei 2012 lewat tangan seorang cewek Jepang bernama Ayano yang tinggal di Toyama. Harga tiket Laruku biasanya 9.000 yen untuk seluruh seat (Di Jepang tidak ada kelas VIP ataupun reguler. Dari depan panggung hingga pojok belakang, semuanya bayar dengan harga sama). Tapi untuk konser di Osaka yang dilaksanakan di Universal Studio Japan (USJ) harganya menjadi 11.500 yen, karena sudah dihitung sekaligus sebagai tiket masuk USJ satu hari. Berhubung nomor seat yang tertera di tiket ada di tengah arena (blok H), harga tiket jatuh jadi lebih murah. Harga aslinya yang 11.500 yen akhirnya dijual nona Ayano hanya 7.000 yen kepadaku. Murah banget, soalnya tiket masuk USJ satu hari saja sudah 6.400 yen. Ini hanya 7.000 yen untuk main di USJ sekalian nonton konser L’Arc~en~Ciel.

Sebelum Konser
Tadinya aku berencana untuk pergi-pulang satu hari dengan menggunakan highway bus, pergi pagi ke Osaka lalu kembali pulang ke Nagoya di malam hari. Sayangnya bis terakhir dari USJ menuju Nagoya pukul 19:20 malam dan setelah kuhitung-hitung konser berakhir sekitar jam 20:00 lewat. Batal naik highway bus, aku mencari alternatif lainnya dengan ikut bis sewaan Le-Ciel yang baru akan pulang setelah konser kelar. Sayangnya bayar per orangnya 10.000 yen, dan menurutku itu kemahalan. Naik Shinkansen tidak mungkin karena jauh lebih mahal dibanding bis. Akhirnya aku putuskan untuk naik kereta lokal.

Jam 7:00 pagi aku sudah berangkat lewat stasiun Nagoya menuju Osaka dengan menggunakan kereta lokal dan tiba di stasiun Universal City sekitar jam 10:30. Setelah makan di kedai Udon Tempura, aku ikut antrian L’Arc World Tour Goods untuk beli souvenir. Antrian lumayan panjang dan butuh waktu hampir 2 jam untuk sampai di tempat pejualan L’arc Goods. Aku hampir saja merasa bosan sampai sadar kalau di belakangku ada 3 orang bicara bahasa China, 2 cewek dan 1 cowok. Tadinya aku malas menegur karena toh kelihatannya mereka tidak mengerti bahasa Jepang dan sangat jarang ada orang RRC bisa bahasa Inggris. Tapi lama kelamaan koq bahasa mereka relatif familiar dengan kupingku yang suka nonton film Hong Kong (Orang Hong Kong bicara sehari-hari dengan bahasa Kanton, bukan bahasa Manadarin). Jangan-jangan orang Hong Kong? dan orang Hong Kong banyak yang bisa berbahasa Inggris. Dari pada bosen ngantri sendirian, langsung saja kutanya mereka dengan bahasa Inggris, “You guys come from Hong Kong?” Setelah di jawab YES, akhirnya kami bekenalan dan mengalirlah pembicaraan mengenai perjalanan mereka dalam rangka nonton konser Laruku. Yang cowok bilang bernama Kin, dan 2 cewek lainnya mengaku bernama Vivian dan You Young.

Antri beli goods, ada 3 orang Hong Kong di belakangku dan jadi teman dadakan.

Ternyata Vivian sudah pernah datang ke Jepang 2 kali dan kali ini untuk ketiga kalinya, sedangkan Kin dan You Young baru pertama kali datang ke Jepang. Vivian pertama kali datang ke Jepang untuk nonton konser 20th L’Anniversary di Ajinomoto Stadium Tokyo, yang kedua kali demi nonton konser 20th L’Anniversary Tour di Kyocera Dome Osaka. Mereka bertiga sudah nonton konser WT 2012 di Hong Kong dan ingin nonton lagi di Jepang. Vivian bilang mereka sudah memperoleh 4 tiket untuk 2 hari pertunjukan masing-masing di Osaka dan Tokyo. WOW…. Itu berarti mereka bertiga akan nonton 4 hari konser World Tour 2012 selama seminggu di Jepang.

Aku akhirnya membeli 3 item yang kuinginkan yaitu jaket Wind Breaker warna hitam, Hood Towel biru, dan wrist band. Vivian kulihat membeli beberapa item termasuk makanan Mukimpo Chips dan Salami Sausage, sedangkan You Young dan Kin masing masing membeli eco-bag, local T-Shirt KIX dan WT towel. Kami berempat berpisah ketika aku masuk duluan ke USJ karena ingin naik jet coaster Hollywood Dream The Ride. 3 jam main di USJ (walaupun sebenarnya mainnya cuma beberapa menit naik jet coaster karena waktu sisanya habis di antrian dan jalan muter-muter), pukul 16:00 barulah aku menuju lapangan parkir USJ, tempat dimana konser akan dilangsungkan. Setelah melewati pos penjagaan dengan lancar (karena tas dan kamera sudah kusimpan di locker room), aku langsung menuju blok H yang terletak di tengah. Ketika sampai di tempat dudukku, aku melihat stage kecil kosong di belakangku dan bertanya-tanya, buat apaan sih? Apa tidak menggangu pandangan orang yang berada di blok I?

Konser
Konser dimulai 17:15, agak telat dari jadwal semula yaitu pukul 17:00. Diawali dengan pemutaran potongan video klip peristiwa konser World Tour 2012 di manca negara dimana beberapa kali ditonjolkan MC mereka dalam bahasa lokal negara yang dikunjungi. Tentu saja ada potongan video konser di Jakarta yang didominasi teriakan ken, “MANTAP!!!” sambil disela kalimat hyde “Kalian Senang? Aku? Aku juga” dan kata-kata tetsuya “Gue SuJu dari Korea”. Klip seluruh negara boleh dikatakan tak jauh dari kisaran member Laruku diatas panggung dan press conference, serta tampang histeris fans yang berhadapan dengan Laruku. Tapi ada satu adegan istimewa di Jakarta yang tak ada di potongan klip negara lain, yaitu adegan seorang cewek pingsan digotong oleh petugas medis di Lapangan D Senayan. Entah siapa cewek pingsan yang beruntung itu sampai-sampai tampangnya sewaktu digotong pingsan tertangkap kamera dan menjadi satu-satunya adegan fans pingsan yang muncul di potongan klip pembuka konser Osaka.

Gerbang masuk sekaligus pemeriksaan kamera dibagi 10 jalur sehingga tak perlu berdesakan.

Setelah potongan klip konser manca negara, layar kembali memperlihatkan video yang pernah kulihat sewaktu nonton konser khusus member Le-Ciel. Hanya saja tak ada adegan hyde nonjok memecahkan kaca dengan kepalannya karena tiba-tiba ditengah adegan mereka masih memakai selang di tubuhnya, sudah mulai intro piano untuk lagu live version Ibara no Namida. Tanpa muncul diatas panggung, hyde sudah menyanyikan bagian intro “Nozomi nakushita you na….” Penonton sepertinya bertanya-tanya… dimana hyde berada walau layar menampilkan wajah hyde menyanyi? Ketika lagu Ibara no Namida mencapai bagian chorus “Ten ga mai orite…” tiba-tiba penutup panggung bergeser terbuka dan memperlihatkan 4 member L’Arc~en~Ciel mucul diatas panggung dan tentu saja para penonton berteriak histeris sambil mengayunkan tangan mengikuti hentakan lagu. Setelah itu konser dilanjutkan dengan CHASE (Japanese Version) dan GOOD LUCK MY WAY.

Jeda sebentar untuk memberi kesempatan bagi hyde membawakan MC-nya dengan kalimat pembuka, “Tadaima, Osaka shuushin no bando L’Arc~en~Ciel desu” (Tadaima, Band yang berasal dari Osaka, L’Arc~en~Ciel!) yang disambut teriakan penonton “Okaeri!”. Setelah itu hyde mengungkapkan rasa senangnya dengan cuaca yang agak berawan sesuai dengan harapannya, karena jika terlalu terang justru membuat penonton sulit melihat ke layar besar di belakang panggung. Ditutup dengan kalimat “Hai-chan ureshii!” yang disambut teriakan histeris cewek-cewek (jarang-jarang hyde menyebut dirinya sendiri dengan hai-chan). btw, MC hyde penuh dengan dialek kansai baik lewat kata-kata khas kansai-ben maupun intonasi kental seperti kata Arigatou dengan kata “tou” diucapkan dengan intonasi naik.

Lagu selanjutnya HONEY dimulai dengan jenaka karena hyde memulai lagu hanya dengan “Zu…”
Lalu berkata pada penonton, “Zu… ayo coba bilang!”
Penonton menjawab, “Zu…”
hyde meneruskan, “to…. ayo coba bilang!”
Penonton membeo, “to….”
Lalu hyde bertanya, “Kita ini lagi ngapain sih?”
dan penonton tertawa
Kemudian barulah hyde menyanyikan sisa lagu HONEY.

Setelah HONEY selesai, hyde melanjutkan dengan lagu Bye Bye. Ada dua kejadian menarik saat lagu Bye Bye. Yang pertama ketika hyde memberi kode ke arah langit di belakang penonton, rupanya ada pelangi kecil yang menghiasi langit mendung. Yang kedua ketika sampai ke bagian lirik “chiisaku te wo futte senaka ni sotto bye bye” tangan hyde melambai dibelakang punggung seperti sedang mengungkapkan selamat tinggal secara diam-diam. Setelah itu dilanjutkan dengan wild flower dan bluesy solo ken yang dilanjutkan MY HEART DRAWS A DREAM.

Jeda sebentar nonton iklan Salami Sausage a la ken yang sudah bisa ditebak gayanya….. berkonotasi hentai dan mesum. Iklan berisi 4 orang ibu-ibu berbincang tentang cara menangani sosis yang ingin di masak. Ada yang bilang, “saya sih mulai dari bagian ujung, kulitnya dikelupas dulu seperti menguliti diri sendiri…” yang lain bilang ,”kalau saya sih, dicacah kecil-kecil lebih nikmat loh!” lalu ada juga yang bilang, “sosisnya kegedean, cuma ujungnya yang bisa masuk mulut”. Tentunya dengan wajah genit-genit manja begitu sambil ketawa cekikikan. Dan iklan berakhir dengan kalimat penutup, “Sosis Salami yang bisa membuat mulut anda merenggang!” ROFL…

Setelah CM selesai, drum bass intro lagu REVELATION terdengar tapi mereka berempat sudah menghilang dari atas panggung. Rupanya mereka sudah naik gondola beroda bersama 2 tokoh sesame street dan parade mengelilingi arena, sambil melempar souvenir bola warna-warni ke penonton ditimpali joget-joget mereka berenam. di kanan panggung ken berpasangan dengan yukihiro ditemani Elmo, dikiri panggung hyde berpasangan dengan tetsuya bersama Cookie Monster. Ken benar-benar kurang kerjaan bercanda melulu dengan Elmo, sedangkan yukihiro sibuk melempar bola warna-warni dengan semangat dan mimik serius seperti pitcher baseball. Sedangkan hyde sibuk menebar senyum dadah-dadahan ke sana kemari dan tetsuya giat menembakkan pistol air mukimpo-nya.

Tadinya aku bingung, mereka mau ke mana yah? Ketika aku menoleh ke belakang, ternyata panggung kosong yang kulihat waktu datang itu sudah berdiri gitar, bass dan satu set drum. Kapan L’Arcrew menyiapkan semuanya yah? Pokoknya kejutan yang menyenangkan sekali karena jarak aku ke 2nd stage hanya sekitar 5 meter! Cewek pendek yang ada di sebelahku berteriak histeris. Maklumlah, ketika Laruku manggung di main stage dianya tidak bisa melihat karena terhalang orang-orang bertubuh tinggi di depan sehingga terpaksa hanya bisa melihat layar sambil sesekali meloncat-loncat untuk mencoba melihat langsung ke main stage. Sepertinya dia sama leganya denganku. Tak percuma dapat kursi di tengah karena 2nd stage tepat berada di belakang kami.

Di atas 2nd stage, Laruku memang hanya membawakan 2 lagu yaitu Metropolis dan REVELATION tapi suasana benar-benar meriah karena ditimpali Elmo dan Cookie Monster yang ikutan joget. Aku sendiri tak begitu peduli dengan karakter sesame street itu karena sibuk memelototi 4 member Laruku dari jarak sedekat itu. Cewek pendek di sebelahku itu apalagi, dia sibuk menjerit memanggil nama member Laruku satu persatu.

Pulang kembali ke main stage, konser dilanjutkan dengan SEVENTH HEAVEN dan Driver’s High. Ketika SEVENTH HEAVEN dinyanyikan, confetti ditembakkan ke udara. Sayangnya tiba-tiba angin bertiup kencang ke arah panggung depan dan pita-pita berterbangan ke arah depan sehingga penonton di bagian tengah arena cuma memandang pilu menyadari angin membawa pergi souvenir konser berbentuk pita warna-warni. Penonton di blok depan kebanjiran pita warna-warni sampai-sampai lantai main stage juga penuh pita dan hyde sendiri dililit pita-pita warna-warni ketika menyanyi. Sama seperti konser di Jakarta, bagian bridge Driver’s High juga diberikan hyde kepada penonton. Sayangnya penonton Jepang tak seheboh orang Indonesia, mereka memang menyanyi bareng tapi dengan suara sedang. Mungkin cuma aku doang yang nyanyi sambil teriak, soalnya banyak orang di blok H menoleh ke arahku sambil mengerenyitkan dahi. Mungkin mereka pikir, ini orang… udah suaranya sumbang, nyanyinya kenceng lagi. malu-maluin aja…. wakakakakak….

Kemudian giliran ken MC sambil membawa “primbon” USJ guide book. Ken cerita kalau dia gak suka rumah-rumahan hantu dan karakter-karakter sesame street itu mengingatkannya pada hal tersebut. Bayangkan saja, dari awal sampai akhir mereka selalu tersenyum tanpa bicara satu patah katapun.
Lalu seperti biasa, topik MC ken tak jauh dari soal hentai dan cewek. Ken membuka USJ guide book sambil bilang,
“Di buku ini ada peraturan dilarang telanjang, lalu dilarang menggunakan pakaian terlalu terbuka. Yang bener aja? masa sampai yang beginian juga ditulis sih?”
“Lalu Bra dan bikini, sama aja bukan? Ada yang bilang pakai underwear malu tapi pakai pakaian renang biasa aja” LOL
“Emangnya gimana dengan kalian?”
Lalu di layar terlihat kamera menyorot 2 cewek nempel di pagar paling depan cuma memakai bra (bukan bikini) sambil memutar-mutar baju atas yang dilepas.
“Oh, ya udah deh. Karena sudah mulai gelap, akan kami persembahkan Malam Super Laruku!”

Kemudian konser dilanjutkan dengan DRINK IT DOWN dan Shade of Season. Lalu tetsuya mulai main-main pisang dengan bass dan seperti yang telah diduga lagu selanjutnya adalah STAY AWAY yang kemudian diteruskan dengan READY STEADY GO.

Waktu break dipakai buat body wave para penonton. Tapi herannya tak ada teriakan encore. Selain itu hari mulai gelap dan deretan gedung di belakang panggung konser sudah mulai menyalakan lampu sehingga lebih terkesan eksotis (kalau nonton di dalam stadion, latar belakang tentunya hanya bagian tribun kosong). Karena hari sudah gelap, otomatis para penonton mulai menyalakan light stick.

Laruku tiba-tiba muncul diatas panggung tanpa peringatan. hyde, tetsu dan ken duduk santai di depan drum-set yukihiro. hyde tampak mengenakan topi lebar (yang mengingatkanku pada topi nenek-nenek tetanggaku hehehe). Encore dimulai tanpa basa-basi dengan Mirai Sekai lalu di lanjutkan dengan Hitomi no Juunin. Pas lagu terakhir itu, tak terasa mataku jadi basah. Mungkin gara-gara lihat pasangan di depanku menikmati lagu sambil berpelukan bagaikan berdansa dan aku ingat pacarku. Duh… yang beginian tuh gak enak kalau nonton sendirian.

Lalu lagu dilanjutkan dengan XXX (Japanese Version), NEXUS 4 dan Blurry Eyes. Sewaktu NEXUS 4 dibawakan, arena panggung terlihat keren dan terkesan futuristik dengan permainan cahaya laser di kegelapan malam. Giliran tetsuya mengambil jatah MC diantara jeda lagu Blurry Eyes. tetsuya bertanya yang mana yang lebih menyenangkan? main di USJ atau nonton konser Laruku? Tentu saja penonton memilih konser😆
Lalu tetsuya bertanya lagi mau yang mana antara pisang dan lolipopnya? Tetap saja dua-duanya dilempar ke penonton.

Setelah menyelesaikan Blurry Eyes, barulah hyde membawakan MC terakhir.
Hyde cerita dia naik jet coaster (maksudnya Hollywood Dream The Ride di USJ, naik jet coaster sambil mendengarkan lagu) sehari sebelum konser. Gitu jet coaster yang dinaiki hyde bergerak, tiba-tiba terdengar suara menyanyi “calling……”
“Kukira member yang lain ikutan naik jet coaster?” kata hyde ke member yang lain. “Gak ada yang naik khan?”
“Apaan tuh? calling….” sahut ken.
“Eeeehhh??? Tau gak pas naik jet coaster lagu yang diputar tuh CHASE!” kata hyde.
“Bohong? Noru.. Noru… Naik… naik (maksudnya ntar gue naik deh)” kata ken sambil ketawa.

Lalu tetsu nyeletuk kalau dia naik di Universal Studio Singapore, tapi hyde langsung motong, “Nggak, kita sekarang gak ngomongin soal itu koq!”
wakakakakak… semua penonton ngakak ketawa
“Ini soal naik jet coaster dan kita bisa memilih lagu ketika sedang mengendarai jet coaster. Tinggal tekan nomor 4 untuk mendengarkan lagu CHASE.”

Lalu lagu terakhir BLESS dinyanyikan.

Konser ditutup dengan kemunculan tetsuya berbaju Elmo warna merah melempar pisang dan lolipop, lalu teriakan “Minna Arigatou! Matta ne!”
Dan di layar muncul gambar stadion Tokyo dengan tulisan Kokuritsu wa Matsuri da.

Kesan
Secara keseluruhan, konser cukup memuaskan. Yang menjadi komplain utamaku adalah masalah sound system. Entah kenapa suara musik dan nyanyian sering kali tidak merata. Kadang terdengar keras dari depan, lalu tiba-tiba suara nyanyian hyde terdengar lebih keras di speaker sebelah kanan atau hanya di kiri, tapi dari speaker tengah terdengar sayup-sayup. Atau malah suara hyde terdengar keras tapi musiknya kecil sehingga mengganggu kenikmatan menonton konser. Dan yang menyebalkan, itu terjadi terus menerus dari awal konser hingga sebelum encore. Sewaktu encore, kualitas sound system tiba-tiba membaik. Awalnya aku menyangka karena konser outdoor, angin juga mempengaruhi perambatan suara. Tapi entahlah, toh baru kali ini aku nonton konser outdoor sehingga tak bisa membandingkan dengan konser outdoor lainnya. 3 kali aku nonton konser Laruku, semuanya indoor.

Setelah Konser
Karena sudah terlalu malam (aku baru keluar USJ sekitar pukul 8:45) aku memutuskan bermalam di Osaka daripada pulang ke Nagoya dengan menginap di sebuah hotel yang murah meriah di daerah dekat stasiun Shin-Imamiya.

Ada 4 cewek Le Ciel ikutan napak tilas di Nanba Rockets sebelum nonton konser Laruku di USJ

Besok paginya sebelum pulang, terlebih dahulu aku mengadakan napak tilas kecil-kecilan dengan mengunjungi Nanba Rockets, tempat Laruku pertama kali manggung sebagai band pada tanggal 30 Mei tahun 1992 silam. Di Nanba Rockets aku bertemu dengan beberapa cewek lengkap dengan atribut konser laruku sedang sibuk saling memotret di depan pintu Nanba Rockets yang masih belum buka. Kalau melihat jadwalnya, Nanba Rockets buka sore hari menampilkan band-band indies seperti halnya Laruku manggung kira-kira 21 tahun yang lalu. Karena sudah ada di Nanba, aku juga sekalian mengunjungi markas NMB48, sister group AKB 48 untuk daerah Osaka, hanya sekedar melihat-lihat toko souvenir dan memotret bagian depan NMB 48 Theater.

Kunjungan terakhirku di Osaka sebelum pulang adalah Cafe L’Arc~en~Ciel di Hankyu Sanban Gai bawah tanah stasiun Umeda. Walaupun tetsuya telah membantah kabar nama band terinspirasi dari nama cafe ini, tetap saja masih ramai fans Laruku yang datang hanya untuk sekedar makan di sana dan tentu saja foto-foto. Bayangkan saja, untuk makan di Cafe L’Arc~en~Ciel aku harus antri. Dan yang antri kebanyakan cewek-cewek yang lengkap membawa atribut konser Laruku. Sepertinya kebanyakan dari mereka berasal dari luar Osaka, sekalian saja sebelum nonton konser di USJ makan dulu di Cafe L’Arc~en~Ciel. Harga makanan di Cafe L’Arc~en~Ciel ternyata lumayan mahal untuk ukuran cafe, sehingga aku memutuskan untuk hanya makan es krim yang harganya juga lumayan. Tapi es krimnya enak koq😀

Yang antri di Cafe semuanya cewek bawa pernak pernik konser Laruku

NB.
Tidak seluruh MC kutulis disini karena aku sendiri lupa-lupa ingat omongan mereka satu per satu, selain ada beberapa kansai-ben yang aku sendiri kurang paham maksudnya.

16 Responses to “L’Arc~en~Ciel World Tour 2012 The Final in USJ Osaka: 1st Day”


  1. 1 Oktavia Ratnasari May 21, 2012 at 5:21 am

    keren reportnya lengkap banget^^
    huhuhu yappari yg bikin iri ama penonton osaka adalah mereka bisa bilang “okaeri” ke Laruku….
    jet coaster yg bisa pilih lagu itu bakal masih ada sampe kapan? nanti kalo gw ke sana mau pilih lagu CHASE ah😄

    • 2 AnDo May 21, 2012 at 5:28 am

      @Oktavia

      jet coaster yg bisa pilih lagu itu bakal masih ada sampe kapan? nanti kalo gw ke sana mau pilih lagu CHASE ah😄

      Tenang aja. Kemarin aja mau naik jet coaster rame dan ngantri koq. Pasti masih ada sampai bertahun-tahun.
      Tapi lagu pilihannya CHASE masih ada atau nggak, nggak tau juga.
      Kayaknya tiap beberapa minggu selalu ada lagu baru masuk list dan ntar pas Vie datang bulang September, mudah2an lagu CHASE masih ada dalam list.

  2. 3 near May 21, 2012 at 6:30 am

    Thank you report nya Andokun, jadi serasa ikut nonton dan napak tilas.

  3. 4 Marsha May 21, 2012 at 9:52 am

    Wah seru banget deh pasti nonton di usj bisa sambil main juga lagi hehe. Tapi yang di jakarta tetep gak kalah seru sih dan untungnya walaupun outdoor di jakarta soundnya ttp ok banget hehe. Ohiya yang cewek yang pingsan itu ciri cirinya gimana? Jangan jangan itu temen gw lagi hehe. Soalnya kmrn temen gw itu sempet pingsan dan diangkat kedepan barikade vip tuh hehe

  4. 5 Choy May 21, 2012 at 12:20 pm

    sugeee jan… *_*
    keren bang liputannya, berasa denger hyde ngomong langsung😀
    semoga saja suatu hari nanti bisa ketemu atau minimal nonton konser mereka di Jepang, 25th anniv, 30th, atau yg ke berapapun, hehe. semoga.

  5. 6 AnDo May 21, 2012 at 6:31 pm

    @near
    sama-sama

    @Marsha
    Orangnya agak gemuk dikit pakai baju warna gelap. tapi katanya sih banyak juga yang pingsan di bagian premium

    @Choy
    Amiiinnnn…..

    • 7 Marsha May 22, 2012 at 5:51 pm

      Oo haha baju warna gelap ya? Hmm kayaknya sih bukan temen gw itu. Hoa iya di premium banyak ya? Sesek bgt sih keliatannya. Huah kalo sampe itu temen gue beruntung banget kali ya bisa diliat semua orang haha

  6. 8 ririe May 21, 2012 at 9:19 pm

    Yg pingsan di lapangan d..cwe di samping ane pas 3 deret di depan VIP class…pertama ‎​Ĝª nyangka tuh cwe bakalan pingsan soal’a kliatan smangad bangett tuh cwe pas di konser..btw jadiii pengeenn ksono juga…sangkyu ud berbagi cerita…

  7. 9 ardhie90 May 22, 2012 at 2:43 am

    seingetku memang ada yang pingsan, trus dibawa ke tendanya mereka. wajahnya indo apa japan ?

    tetep konser di jakarta yang paling meriah kayaknya, semua bergoyang dan bernyanyi
    *tapi kayaknya kita sama deh, pas nyanyi dengan suara kenceng, orang2 sebelah pada ngeliatin dengan muka aneh, hha LOL

    harga ice creamnya berapaan nih ?😀

  8. 10 yogha nalla May 22, 2012 at 9:31 am

    MANTAP reportnya
    jadi pengen nonton L’Arc~en~Ciel Concert lagi
    apalagi bisa nonton langsung di tanah kelahiran mereka😀

  9. 11 Taruna EKA May 22, 2012 at 10:06 am

    Hahaa, mantap baget ini gan.. Lengkap kap kap kapp dah pokoknyaa XDD
    jadi kepengen juga ini nonton live concert nya laruku di japan, iri eeh :3

  10. 12 AnDo May 22, 2012 at 9:07 pm

    @ririe
    sama-sama

    @ardhie90
    – tampangnya sih orang indonesia banget.
    – aku cm nyanyi kenceng pas hyde ngasih mic ke penonton doang koq😀
    – es krim yg kubeli harganya 800 yen segelas (hampir Rp 100 ribu)

    @yogha nalla
    amiiiiin

    @Taruna EKA
    thanx

  11. 13 indsocute May 27, 2012 at 3:37 pm

    wah, lain kali saya juga pingin ngedate sama koibito saya di USJ, plus nyari2 kesempatan buat ntn konsernya laruku. taun depan bakal maen disitu lagi ga ya? rencananya taun depan mau kesana ketemu koibito😀

  12. 14 uuz June 8, 2012 at 11:33 am

    buseet,,keren ceritany,,salut n terimakasih udh bagi2 cerita,,jdi inget Tetsu bilang :Sampai ketemu gua lagi ” ^^

  13. 15 sabila amalina (@sabilamalina) June 10, 2012 at 5:09 am

    aaakk nexus 4 dimaenin!! di jakarta gak.. wahh aku liat fotonya pas mereka pada parade keliling itu,, seru kyaknya.. hehe.. udah 3x nonton?? beruntungnya dirimu T.T

  14. 16 Shisio January 7, 2013 at 2:32 am

    wah! dari jarak 5 meter!!!!!!!! deket banget!! aku bisa bayangin perasaan si cewek pendek itu gimana gembiranya dia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: