20th L’Anniversary Concert in Nagoya

Bagian depan Nippon Gaishi Hall siang hari, sebelum ramai dipadati fans di sore hari

Ketika Laruku berencana menggelar tour nasional memperingati ulang tahun 20 tahun terbentuknya band mereka setelah konser besar di Ajinomoto Stadium Tokyo, aku langsung ambil ancang-ancang untuk menonton langsung di kota terdekat yaitu Nagoya. Untuk itu aku harus memastikan perolehan tiket terlebih dahulu, yaitu dengan cara menjadi anggota Le Ciel, fans club resmi Laruku. Sebagai member Le Ciel, para anggota memperoleh kesempatan untuk memesan tiket sebelum dijual bebas ke masyarakat. Dengan membayar iuran anggota plus biaya masuk, jadilah aku member Le Ciel, dan benar saja beberapa minggu kemudian ada email dari Le Ciel yang menawarkan pembelian tiket konser 20th L’Anniversary sebelum dijual bebas. Nonton sendiri tentunya terasa sepi, sehingga aku menawarkan pada teman blogger yang juga penggemar Laruku Apratz yang berdomisili di Tokyo untuk nonton konser bareng sekaligus kopdaran antar blogger. Beliau setuju untuk nonton Laruku bareng di Nagoya dan jadilah aku memesan 2 tiket konser untuk konser hari pertama 2 November 2011.

Tiket konser 20th L'Anniversary Tour 2011

Rupanya Apratz mengalami kendala dan rintangan sebelum datang ke Nagoya, tapi syukurlah akhirnya beliau bisa datang dengan selamat. Penduduk Tokyo seharusnya berterima kasih kepada beliau karena Apratz cukup bersabar tidak berubah menjadi Godzilla untuk menginjak-injak Tokyo beserta isinya setelah mendapatkan ujian dan cobaan sebelum berangkat menuju Nagoya, bagaikan Bruce Banner malih rupa jadi The Incredible Hulk😈

Akhir kata aku menjemput beliau di stasiun Nagoya dan bersama-sama pindah jalur naik kerta menuju stasiun Kasadera. Sampai stasiun Kasadera kami jalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi konser bernama Nippon Gaishi Hall, dan kami disambut oleh…….. calo tiket (bahasa Jepang: daku-ya)😈
Hahahaha…. ternyata ada calo tiket juga, 2 orang. Walaupun cara mereka menawarkan tiket tidak terang-terangan hanya bilang dengan suara rendah kalau mereka menjual “tiket sisa” (mungkin mereka takut ketahuan panitia di dalam kompleks Nippon Gaishi Hall karena jika ketahuan bakalan berurusan dengan polisi).

Masuk ke dalam kompleks, kami melihat beberapa orang mengusung kertas bertuliskan “kami mencari tiket konser hari kedua”. Rupanya mereka mengincar tiket pertunjukan konser Laruku hari kedua tanggal 3 November. Di dalam kompleks terlihat ramai para pengunjung yang sudah datang terlebih dahulu antri dan memborong barang-barang memorabilia dan survenir konser 20th L’Anniversary yang dijual di counter khusus oleh panitia penyelenggara konser.

Antrian membeli memorabilia 20th L'Anniversary Tour 2011

Pintu gerbang dibuka jam 17.30 sore dan para penonton antri dengan teratur masuk ke dalam ruangan konser sambil mencari tempat yang sesuai dengan nomer yang tertera di tiket masing-masing. Tiba-tiba saja Apratz jadi agak senewen, rupanya nomer yang tertera di tiket kami tak jauh dari panggung hanya sekitar 15 hingga 20 meter. Wadduuuuhhhhh…. kalau gini bisa liat tampang para personil Laruku langsung dong, tanpa perlu melihat layar besar karena saking jauhnya jarak panggung. Barulah aku merasakan beruntungnya pesan tiket konser sebagai member fans club, dapat tiket dengan posisi strategis! Dan tiba-tiba akupun ketularan Apratz jadi ikutan gugup.

Tepat jam 18.30, lampu mendadak padam dan di layar depan diputar film prolog 20th L’Anniversary Tour 2011, dan setelah film selesai…….

Panggung pertunjukan sebelum konser dimulai

KONSER

Lampu menyorot sosok hyde yang menyanyikan bagian awal lagu Niji dengan A Capella, disambung dengan full music dipertengahan lagu. Benar-benar full music, karena yang mengiringi hyde bernyanyi ternyata bukan hanya tetsu, ken dan yukihiro semata, tetapi juga sekitar 12 orang lain di belakang mereka memainkan biola dan cello (8 violist dan 4 cellist). 12 orang ini mengiringi aksi Laruku untuk lagu-lagu slow yang biasanya diisi oleh suara program synthesizer, dan efeknya tentu saja jauh lebih mantap dibandingkan suara biola dan cello buatan program. Keren lah pokoknya. Setelah mendengarkan Caress of Venus dan ikut bertepuk tangan mengiringi Good Luck My Way, hyde berteriak menyuruh para penonton ikut melompat mengiringinya bernyanyi the Fourth Avenue Cafe, “tonde.. tonde… tonde kure yo!” (lompat…. lompat… lompat dong!). Kami para penonton ikutan larut dalam suasana dan melonjak-lonjak berlompatan.

Giliran hyde membawakan MC. Seperti halnya konser pembuka 20th L’Anniversary di Ajinomoto Tokyo, hyde juga menyinggung tentang umur Laruku yang telah menginjak tahun ke-20. Selanjutnya hyde mengomentari betapa dekatnya jarak panggung dengan penonton paling depan, yang katanya biasanya sekitar 10 meter ini malah 3 cm doang. Kemudian hyde menentukan nama panggilan untuk para penonton malam itu. Tadinya hyde memanggil Nippon Gaishi, tapi menurut hyde kepanjangan dan gak seru. Jadilah hyde menyingkatnya menjadi Shi-chan😆

Selanjutnya konser dilanjutkan dengan flower dan Drink it Down. ketika membawakan flower, hyde dua kali menggunakan harmonika yang dilemparkannya ke penonton setelah selesai dimainkan. Sayangnya tak ada yang dilemparkan ke arahku😦 Ketika masuk lagu Dune, hyde berkali-kali mengajak penonton bernyanyi bersama dalam unison. Sayangnya aku tak hapal lagu lama Laruku jaman indies mereka itu, jadinya agak malu juga mendengar banyak penonton ikutan bernyanyi bersama hyde. Lagu selanjutnya adalah Revelation. Astaga…. aku sebenarnya kurang sreg sama lagu ini di CD-nya, tapi pas dibawakan live di depan mata, Revelation ternyata lagu dahsyat yang mampu membakar suasana dan membuat para penonton ikutan head-banging dan menjerit bersama suara hyde dan tetsu, “REVELATION….” Lagu selanjutnya juga lagu lawas Garasu Dama, lalu dilanjutkan forbidden lover dengan suara menyayat kalbu (lagu ini bikin aku merinding pas dinyanyikan secara live). Setelah itu dilanjutkan dengan paduan lengkingan gitar ken dengan suara biola/cello untuk mengawali lagu selanjutnya My Heart Draws a Dream.

Kali ini ken yang mendapat giliran menjadi MC. Seperti biasanya, ken ngobrol dengan gaya kocak plus logat kansai-nya yang kental. Hal pertama yang diucapkan ken adalah pertanyaan bagi penonton, “Lagi ngapain kalian disini? Yang kerja ngacung! yang sekolah ngacung! Loh… hari ini khan bukan hari libur! Bolos yah?”😆
catatan: 2 November 2011 adalah hari rabu dan bukan tanggal merah (tidak libur).
Lalu ken bercerita dengan kejadian di toilet sebelum manggung, agak porno sih tapi bikin ketawa ngakak. ken bilang, di toilet untuk kru dan staff ada potongan gambar personil Laruku sebesar manusia yang didirikan di dekat pintu masuk toilet dan bentuknya mirip patung. Menurut ken, gambar yang paling nyebelin tuh gambar hyde yang berpose kayak orang melotot. Bayangkan kata ken, waktu dia kencing… gambar si hyde kayak sedang ngeliatin “anu”nya si ken. Bikin ken yang lagi kencing jadi senewen abis😆

Selesai MC, hyde mengambil gitar dan memainkan intro lagu Honey, dilanjutkan Seventh Heaven dan Blurry Eyes. Lagi-lagi peluit yang digunakan sewaktu membawakan Blurry Eyes tak ada yang dilempar ke arahku…. gak dapat barang memorabilia lagi deh. Setelah membawakan 3/4 lagu Blurry Eyes mereka berhenti kembali untuk memberi kesempatan pada tetsu menjadi MC acara konser.

Seperti biasanya tetsu bertanya pada pengunjung, “GENKI?” dan “TANOSHII?” Lalu tetsu rupanya ketularan ken ngerjain hyde dan dia mempertanyakan keputusan hyde memilih Shi-chan sebagai singkatan Nippon Gaishi… kenapa bukan Gai-chan? Lalu kata tetsu, nanti di konser 20th L’Anniversary terakhir di Osakan Dome bakal dikasih singkatan apa? Dom-chan? Con-Dom-chan?😆
MC tetsu diakhiri dengan pancingan ke ken. Dan ken kemudian memberikan bonus kepada para penonton dengan menyanyikan lagu Doraemon no Uta!!!😆

Kemudian 1/4 lagu Blurry Eyes yang tersisa dilanjutkan hingga habis dan disambung jeritan hyde, “ARE YOU READY?” disambut dengan lagu Ready Steady Go yang diiringi lagi oleh para penonton yang ikut melompat-lompat sambil teriak melanjutkan ucapan READY-nya hyde dengan “STEADY GO!” hingga suara serak. Selesai membawakan Ready Steady Go, hyde, ken dan tetsu meninggalkan panggung untuk diisi sendiri oleh yukihiro dan perangkat drums miliknya. yukihiro menampilkan keahliannya memainkan stik dan drum dalam sebuah aksi solo sampai masuk waktu jeda sekitar 15 menit.

Lagu encore pertama diisi oleh Kasou yang dibawakan dengan gaya accoustic diiringi orkestra 12 alat gesek. hyde yang diapit tetsu dan ken duduk, diatas ruangan tempat para violist dan cellist memainkan alat musik mereka. Sepertinya trend menyanyi live P’unk en Ciel sudah berakhir dan digantikan trend manggung yang baru L’Acoustic. Lalu dilanjutkan dengan lagu dari single terbaru mereka XXX, Dive to Blue dan Link. Ternyata lagu Link keren banget jika dibawakan live, para penonton ikut bertepuk tangan mengiringi lagu Link yang dibawakan diatas panggung.

MC final diisi oleh hyde. Diawali dengan obrolan kocak hyde tentang email dari seorang kenalannya yang bertanya, “Haido….. kamu homo yah? suka anunya cowok?” sambil melirik ken yang cengar-cengir gara-gara MC-nya tadi😆
MC hyde diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada para fans yang telah terus mendukung dalam perjalanan karir musik Laruku hingga 20 tahun. Dan Laruku-pun membawakan lagu terakhir “Bless” dalam konser 20th L’Anniversary hari pertama di Nippon Gaishi Hall Nagoya. Selesai membawakan Bless, para personel meninggalkan panggung kecuali tetsu yang membagi-bagikan sekeranjang pisang. Lagi-lagi tidak ada yang dilemparkan ke arahku😦

KOMENTAR

Menurutku, L’Arc~en~ciel diatas panggung live, bukan hanya band yang menjual lagu dan musik berkualitas semata. Mereka juga menjual visual entertainment dengan mengadakan visual effect yang membuat para penontonnya seakan berada di dunia lain. Apratz sendiri menyatakan “akhirnya kembali ke dunia nyata” setelah konser selesai, dan ini menyatakan betapa konser mereka bisa membangkitkan euforia. Mulai dari light effect, film yang diputar layar besar di background panggung, hingga permainan sinar laser mampu membangkitkan emosi dan memberika nuansa berbeda dibanding hanya mendengar lewat CD ataupun menonton DVD konser mereka. Yang paling kusyukuri adalah kami mendapatkan tempat menonton yang strategis dan cukup dekat dengan panggung. Mungkin ini disebabkan oleh pembelian tiket dengan status member Le Ciel, sehingga kami mendapatkan nomer urut awal karena tiket terlebih dahulu ditawarkan ke member Le Ciel sebelum dijual untuk umum. Hal lain yang kusukai adalah Laruku menggunakan musisi pengiring asli yang menggunakan biola dan cello sebagai pengganti suara program synthesizer, dengan demikian suara terdengar lebih natural.

Kalau boleh menilai, dari seluruh konser yang pernah kutonton, 20th L’Anniversary 2011 adalah the best of the best concert that I’ve ever seen.
Dan aku ingin menonton konser mereka yang berikutnya. Ketagihan? Itu pasti😆

Setlist
01. niji
02. Caress of Venus
03. GOOD LUCK MY WAY
04. the Fourth Avenue Cafe

―MC hyde―

05. flower
06. DRINK IT DOWN
07. Dune
08. REVELATION
09. Garasu dama
10. forbidden lover
11. MY HEART DRAWS A DREAM

―MC ken―

12. HONEY
13. SEVENTH HEAVEN
14. Blurry Eyes (3/4)

―MC tetsuya―

14. Blurry Eyes (1/4)
15. READY STEADY GO

Encore
16. kasou (L’Accoustic)
17. XXX
18. DIVE TO BLUE
19. Link

―MC hyde―

20. BLESS

22 Responses to “20th L’Anniversary Concert in Nagoya”


  1. 1 sabila amalina (@sabilamalina) November 3, 2011 at 6:13 pm

    waahhh sugoii!! ngiri sekali bisa liat konser live-ny laruku!! hehe

  2. 2 Disc-Co November 4, 2011 at 1:23 am

    Setlist nya sebagian besar lagu favorite saya semua, tapi sayang mereka gak bawain Driver’s High, padahal saya pertamakali jatuh cinta sama Laruku lewat lagu itu.😛

    Dan saya masih tidak mengerti, kok sepertinya Tetsu itu cinta sekali terhadap pisang yah? Tiap kali nonton video konsernya, sering sekali dia memukulkan bass nya dengan pisang dan/atau dilempar ke penonton.😆

  3. 3 Zeph November 4, 2011 at 2:10 am

    Postingan yang bikin iri😦

  4. 5 AnDo November 5, 2011 at 5:51 am

    @sabila malina
    @Zeph
    @Adi Nugroho
    Wah saya minta maaf deh udah bikin kalian iri😛

    @Disc-Co
    Gara2 nonton GTO yah King?
    Katanya sih hari ke-2 konser, lagu itu ditampilkan. Bukan rejeki saya kali yah…

    Soal mukimpo-kun (pisangnya tetsu) aku jg kurang tau sumber awalnya dia selalu identik dgn pisang. Biasanya sih tetsu main2 dgn pisangnya dipertengahan show sebelum bawain lagu Stay Away, kebetulan di dalam set list gak ada lagu itu, jadinya pisang dibagikan setelah konser selesai.

    ini ada klip omongan tetsu ttg mukimpo-kun http://www.youtube.com/watch?v=MN2lWp88S_M

  5. 6 ardhie90 November 7, 2011 at 4:22 am

    boleh saya share di community Laruku Indonesia .?

  6. 8 Ditya Adit November 7, 2011 at 5:44 am

    wah keren tapi saya juga optimis positif acara 21 one night 20th anniversary konser laruku di epicentrum juga bakal sukses mohon bantuan dan kerjasamanya.

  7. 9 -zZz- November 7, 2011 at 6:10 am

    OMG, saia berkali2 brenti baca ditengah cuma buat narik napas sambil bilang “kereeeeeeennnn banget” >.<

    thanks buat report-nya yang bener2 deskriptif banget, cukup bikin saia bisa merasakan suasana konsernya dan dibikin matii ngiri, tapi juga makin berambisi buat ntn konser mreka scr live, somedayy :)…

  8. 10 ANn November 7, 2011 at 6:02 pm

    Hi! Thank you for the live report🙂
    I enjoy reading it😉 dan ga ada rasa iri, sy berharap suatu saat bisa ke Jepang n nonton live mereka.

    Btw, jd Ken liat poster larc d kamar mandi venue ya bkn d rmh dia? haha…selama ini live report yg sy bc poster itu d kamar mandi rumah Ken :p
    Thank u for clearing this up n thank u for the other member MC translation ^^

  9. 11 ardhie90 November 8, 2011 at 5:06 am

    arigato ..
    di sini lagi heboh buat nonton konsernya Laruku yang di bioskop itu, hho

  10. 12 AnDo November 8, 2011 at 6:25 pm

    @Ditya Adit
    Semoga sukses acaranya

    @-zZz-
    Jangan berhenti berharap dan berusaha, ganbatte!!!!

    @ANn
    Bukan poster, tapi foto segede manusia yang bagian belakangnya di pasang penompang supaya bisa berdiri, ken bilang itu kayak ningyo (patung/boneka).
    Kalau poster sih, kata ken masih mendingan😆

    Sebenarnya masih ada cerita ken main ke shikoku dan kobe. Di kobe, ken mengunjungi pet-shop dimana dia membeli seekor hewan imut dan lucu. Hanya saja ken gak tau cara meliharanya, padahal udah keburu dibeli dan dibawa pulang😆

    @ardhie90
    sama-sama
    ayo nonton, seru loh.
    Kalau ditonton rame2 jd serasa suasana konser beneran \m/

  11. 13 ardhie90 November 11, 2011 at 5:16 pm

    iia pengen sekali, tapi nunggu anak – anak disini🙂
    yang banyak ya review tentang Larukunya🙂

  12. 15 kachy February 9, 2012 at 11:57 am

    wah……
    cara penyampaiannya keren bgt
    seolah2 bisa merasakan langsung suasana d tekape
    nice post
    (walopun tlat mbacanya)

  13. 16 Achmad Syaiful Makmur February 22, 2012 at 4:40 pm

    Waduh,,, selasa nonton langsung🙂 Dulu hasil penantian 8 tahun dengan 5000 km jarak baru bisa nonton Hyde di konsernya vamps,,, moga Mei ntar terwujud nonton Laruku di Jakarta setelah 10 taun nunggu dan 2 kali ngejar mereka ke sana🙂

    • 17 AnDo February 22, 2012 at 5:42 pm

      @kachy
      thanks😀
      (walau telat bales)

      @Achmad Syaiful Makmur
      Vamps yah? saya pribadi kurang sreg sama musik Vamps. Ada 2 alasan sih:

      1. Musik Vamps terlalu raw, kayak kurang polesan dan sentuhan akhir. Tapi dengar2 sih memang hyde pengen sound di Vamps kayak begitu supaya beda dengan L’Arc~en~Ciel.
      2. Suara hyde di Vamps nggak sehalus di L’Arc~en~Ciel, malah kadang di serak-serakin supaya terkesan nge-rock abis. Sekali lagi mungkin karena hyde pengen beda dengan proyek utamanya di L’Arc~en~Ciel.

      Saya pribadi juga menghargai proyek sampingan member L’Arc~en~Ciel yang lain, walaupun yaahhhh…. selera kuping masing2 orang berbeda😛 .

      btw, saya suka L’Arc~en~Ciel bukan karena tampang personil, fashion ataupun kultur. Saya suka L’Arc~en~Ciel murni gara2 sound dan musiknya.

  14. 18 Achmad Syaiful Makmur March 10, 2012 at 4:03 am

    haha… yups.. selera boleh beda laruku tetep satu. Yang jelas kesukaan saya sama karya-karya laruku termasuk tampang2 mereka yang enak dicontoh bikin saya juga kenal karya2 VAMPS yang menurut saya juga bagus, walau gak semuanya sehebat karya2 di laruku… wajar aja, kayak yang Tetsu bilang kalau semua personel laruku itu a good song writer and a good composer, belum tentu hal yang sama berlaku di VAMPS. Anyway, great post🙂

  15. 19 sabila amalina (@sabilamalina) May 8, 2012 at 5:23 am

    konser L’20 habis seoul kan ke yokohama, osaka dan tokyo, nonton lagikah?? menunggu reportnya juga kalo ikutan nonton!! heheh

  16. 20 aneh tapi nyata November 30, 2014 at 5:33 am

    Parah, sampe nonton Laraku ke Jepang
    bikin Iriiiiiiiii


  1. 1 Entah kapan bisa nonton konser Tokyo Jihen « Toumei Ningen – The Reviews Trackback on November 13, 2011 at 4:14 pm
  2. 2 L’Arc~en~Ciel Exclusive Live Concert for LE-CIEL Member 2012 « Toumei Ningen – The Reviews Trackback on February 25, 2012 at 1:56 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: