Goodbye Chuck, thank you for these five AWESOME seasons

Setelah habis menyaksikan double episode terakhir final season (musim ke-5) dari serial Chuck yang berjudul Chuck versus Sarah dan Chuck versus Good Bye, tiba-tiba saja aku merasa kehilangan sesuatu, menjadi melankolis mendadak dan terus mellow selama seharian penuh. Ya, tak bisa dipungkiri bahwa Chuck dan kawan-kawannya telah menemani hari-hariku selama 5 tahun terakhir, dan itu membuatku cukup berat menerima kenyataan bahwa… No new Chuck’s episode anymore😦

(L-R) Joshua Gomez as Morgan Grimes, Yvonne Strahovski as Sarah Walker, Zachary Levi as Chuck Bartowski, Adam Baldwin as John Casey



Chuck mengalami musim terbaiknya di season satu yang menurutku luar biasa membuatku kecanduan untuk terus nonton hingga lima tahun berikutnya. Season 2 sebenarnya lumayan bagus, walau dibandingkan season satu terlihat jelas season dua memperlihatkan penurunan kualitas. Dengan pengurangan budget produksi, season 3 dan 4 tak usah ditanya lagi anjloknya penurunan kualitas, aku sendiri terus nonton tak lebih karena aku sudah kepalang nonton serial ini dari awal. Season lima yang menjadi musim terakhir terus menunjukkan trend yang telah dialami oleh season 3 dan 4, dimana cerita menjadi membosankan, konklusi serba digampangkan, thriller serba kedodoran dan yang paling penting tak ada pengembangan karakter yang menarik dari jejeran tokoh utama, tentunya kecuali Chuck tanpa intersect di kepalanya. Paling-paling yang menarik adalah dengan dimunculkannya tokoh-tokoh baru yang diperankan oleh aktor-aktris yang dikenal luas oleh para nerdy seperti halnya Mark “Luke Skywalker” Hamill hingga Bo “10” Derek. Walaupun demikian, masih ada beberapa momen interaksi antar tokoh yang membuatku agak jinak dan mau menonton terus hingga episode terakhir walau alasan sebenarnya sih, ini final season lho

Yang membuatku agak kesal adalah ceritanya yang semakin meremehkan intersect yang terlihat begitu spesial dalam season 1 dan 2. Bagaimana tidak? Untuk mampu mendownload Intersect, orang harus memiliki kemampuan otak dan kapasitasnya diatas rata-rata (dari season 1 dan 2). Dan itu semuanya dimentahkan begitu saja. Dari akhir season 4 saja sudah nampak gejala meremehkan Intersect, seakan-akan orang idiotpun bisa mendownload intersect dan menjadi perkasa karenanya. Belum lagi kebiasaan buruk dari season 3 dan 4 masih dilanjutkan, yaitu menggampangkan penyelesaian masalah. Contohnya saja, sebegitu mudahkah 2 orang pembunuh terlatih ditaklukkan oleh duo Jefster hanya dengan mengancam dan menakut-nakuti mereka?

Untungnya…. yah, untungnya! Untungnya setelah 11 episode awal yang mayoritas kualitasnya biasa-biasa saja, 2 episode terakhir yang diputar beruntun justru mengejutkanku. Memang sebuah film bisa saja termaafkan segala kejelekannya jika memberikan ending yang sangat memorable bagi pemirsa, dan double last episodes Chuck ini termasuk hal yang membuatku memaafkan keburukan 11 episode awal. Apa yang ditampilkan dalam Chuck versus Sarah dan Chuck versus Goodbye adalah kompilasi momen terbaik yang akan membuat penonton yang telah kecanduan dengan season 1 dan 2 akan luluh hatinya. Dan endingnya yang sweet but bitter…… ugh, made my day mellow.

Jadi, bagi anda yang setia menonton penuh serial Chuck selama 5 musim penuh, percayalah… Hati anda akan luluh dan memaafkan kesenjangan kualitas diantara akhir season dua hingga final season, dan semua itu karena 2 episode terakhir dan ending yang menyentuh. Aku sampai tak habis pikir, bagaimana bisa Chris Fedak menyelesaikan Chuck diluar pakem yang biasanya ditampilkan belakangan ini.

Goodbye Chuck, Goodbye Sarah, Goodbye Casey, Goodbye Morgan, Goodbye Ellie, Goodbye Captain Awesome, Goodbye Jefster, Goodbye Big Mike.
Our life still goes on.

2 Responses to “Goodbye Chuck, thank you for these five AWESOME seasons”


  1. 1 grace January 30, 2012 at 2:26 am

    Thank you Chuck, Sarah, Morgan and Casey! Last two days have been so fun because of you! I am gonna miss all of you :’)

  2. 2 SCRIPTCATCHER May 15, 2016 at 10:19 am

    I was crying when i wacthed 2 final episode😦 and now i miss Chuck, I miss Saraah, even Morgan hahaha :’)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: