Archive for February, 2012

L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012

Yokohama Arena dan tiket konser bergambar Ciel-chan

LE-CIEL 会員限定ライブ (LE-CIEL kai-in gentei raibu) alias konser eksklusif untuk para anggota fans club LE-CIEL ini diadakah dua hari yaitu pada tanggal 22 dan 23 Februari 2012 bertempat di Yokohama Arena. Boleh dibilang konser ini adalah ajang pemanasan L’Arc~en~Ciel sebelum World Tour 2012, sekaligus bentuk terima kasih L’Arc~en~Ciel terhadap para fans-nya yang telah berkembang bersama mereka sepanjang tahun dan juga menjadi ajang pelepasan LE-CIEL terhadap L’Arc~en~Ciel menuju konser internasional. Sebenarnya terlalu banyak hal yang ingin diceritakan pada saat sebelum konser, ketika konser dan setelah konser berlangsung, karena itu aku mencoba fokus untuk hanya menuliskan kesan dan pengalamanku ketika menghadiri LE-CIEL Gathering plus konser eksklusif L’Arc~en~Ciel untuk member LE-CIEL pada tulisan ini. Mohon maaf jika aku tidak menuliskan isi konser secara lebih detail seperti tulisan konser L’Anniversary Tour di Nagoya sebelumnya. Continue reading ‘L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012′

Ninja Kids!!! – Rantaro si Ninja Boy yang absurd

Pernah nonton serial anime Ninja Boy alias Nintama Rantaro di salah satu TV swasta dulu? Saya masih ingat dan dulu ikut tertawa bersama tingkah lucu trio ninja cilik bengal atas keisengan mereka di sekolah ninja tempat mereka berlatih ilmu ninjutsu. Si kaca mata Rantaro, si mata duitan Kirimaru dan si pemalas tukang tidur Shinbe kali ini loncat ke dunia layar perak dalam bentuk live action movie berjudul Ninja Kids!!!. Tadinya aku cukup kaget ketika membaca nama sutradaranya Takashi Miike. Kenalkah anda dengan Takashi Miike? Beliau adalah sutradara Jepang yang cukup dikenal di dunia perfilman internasional dengan karya-karya filmnya yang bergenre gory, penuh cipratan darah, mutilasi hingga hardcore violence. Lho? Kalau Ninja Boy disutradarai oleh orang yang riwayat penyutradaraannya penuh dengan film-film berdarah-darah, apakah Ninja Boy versi live action ini juga akan bernasib sama dengan film karya Miike yang lain seperti Ichi The Killer maupun 13 Assassins? Continue reading ‘Ninja Kids!!! – Rantaro si Ninja Boy yang absurd’

L’Arc~en~Ciel – Butterfly (Album)

Penantian album Butterfly bagiku sama saja dengan penantian album Smile, butuh waktu lama menunggu keluarnya album baru! Hanya saja sebelum album Smile dirilis, pada saat itu berhembus rumor kencang bahwa Laruku akan bubar dibarengi tak ada single lagu baru yang keluar dalam waktu 3 tahun sebelum single Ready Steady Go muncul. Jarak 4 tahun 3 bulan antara rilis album KISS (2007) dan Butterfly justru dipenuhi oleh single-single baru yang berjumlah 6 buah dengan total 7 lagu. Jadinya, album Butterfly lebih mirip kompilasi single mereka dengan tambahan 4 lagu baru. Istimewanya album Butterfly adalah perilisannya pada saat L’Arc~en~Ciel masih dalam suasana perayaan ulang tahunnya ke-20.
Continue reading ‘L’Arc~en~Ciel – Butterfly (Album)’

Hankyu Densha


Aku tahu keberadaan film ini ketika temanku Takero menulis update statusnya di socmed mixi tahun lalu, hanya saja ada hal yang membuatku membatalkan niatku nonton di bioskop. Hal itu adalah penggunaan logat kansai dalam mayoritas dialog dan terus terang saja, kemampuanku untuk mengerti dialek kansai menurutku masih kurang. Maklumlah, kalau nonton di bioskop tak bisa mengulang adegan yang berisi dialog yang tidak bisa ditangkap kupingku. Setelah keluar DVD-nya pun aku masih agak malas untuk nonton, baru tertarik ketika aku melihat salah satu pemerannya tertera di cover film yaitu Mana Ashida yang pernah kutonton di film Usagi Drop. Benar saja film ini menampilkan banyak dialog berdialek kansai karena settingnya di ambil di daerah kansai, propinsi Hyogo. Film ini merupakan adaptasi novel yang berjudul sama karya Hiro Arikawa. Hankyu Densha sendiri berarti KRL (Kereta Listrik) Hankyu, sebuah jalur KRL di daerah kansai yang dijadikan tempat berinteraksi para tokohnya. Karena KRL Hankyu punya banyak jalur, jalur yang digunakan untuk setting film ini hanya jalur Imazu. Continue reading ‘Hankyu Densha’

Asal mula nama L’Arc~en~Ciel

Kenal dengan band Rock asal Jepang yang bernama L’Arc~en~Ciel? Kalau anda penggemar lagu-lagu Jepang terutama genre Rock, tentunya tidak asing dengan nama band yang punya panggilan singkat Laruku ini. Kalau anda fans L’Arc~en~Ciel, tahukan anda dari mana nama tersebut berasal? Nama L’Arc~en~Ciel berasal dari bahasa Perancis, Arc berarti lengkungan (busur) dan Ciel berarti langit, sehingga L’Arc~en~Ciel berarti lengkungan yang ada di langit alias pelangi. Menurut kabar, nama L’Arc~en~Ciel diambil oleh leader merangkap bassist tetsuya dari judul film yang ditontonnya. Benarkah begitu? Padahal aku pernah mencoba mencari film yang berjudul L’Arc~en~Ciel yang ada sebelum tahun 1991, dan hasilnya sia-sia karena tak ada data film berjudul demikian. Lalu dari manakah tetsuya mendapat ide untuk menamakan band yang dibentuknya tersebut?

Tulisan berikut ini merupakan kompilasi dari beberapa tulisan, terutama artikel dalam 2 majalah Jepang yaitu BASS MAGAZINE SPECIAL FEATURE SERIES terbitan Rittor Music, Inc bulan April tahun 2010, dan WHAT’s IN? terbitan Sony Magazine bulan Februari tahun 2011, yang berisi wawancara dengan leader/bassist Laruku, tetsuya.

Cover depan BASS MAGAZINE SPECIAL FEATURE SERIES edisi April 2010


Continue reading ‘Asal mula nama L’Arc~en~Ciel’


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: