L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012

Yokohama Arena dan tiket konser bergambar Ciel-chan

LE-CIEL 会員限定ライブ (LE-CIEL kai-in gentei raibu) alias konser eksklusif untuk para anggota fans club LE-CIEL ini diadakah dua hari yaitu pada tanggal 22 dan 23 Februari 2012 bertempat di Yokohama Arena. Boleh dibilang konser ini adalah ajang pemanasan L’Arc~en~Ciel sebelum World Tour 2012, sekaligus bentuk terima kasih L’Arc~en~Ciel terhadap para fans-nya yang telah berkembang bersama mereka sepanjang tahun dan juga menjadi ajang pelepasan LE-CIEL terhadap L’Arc~en~Ciel menuju konser internasional. Sebenarnya terlalu banyak hal yang ingin diceritakan pada saat sebelum konser, ketika konser dan setelah konser berlangsung, karena itu aku mencoba fokus untuk hanya menuliskan kesan dan pengalamanku ketika menghadiri LE-CIEL Gathering plus konser eksklusif L’Arc~en~Ciel untuk member LE-CIEL pada tulisan ini. Mohon maaf jika aku tidak menuliskan isi konser secara lebih detail seperti tulisan konser L’Anniversary Tour di Nagoya sebelumnya.

Awalnya aku tidak berniat nonton konser eksklusif ini karena berbagai hal, terutama sekali jadwalnya yang dilangsungkan di hari kerja (Rabu dan Kamis) yang juga berarti aku harus ambil cuti dan pergi menempuh perjalanan jauh Nagoya-Yokohama. Aprats lah yang pertama kali mengajak nonton bareng lagi dan membuatku “benar-benar” membaca isi pengumuman konser LE-CIEL ini sampai akhirnya aku tertarik untuk ikut serta. Sayangnya, konser ini ternyata benar-benar eksklusif dalam artian hanya anggota LE-CIEL yang masih aktif dan terdaftar untuk bisa beli tiket konser. Ya, satu anggota hanya bisa membeli satu tiket saja. Karena aku memang anggota LE-CIEL aktif dan Aprats bukan anggota, aku cuma bisa beli satu tiket saja dan tidak bisa membeli tiket untuk orang lain seperti biasanya. Jadilah aku nonton sendiri dan kemungkinan besar satu-satunya orang Indonesia anggota LE-CIEL yang hadir disana. Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya aku memesan tiket konser hari kedua yaitu konser tanggal 23 Februari 2012.
Di dalam pengumuman LE-CIEL, konser eksklusif anggota LE-CIEL ini mewajibkan para penonton untuk membawa serta 3 item yang harus ditunjukkan ketika memasuki gedung konser yaitu:
1. Tiket konser
2. Kartu anggota LE-CIEL
3. Kartu Tanda Pengenal dengan foto tercetak (Boleh KTP, SIM, Passport, Kartu Tanda Siswa)

Siapkan kartu LE-CIEL dan KTP berfoto

SEBELUM KONSER
Dengan menggunakan bus ekspres, aku datang sampai ke stasiun Tokyo pada pukul 12 siang hari. Karena memiliki beberapa keperluan di Tokyo (Yuraku-cho dan Meguro), aku baru bisa berangkat menuju Yokohama sekitar pukul 2 siang. Pergi ke Tokyo dari Nagoya dalam keadaan hujan lebat, sampai di Tokyo pun masih hujan walau mulai gerimis. Jarak antara stasiun Tokyo hingga stasiun Shin Yokohama (Gedung Yokohama Arena tak jauh dari stasiun Shin Yokohama, sekitar 5 menit jalan kaki) membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit naik kereta biasa (bukan shinkansen ataupun kereta ekspres).

Sampai di stasiun Shin Yokohama, aku mampir sebentar di restoran buat mengisi perut yang sudah kelaparan, lalu jalan kaki ke Yokohama Arena dan sampai di sana kira-kira pukul 3 seperempat sore. Untunglah hujan sudah berhenti dan aku melihat toko-toko dan kombini di sepanjang jalan menuju Yokohama Arena menjual pernak-pernik L’Arc~en~Ciel. Malah restoran maupun cafe menulis di papan pengumuman, kalau mereka memutar video live concert L’Arc~en~Ciel di dalam restoran/cafe untuk menemani tamu makan. Di sepanjang jalan pula aku bertemu dengan beberapa cewek memegang kertas bertuliskan “butuh tiket konser”.

Sampai di Yokohama Arena, tak tahunya sudah banyak orang yang antri beli LIVE GOODS (barang-barang merchandise konser sekarang) dan DEAD STOCK CORNER (barang-barang memorabilia konser Laruku dari jaman konser promosi album REAL hingga konser L’7 dan L’Arcafe). Karena aku mengincar beberapa barang langka di stand DEAD STOCK CORNER, cepat-cepat aku ikut antrian. Antrian lumayan panjang karena aku butuh waktu sekitar 45 menit untuk sampai stand penjualan barang-barang.

Antrian panjang di luar gedung untuk beli menchandise konser

Ketika sampai di depan pintu gerbang masuk stand penjualan, ternyata yang antri sudah diminta untuk menunjukkan kartu anggota LE-CIEL juga beserta KTP yang berisi foto (seperti SIM atau pasport) untuk bisa masuk ke dalam gedung. Nyatanya tak seketat yang kuduga, asalkan bawa kartu anggota LE-CIEL toh dipersilahkan masuk juga. Mereka cuma mengecek kartu anggotaku sambil melirik SIM yang kusodorkan tanpa baca nama yang tertera😀
Masuk ke dalam gedung bagian penjualan merchandise, kami disambut foto raksasa berisi gambar barang-barang yang dijual. Walaupun barang-barang LIVE GOODS masih banyak tersedia, kebanyakan barang-barang DEAD STOCK CORNER sudah disilang dengan stempel kata SOLD OUT. 3 barang incaranku yaitu jaket 15th L’Anniversary, handuk AWAKE dan kaos lengan panjang KISS ternyata sudah ludes terjual😦

Kerumunan antrian dalam gedung untuk beli merchandise

Masuk ke dalam gedung, tak ada pilihan lain kecuali langsung ke stand penjualan LIVE GOODS. Setelah dilihat-lihat, rupanya kaos lengan panjang LE=CIEL kurang menarik minatku dan kaos lengan pendeknya seperti biasa cuma ada ukuran S dan M. Batal beli baju, akhirnya aku cuma mengambil gantungan kunci, handuk LE-CIEL dan light stick. Sebenarnya handuk LE CIEL biasa saja (cuma tulisan L’Arc~en~Ciel hitam putih), tapi karena di luar dingin dan aku butuh sesuatu untuk menutupi leher, kubeli juga handuknya. LIVE GOODS juga menjual makanan pilihan member L’Arc~en~Ciel yaitu hyde’s marshmallow (yang nonton L’20 tour final concert Osaka tentu tahu humor jorok ken tentang marshmallow punya hyde), ken’s salami sausage, tetsuya’s banana chips (jualan apapun tetsuya pasti pakai pisang), dan yukihiro’s Doararuku Chocolate (kalau nonton Ontama tentunya tahu soal maskot Doara). Semua makanan tak ada yang tersisa, kecuali hyde’s marshmallow yang masih ada dijual. Rupanya, Sosis Salami-nya ken dan Cokelat Doararuku-nya yukihiro sudah hampir SOLD OUT di konser hari pertama, sedangkan banana chips-nya tetsuya barusan SOLD OUT sebelum aku masuk stand penjualan.

Posko LE-CIEL Information

Setelah membeli LIVE GOODS, aku keluar dan menuju depan gerbang Yokohama Arena yang di depannya didirikan posko LE-CIEL information. Di situ banyak cewek-cewek cosplayer yang berdandan a la hyde dari berbagai jaman. Ada hyde jaman Blurry Eyes, hyde klip video Niji pakai pakaian tentara, hyde masa Roentgen berambut putih, hyde berbaju NAZI a la konser AWAKE, hyde pirate dengan rompi bajak laut a la L’7, hingga yang paling baru hyde dengan extended hair gaya konser L’20. Dan ketika kuperhatikan, cosplayer hyde semuanya cewek. Karena memang hyde punya tampang feminin, gaya cosplay mereka kulihat cocok-cocok saja. Sebenarnya aku sempat ingin mengambil foto para cosplayer, sayang kameraku yang bisa dipakai untuk long-shot dan zoom tak kubawa. Untuk minta ijin mengambil foto mereka dengan iPhone, akunya terlalu malas. Di situ pula aku baru tahu dari obrolan member LE-CIEL yang nongkrong di sekitarku, kenapa barang-barang DEAD STOCK CORNER sudah ludes terjual di hari pertama konser. Ternyata selain penonton hari pertama yang membeli, penonton hari kedua juga banyak yang datang di hari pertama hanya untuk membeli barang incaran mereka.

Antri di depan gerbang masuk Yokohama Arena

Pukul 5 sore, petugas mulai mengumumkan agar para penonton berbaris rapi di depan gerbang untuk persiapan masuk ke dalam gedung sambil menyiapkan 3 item yang telah disebutkan sebelumnya. Tepat pukul 6, pintu gerbang dibuka dan para penonton secara teratur masuk ke dalam gedung Yokohama Arena sambil menunjukkan tiket, kartu LE-CIEL dan KTP. Lagi-lagi aku kecele, karena pemeriksaan sama seperti membeli LIVE GOODS. Petugas di gerbang hanya mengecek kartu LE-CIEL tanpa memeriksa nama yang tertera di kartu dan mencocokkannya dengan KTP. Malah petugas yang memeriksaku lebih tertarik mengecek tas ransel yang kubawa daripada mencocokkan namaku di kartu LE-CIEL dengan SIM yang kusodorkan. Pantasan saja cewek-cewek yang kutemui tadi bilang butuh tiket konser. Kemungkinan besar mereka membawa kartu anggota LE-CIEL dan mendadak pengen nonton konser di hari kedua. Toh masuk ke dalam gedung pertunjukan tidak seketat yang dibayangkan. Yang penting bawa tiket dan kartu LE-CIEL, mau atas nama siapapun sepertinya tak masalah.

Agak jauh sih dari panggung, tapi masih di tengah

Masuk ke dalam ruangan konser, aku baru sadar kalau tempat dudukku berada agak jauh dari panggung. Maklumlah, karena semua penonton adalah anggota LE-CIEL, tak ada keistimewaan dalam penempatan kursi. Nomor anggota kami diundi untuk menentukan siapa yang beruntung mendapat tempat di dekat panggung. Walaupun agak jauh, tapi aku masih lumayan beruntung karena mendapat tempat agak ditengah, bukan di barisan pinggir yang nontonnya harus dengan kepala teleng😀

KONSER
Lampu dipadamkan dan layar besar di belakang panggung memutar opening video bertema kupu-kupu berwarna pelangi terbang kesana kemari dan diakhiri dengan munculnya 4 sosok mirip tokoh Neo dalam film The Matrix yang ditubuhnya tersambung banyak kabel dan selang. Kamera berfokus pada satu sosok yaitu hyde yang membuka matanya, lalu selubung seperti kepompong yang menyelimuti hyde mulai retak dan hyde-pun bergerak memukul ke depan memecahkan layar. Alunan suara keyboard mulai terdengar mengiringi layar yang menampilkan nyala api berkobar. Api berkobar? Seharusnya aku sudah menyangka lagu apa yang akan muncul, tapi tetap saja aku terkejut senang karena salah satu lagu favoritku Ibara no Namida dijadikan lagu pembuka, hanya saja hyde tidak memainkan gitar rhythm dan digantikan suara keyboard, bagian melody gitarpun ken banyak berimprovisasi.

Hyde muncul dengan pakaian serba putih, dari jas, baju hingga celana semuanya putih (nantinya pas lagu Jojoushi, hyde pakai topi putih). Hanya sepatu dan sarung tangan di tangan kirinya saja yang berwarna hitam. Tampaknya extended hair kriwil-kriwil akan tetap menemani kepala hyde sampai World Tour 2012 nanti berakhir. Ken terlihat bersemangat seperti biasa dan yukihiro juga terlihat dingin sebagaimana gayanya setiap konser. Hanya tetsuya yang terlihat agak lesu dan berpeluh dengan cepat. Rupanya tetsuya kurang enak badan seperti pengakuannya (mungkin kena flu). Walaupun demikian tetap saja permainan bass tetsuya apik seperti biasa, hanya saja suaranya terdengar kurang jernih ketika bernyanyi mengiringi hyde.

Setelah di aktifkan, ternyata light stick-ku berwarna biru

Setelah membawakan Good Luck My Way dan Caress of Venus, hyde menyapa penonton dengan panggilan LE-CIEL sebagai panggilan spesial (dalam setiap konser, hyde selalu memanggil penonton dengan nama tempat konser ataupun nama kota/negara). Ya iya lah, ini konser khusus untuk LE-CIEL. Masa kami dipanggil Arena-chan hahahaha…..

LE-CIEL minna-sama, selamat malam. Kami L’Arc~en~Ciel!

Tahukah anda apa beda konser eksklusif LE-CIEL bla bla bla (kata hyde) dengan konser biasa? Di konser khusus LE-CIEL ini para anggota L’Arc~en~Ciel terlihat santai, seperti kata hyde bagaikan main musik di rumah sendiri. Yang menjadi sorotanku adalah MC session, karena ada satu MC session lebih condong ke arah ngobrol ngalor ngidul dibandingkan MC biasa. Setelah menyelesaikan lagu Jojoushi, hyde, ken dan tetsuya duduk santai di depan perangkat drum yukihiro sambil ngobrol soal majalah LE=CIEL winter edition no. 70. Mereka ngobrol panjang lebar soal isi majalah, photo session, pakaian yang digunakan tetsuya, hingga akhirnya hyde berandai-andai tentang menaiki mesin waktu. Sampai-sampai yukihiro yang biasanya cuma diam, ikut ngobrol juga walau tidak banyak. Bagi yang ingin mengetahui isi obrolan mereka, silahkan baca laporan English Street Team. Walaupun tulisan English Street Team cukup akurat, tetap saja hanya mencakup sekitar 80 persen isi obrolan sebenarnya.

Gara-gara obrolan panjang lebar ini pula, jadwal konser yang direncanakan 2 jam bisa molor hingga sekitar 30 menit. Bayangkan! Sebuah band Jepang terkenal bisa ngaret soal jadwal karena obrolan santai. Ini hanya bisa terjadi di konser khusus untuk anggota LE-CIEL.

MC ken berisi cerita ken tentang makanan pilihannya yaitu salami sausage. Ketika bertanya pada penonton, “Siapa yang makan sosis pilihanku?” cuma ada beberapa tangan terangkat dan ken mengeluh, “yaahhhh… cuma sedikit.” Kalau saja ken tahu ken’s salami sausage hampir SOLD OUT sejak hari pertama, tentunya ken tak perlu mengeluh karena sisa salami sausage yang terjual di hari kedua memang tinggal sedikit.😆

Walaupun bukan konser promosi album Butterfly, konser ini penuh dengan tema kupu-kupu. Selain opening video, beberapa kali layar besar di belakang panggung juga menampilkan video tentang kupu-kupu dalam mengiringi lagu-lagu yang dibawakan L’Arc~en~Ciel. Bahkan dipertengahan acara, dari atap arena jatuh berguguran kertas warna-warni seukuran telapak tangan berbentuk kupu-kupu untuk memeriahkan suasana (dan jadi rebutan penonton sebagai barang memorabilia). Sayangnya, pada hari kedua hanya 2 lagu baru dalam album Butterfly yang dibawakan yaitu Shade of Season dan Mirai Sekai. Sedangkan Bye Bye dan Wild Flower hanya dibawakan pada hari pertama.

Dalam MC, hyde juga sempat menyinggung soal satu member LE-CIEL satu tiket, yang berarti tak ada penonton yang saling kenal dengan penonton di sebelahnya. Orang Jepang sangat jarang ada yang suka basa basi dengan orang yang tak dikenal, apalagi baru ketemu di dalam konser begini. Alhasil, orang-orang disekitarku juga pada cuek sibuk sendiri. Kalau di Indonesia, mungkin para penonton bakalan sibuk ngocol sama orang yang duduk di sampingnya sambil cari kenalan baru😆
Kalaupun ada yang datang rombongan, tetap saja tempat duduknya tersebar dan terpisah jauh satu sama lain karena seluruh posisi tempat duduk diundi oleh panitia konser. Seperti kata hyde, “Walaupun gak kenal satu sama lain, tujuan kita semua sama!”

Sebelum membawakan lagu terakhir Niji, hyde juga sempat bicara sebentar untuk pamit konser keluar negeri dan minta do’a restu para LE=CIEL agar selamat selama perjalanan.

Tunggu kami pulang yah! Ah… gak usah disebut juga kalian pasti menunggu kami, LE-CIEL gitu loh. Soalnya ikatan kalian dengan kami sudah terlalu dalam.

Konser di akhiri dengan bagi-bagi pisang oleh tetsuya. Semua pisang yang ada di keranjang dilempar ke arah penonton, kecuali pisang terakhir yang dimakan sendiri oleh tetsuya😆
Ya, sisa pisang yang dimakan tetsuya nantinya juga dilempar ke arah penonton! Hahahaha…..
Terakhir, tetsuya seperti biasanya berteriak diakhir konser:

Minna…. Arigatou!!! Matta ne!!!

SETELAH KONSER
Ketika tetsuya melakukan aksi lempar pisang, beberapa orang penonton sudah mulai bangkit dan beranjak pulang, termasuk aku. Maklumlah, kemungkinan besar mereka juga seperti aku yang tinggal di luar Tokyo dan sekitarnya, sehingga bermaksud secepatnya sampai di stasiun Shin Yokohama supaya tidak terlambat naik kereta sampai di stasiun Tokyo untuk mengejar kereta ekspres terakhir ataupun supaya tidak ketinggalan bis. Kami semua agak terlambat dari perkiraan jadwal semula yaitu konser kelar pukul 9 malam, supaya bisa pulang sesuai jadwal. Nyatanya konser baru selesai jam 9:45, jadilah kami berlari-lari menuju stasiun takut ketinggalan kereta. Tapi tak apa, obrolan santai para member L’Arc~en~Ciel sangatlah mengesankan karena tak pernah terjadi dalam konser lainnya. Benar-benar obrolan eksklusif😛

Selain itu juga, ada pengumuman konser eksklusif LE-CIEL selanjutnya yang akan diadakan di Waikiki (Hawaii) dengan tema Hawaii~en~Ciel. LE-CIEL memberikan penawaran paket wisata sekaligus nonton konser L’Arc~en~Ciel khusus untuk anggota LE-CIEL di Hawaii pada tanggal 1 bulan Juni 2012. Sebelum konser ada acara barbeque party bersama member LE-CIEL (hyde dkk tidak ikut tentunya). Selain itu juga ditawarkan beberapa paket acara untuk anggota LE-CIEL selama liburan di Hawaii bersama anggota L’Arc~en~Ciel seperti misalnya makan malam bersama tetsuya (tet-chan akan bermain musik akustik), atau main golf 18 hole bersama ken.

Tertarik?

Harga paket wisatanya itu loh…. MAHAL minta ampun!!!!

12 Responses to “L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012”


  1. 1 lambrtz February 25, 2012 at 2:47 pm

    Nonton konser rock pake kursi??😯
    Apa karena banyak sesi ngobrolnya ya😕

    BTW, komentarku, seperti kutulis di PM, rada sinis.:mrgreen:

    Aku, sebagai penikmat musik, cenderung purist. Musisi ya kupandang sebagai musisi, dan aku menikmati musik mereka. Cuman tapi ya…😐 aku baca di sini, laruku jadi semacam komersial sekali, dengan menjual merchandise macam sampai kripik pisang lah, marshmallow lah. Jelas aja orang bakal beli, atas nama fanboy/fangirlism. Belum lagi paket wisata ke Hawaii… :-ss

    Ini pada dasarnya sama juga dengan kritikku buat macam Gundam, Kamen Rider sih. Rasa-rasanya variasi pernak-pernik mereka macam action figure gitu banyak banget…jadi ya…😕
    Dan tentu saja ndak cuma laruku yang macam begini…

  2. 2 Oktavia Ratnasari February 25, 2012 at 2:57 pm

    lengkap banget Ando! sugoi~!! hehe ahhh andai aku bisa ngerasain konser Le Ciel…pengen daftar lagi ah pake nama asli, alamatnya minjem temen boleh kan ya? big thanks for sharing ya! ^o^

  3. 3 AnDo February 25, 2012 at 4:48 pm

    @lambrtz

    Nonton konser rock pake kursi??😯

    Fungsi kursi dalam konser di Jepang adalah sebagai pembatas penonton depan, tengah dan belakang, supaya tidak terjadi dorong-dorongan. Selain itu juga nomor kursi berfungsi sebagai pengatur penonton supaya tidak mengambil posisi dan mengganggu kenikmatan menonton orang lain yang berada di sebelah kanan dan kiri. Bisa dilihat kalau nonton video konser artis Jepang yang banyak penontonnya, terlihat mereka sangat teratur dan rapi, dan itu gara-gara penomoran pakai kursi. Waktu musisinya muncul sih, semuanya bakalan sontak berdiri dan ikutan joget loncat2an selayaknya nonton konser rock, hanya saja tetap di tempat dan di depan kursi masing-masing😆

    Musisi ya kupandang sebagai musisi

    Aku sendiri bukan purist murni.
    Boleh dibilang purist karena aku memandang musisi sebagai musisi, murni karena musik dan sound yang mereka buat. Aku suka Laruku bukan karena tampang personil, bukan karena kultur Jepang, bukan pula karena fashion .
    Tidak murni purist karena dalam beberapa hal aku masih memaklumi bisnis merchandise kayak gini.
    Soal paket wisata ke Hawaii sih, itu sebenarnya memang wisata biasa ke Hawaii. Hanya saja di pas-pasin ketika Laruku ada konser di sana. Tadi ku cek biaya wisata ke sana, gak jauh beda sama wisata ke Hawaii secara general walaupun untuk ukuran kantongku, aku masih merasa lebih baik nunggu wisata pas dapat paket hemat alias ada diskon😆

    Soal marshmallow dan kripik pisang itu, sebenarnya itu berupa olok-olokan dan joke dari member Laruku. Aku pribadi lebih suka beli merchandise berbentuk makanan dari pada beli action figure atau poster. Alasannya simple: Action figure dan poster gak enak dimakan😆

    Dan tentu saja ndak cuma laruku yang macam begini…

    Band-band yang punya fanbase besar di Jepang, semuanya punya merchandise seperti yang kubilang lewat PM. Kebanyakan sih diatur sama manajemen (atas nama band) yang punya kontrak dengan perusahaan tertentu. Ada juga yang punya kontrak atas nama pribadi, kayak Yoshiki X-Japan punya merchandise perhiasan dengan signature khusus Yoshiki.
    Bahkan band yang tak terlalu besar fanbasenya seperti Onmyo-Za juga punya merchandise, walaupun nggak terlalu banyak jenisnya (kalau Onmyo-Za jadi band major label, dengan sendirinya manajemen mereka akan meemperluas area dagangan dengan berbagai macam merchandise).
    Seperti yang kau bilang tadi, Gundam dan Kamen Rider juga punya banyak merchandise. Namanya juga dagangan, komersialisasi produk bukan hanya nama band tetapi juga apapun yang punya massa berbentuk fanbase sebagai konsumen. Lihat saja kasus Star Wars, Star Trek, Lord of the Ring, sampai yang agak baru macam Hary Potter dan K-On!.
    O iya, menurutku merchandise Laruku dan X Japan nggak ada apa-apanya dibandingkan girlband model AKB48 dan saudara-saudaranya.

    Dimana ada konsumen, disitu pula para pedagang jualan😈

    @Oktavia Ratnasari

    pengen daftar lagi ah pake nama asli, alamatnya minjem temen boleh kan ya?

    Setahuku sih, fungsi alamat tak lebih dari buat ngirim barang-barang seperti majalah LE-CIEL dan tiket konser (kalau pesan). Sisanya sih pakai alamat teman juga gak masalah. Kalau nama, mendingan pakai nama asli jangan nama orang lain. Siapa tahu ada keperluan khusus. Toh kalaupun nantinya ganti alamat, bisa bilang pindah rumah koq. Bukan Ayu Tingting yang pake alamat palsu khan? 😛

  4. 4 lambrtz February 25, 2012 at 5:04 pm

    Wah balasannya panjang lebar, makasih bos ^:)^

    Fungsi kursi dalam konser di Jepang adalah sebagai pembatas penonton depan, tengah dan belakang, supaya tidak terjadi dorong-dorongan

    Baaah…ndak asik, ndak bisa moshing😈
    Padahal juga ga mau moshing

    Aku sendiri bukan purist murni.

    Ya walaupun aku tulis di atas aku cenderung purist, bukan berarti aku menolak total merchandising sih. Barang macam kaos, topi, atau sampai signature guitar menurutku masih masuk akal lah. Cuman makanan kok ya…😆
    Kalau aku terkenal kaya mereka mungkin aku bakalan jual bakwan udang cap lambe😆
    Laku ga ya😆

    O iya, menurutku merchandise Laruku dan X Japan nggak ada apa-apanya dibandingkan girlband model AKB48 dan saudara-saudaranya.

    Omong2 soal AKB48, aku pertama nemu video mereka dulu sekitar 2006/7 sebelum mereka mendunia kaya sekarang. Kayanya waktu itu Morning Musume jauh lebih terkenal, dan pikirku AKB bakalan jadi grup kelas 2 melulu, tertutup bayang2 Momusu dkk. Aku ndak nyangka kalau mereka bakal mendunia kaya begini😆

    • 5 AnDo February 25, 2012 at 5:20 pm

      @lambrtz

      Baaah…ndak asik, ndak bisa moshing😈

      memang gak enak gak bisa moshing, tapi jauh lebih terkontrol keamanannya. Sampai sekarang belum pernah ada cerita konser rusuh di Jepang walaupun yg manggung artis hardcore metal.
      kalau di Indonesia, konser Westlife aja masih ada kemungkinan rusuh😈

      Cuman makanan kok ya…😆

      Makanan itu juga ada unsur joke-nya. Khan udah kukasih tau diatas.
      Sampeyan belum liat iklan L’Acream buatan Laruku (sayang udah di delete yutub, tadi kucari udah ilang), krim buat kulit supaya gak kering (kayak Niv*a gitu). Kemasannya itu loh, bentuknya kayak p*nis dan ujungnya ada lubang buat nyemprot krim😆
      Aku sih suka merchandise Laruku yang aneh-aneh karena unsur joke-nya.

      aku bakalan jual bakwan udang cap lambe

      Kalau aku mau jualan pentol baso cap ando \m/

      Aku ndak nyangka kalau mereka bakal mendunia kaya begini😆

      Itulah kehebatan dan kekuatan promosi manajemen mereka. Bisa bikin trademark baru girlband yang bisa ditemui setiap hari di Akihabara😆
      Aku sih merasa biasa-biasa saja sama AKB48, tapi terus terang aja aku salut sama manajemennya.

  5. 6 ardhie90 February 26, 2012 at 1:38 pm

    ah …
    pengen daftar Le – Ciel
    tapi apalah daya dana tidak mencukupi T.T

  6. 7 kitamuraangel February 27, 2012 at 2:32 am

    thanks Ando Kun… haaaaa…. sumpah bikin ngiri…. palagi yang bagian ini
    “Tahukah anda apa beda konser eksklusif LE-CIEL bla bla bla (kata hyde) dengan konser biasa? Di konser khusus LE-CIEL ini para anggota L’Arc~en~Ciel terlihat santai, seperti kata hyde bagaikan main musik di rumah sendiri.” i want to be the one of them !!! and someday i want to make it true !!!

  7. 8 AnDo February 28, 2012 at 5:42 pm

    @ardhie90 dan kitamuraangel
    Sebenarnya sih, cewek yang paling enak kalau jadi member LE-CIEL, apalagi kalau tinggal di sekitar Tokyo.
    Soalnya cewek anggota LE-CIEL selalu dapat undangan nonton gratis tiap kali ada acara musik di TV yang ngundang L’Arc~en~Ciel sebagai tamu, kayak MUSIC FAIR (Fuji TV), MUSIC STATION (Asahi TV), Coming Soon!! (TBS TV), dll.
    Anggota cowok gak pernah diundang. Memang sih, cewek yang daftar juga masih diundi, tapi khan yang penting ada kesempatan masuk TV dan nonton gratisan😆

  8. 9 ardhie90 February 29, 2012 at 2:12 am

    kasihan banget anggota cowok,😀
    kalau gitu daftar pakai cewek aja, pas di undang dandan cewek😄

  9. 10 meutia gita soraya March 5, 2012 at 3:07 pm

    soal marshmallownya hyde itu gimana ceritanya sih? sama doaranya yuki? diceritain dong hehehe😀

  10. 12 sabila amalina (@sabilamalina) May 8, 2012 at 5:16 am

    aku baca postingan ini udah dulu banget gara2 masukin listnya ke goggle reader. 2 mei kmaren abis nonton konsernya jakarta, tetiba inget blog ini.. hahah.. bgimana rasanya liat exclusive concert teratur gini ya? kemaren pas liat konser bersesakan ala dendeng aja udah girang gak karuan.. heheh


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: