Detective Conan The Movie 15: Quarter of Silence

Masih berminat nonton Detective Conan layar lebar? Entah kenapa, menurutku semakin besar angka the movie-nya justru semakin membuatku malas nonton di bioskop dan tak terlalu penasaran untuk nonton di media lainnya. Malah akhir-akhir ini serial TV-nya juga sudah jarang kuikuti lagi. Tapi ya sudah, toh aku sudah mengikuti serial Conan hingga belasan tahun (film ke-15 berarti riwayat anime Detective Conan sudah memasuki tahun ke-15) walaupun sudah tidak kontinyu seperti dulu. Mengenai judul, maksud dari judul Quarter disini adalah 15 menit, dihubungkan dengan batas waktu yang dimiliki korban tertimbun longsoran salju untuk hidup sebelum akhirnya tewas kedinginan jika terlambat ditemukan.

Film dibuka dengan adegan seorang anak kecil bernama Touma dikejar sosok misterius 8 tahun yang lalu di kampung Kitanosawa. Touma terjatuh dari lereng dan pingsan sebelum akhirnya tertolong. Adegan meloncat ke masa kini dimana acara pembukaan jalur kereta bawah tanah yang baru oleh gubernur Tokyo disabotase dengan ledakan bom. Conan berdeduksi bahwa peristiwa sabotase kereta bawah tanah tersebut ada hubungannya dengan karir politik sang gubernur sebelum menjabat sebagai gubernur Tokyo. Akhirnya seperti biasanya, rombongan Conan pelesir ke kampung Kitanosawa, sebuah kampung baru dimana seluruh penduduknya merupakan penduduk pindahan dari kampung Kitanosawa lama yang lahannya dibebaskan demi pembangunan bendungan baru 8 tahun yang lalu. Orang yang bertanggung jawab membebaskan lahan dan memindahkan kampung Kitanosawa adalah gubernur Tokyo di awal film. Lalu dimanakah hubungan antara Touma, sabotase kereta bawah tanah di Tokyo dan pembangunan bendungan Kitanosawa?

Sudahlah banyak aspek dalam cerita Detective Conan yang tidak masuk akal tapi masih kumaklumi demi tuntutan setting cerita. Masalahnya, film ini memasukkan terlalu banyak unsur yang dipaksakan. Mulai dari ide menghubung-hubungkan antara kejadian pemboman di Tokyo dengan bendungan Kitanosawa, kemudian deduksi ala detektif yang sok nyambung-nyambungin, hingga (spoiler) plot twist menempatkan pelaku lebih dari satu orang (spoiler end) yang keliatan maksa banget. Terus terang saja, plot twist yang kutulis diatas sama sekali tidak membuatku terkejut, malah berhasil membuatku mengerenyitkan kening karena merasa dicekoki supaya menerima plot maksa seperti itu. Belum lagi keanehan tentang si kriminal yang jago meletakkan bom pada posisi yang tepat secara matematis dan juga bagaimana cara memperolehnya…… yaaahhh, itu sudah beberapa kali ditampilkan dalam film-film sebelumnya dan sudah kuanggap semacam “trademark” Detective Conan The Movie, ibaratnya nenek-nenek pikun aja bisa jadi pelaku pengeboman.

Walaupun 2 film Detective Conan terakhir masih berada dibawah standar, paling tidak masih ada unsur menarik yang mampu mengangkat film tersebut dari lumpur kebosanan. Misalnya saja film ke-13: The Raven Chaser dengan keterlibatan Organisasi Hitam, atau film ke-14: The Lost Ship in the Sky dengan bromance antara Conan-Phantom Kid. Lalu bagaimana dengan film ini? Ada sih sedikit adegan menarik dan dialog antar tokoh yang kebetulan mengena bagi penonton yang mengikuti bagian awal cerita serial Detective Conan. Misalnya saja kondisi Touma yang bagaikan anak kecil terperangkap di tubuh remaja dewasa terlihat kontradiksi dengan situasi yang dihadapi Conan dan Ai. Sisanya? Yah, cuma ngumpul-ngumpulin mayoritas tokoh-tokoh serial Conan yang terus terang saja tak memberikan pengaruh signifikan terhadap cerita, lalu diberikan sebuah kasus, dan semua berakhir bahagia kecuali bagi si kriminal yang walaupun tubuhnya terperangkap di tengah bendungan penuh bom masih hidup di akhir film.
Kalau anda penggemar serial Detective Conan, nonton saja walau jangan berekspektasi besar terhadap film ini. Kalau anda penggemar anime secara umum, melewatkan film ini sepertinya tak terlalu mengganggu hobi anda.

Rating: 2.75/5

28 Responses to “Detective Conan The Movie 15: Quarter of Silence”


  1. 1 Elka October 31, 2011 at 12:50 am

    saya penggemar serial conan🙂

  2. 3 Akiko November 3, 2011 at 10:28 am

    Adegan Conan sama Ran bagaimana?
    *alasan satu-satunya masih mau ngikutin Conan*😳

    Di Conan, karakter Shinichi, menurutku menarik, karena dia dan ayahnya pengagum Sherlock Holmes.:mrgreen:

    BTW, dari beberapa cerita Detektif yang pernah saya ikuti, ternyata karangan Matohirou Kato, yang QED, dan entah apa satunya lagi, yang dari segi cerita lebih masuk akal dan cukup dapat diterima. Eh, DDS juga lumayan dari Conan.😛
    Dari info yang saya dengar, Kato termasuk pengarang cerita detektif yang cukup populer ya di Jepang?

    • 4 AnDo November 3, 2011 at 4:42 pm

      Adegan Conan sama Ran bagaimana?

      biasalah, masih a la adegan Shota dan Oedipus Complex😈

      Di Conan, karakter Shinichi, menurutku menarik, karena dia dan ayahnya pengagum Sherlock Holmes.:mrgreen:

      Hooooo…. karakter imajiner yang mengagumi karakter imajiner lainnya \m/

      Kato termasuk pengarang cerita detektif yang cukup populer ya di Jepang?

      Wah, saya gak tau yah, soalnya setahuku dia baru satu kali dapat penghargaan… ya itu tadi lewat QED.
      Lagipula dia cm terlibat sbg mangaka, tidak sebagai novelist ataupun bentuk tulisan lain, ngetopnya jg masih dilingkungan manga saja bukan penulis secara umum.

  3. 5 elka November 4, 2011 at 7:10 am

    oh iya, saya juga pernah baca QED, bagus. tp ngomong2 mas ando, Quod Erat Demonstrandum itu artinya apa sih ?

  4. 7 ardhie90 November 7, 2011 at 4:20 am

    saya sudah nonton ….
    keren ^^,b

  5. 8 Irish11 November 7, 2011 at 5:23 am

    saya penggemar Conan udah lama.. & slalu ngikutin smw movie + anime + manga nya..
    Jujur, sampe skrg, movie yg pling ngena, itu cma movie yg kedua, -The Fourtenth Target- slain itu mending baca manga nya :p.
    wat movie 15 ini, awalny si saya berpikir, “wihh.. adegan bom di kereta nya keren..” seenggaknya itu yang terlintas smpe 30 menit awal, abis itu ketiduran.. (-___-“)
    nyoba ngulang nonton lgi, & ketiduran lgi..
    (cz mnurut saya, sebagus2nya pilem, bakalan bikin org yg ngantuk sekalipun jdi melek, entah itu dari sisi cerita, adegan, gmbar, atau apapun itu, -yg anehnya, ga bgitu saya dapetin di movie ke 15 ini-)
    (spoiler)
    adegan yg paling saya sukai itu di menit2 awal, (pas ada bom2-an :D) sama di menit2 terakhir, (pas si Ran nyari2 Conan).
    Intinya, ga worthless2 amat ko wat ditonton sama para penggemar Conan..😀

    * sekali lagi, ini cuma pndapat, kalo disuruh ngebikin anime kayak gini juga saya ga bakal bisa. (-__-“) saya bisanya cuma komentar aja.🙂

  6. 9 AnDo November 8, 2011 at 6:19 pm

    @irish11

    * sekali lagi, ini cuma pndapat, kalo disuruh ngebikin anime kayak gini juga saya ga bakal bisa. (-__-”) saya bisanya cuma komentar aja.🙂

    santai aja gan. banyak orang2 yang sok menggurui marah2 baca tulisan saya yg kasih rating film kesukaannya jelek.
    kita ini penonton loh, wajar aja kalau kecewa sama film yg kita anggap jelek😛
    toh posisi kita ini sebagai pengamat dan komentator, bukan pembuat animasi😆

  7. 10 san November 30, 2011 at 7:04 am

    memang untuk Detective Conan movie ke 15 ini cukup mengecewakan.

  8. 11 orang edan December 16, 2011 at 9:20 am

    admin, hargai karya orang lain dong! jangan cuma bisa ngatain karya orang aja

    • 12 AnDo December 16, 2011 at 12:41 pm

      @orang edan
      hargai review orang lain dong! jangan cuma bisa komen ngatain postingan orang lain aja. Bikin keq tulisan review di blog sendiri.

      • 13 Resty ingin tahu May 14, 2012 at 3:51 am

        Saya rasa berusaha menghubungkan hal2 (yg bagi orang2 berpikiran pendek tidak masuk akal) adalah pekerjaan yang luar biasa.
        Toh penulis juga berhasil merangkai jalinan sebab akibatnya.
        Jiwa2 pengamat tidak hanya dilihat saat anda berhasil mengeluarkan kritikan2 pedas yg membuat orang yakin tapi juga dilihat dari bagaimana pengamat itu mengambil hal2 luar biasa dari narasi/film. Setelah it brulah dibndingkan, lbih besar mana kelebhan atau kekurangannya.

        #just my opinion

      • 14 AnDo May 14, 2012 at 5:47 pm

        @Resty ingin tahu

        Saya rasa berusaha menghubungkan hal2 (yg bagi orang2 berpikiran pendek tidak masuk akal) adalah pekerjaan yang luar biasa.

        Saya rasa, orang-orang yang memuji hal-hal yang tak masuk akal dan berusaha menghubung-hubungkannya supaya masuk akal yang pada akhirnya justru berakhir menggelikan, adalah orang-orang yang perlu belajar logika lebih banyak. Anda masih muda, belajarlah logika lebih lanjut. Atau paling tidak bacalah novel2 detektif yang berkualitas seperti karya Arthur Conan Doyle, Agatha Christie, Dorothy L. Sayers atau Ngaio Marsh, nanti juga akan melek sendiri dgn apa saya maksud.
        Jika banyak hal yang tak masuk akal untuk cerita fantasi, saya masih maklum loh. Namanya juga fantasi. Tapi untuk cerita detektif yang mengandalkan logika? Maaf, saya sulit memakluminya.

        Jiwa2 pengamat tidak hanya dilihat saat anda berhasil mengeluarkan kritikan2 pedas yg membuat orang yakin tapi juga dilihat dari bagaimana pengamat itu mengambil hal2 luar biasa dari narasi/film. Setelah it brulah dibndingkan, lbih besar mana kelebhan atau kekurangannya.

        Silahkan baca tulisan saya yang lain, jangan cuma satu-dua postingan film Conan saja. Anda sepertinya terlalu cepat berasumsi hanya dengan membaca satu dua tulisan film Conan.
        Kalau anda baca review saya yang lain, anda akan mendapatkan bahwasanya saya adalah pengamat yang fair dan jujur, karena saya akan bilang bagus untuk film yang bagus, dan tak segan bilang jelek untuk film yang jelek.

        #just my 2 cents#

      • 15 Elkha May 15, 2012 at 9:23 am

        hihihi…mas Ando masih sarkatis seperti biasa.

      • 16 AnDo May 15, 2012 at 6:22 pm

        @Elkha
        Udah agak jarang sih, tergantung lawan komen-nya juga.

  9. 17 jinx December 17, 2011 at 7:36 am

    mending suruh bikin movie sendiri tuh adminnya,,,
    gak menghargai banget sih,,,,

    • 18 AnDo December 17, 2011 at 8:56 am

      @jinx dan orang edan
      oh.. saya sangat menghargai film karya orang lain, karena itu saya selalu berusaha nonton film secara resmi di bioskop atau pinjam DVD original, bukan bajakan atau download gratisan lwt internet seperti anda mungkin.
      hargai dong yang susah payah bikin film dengan memberikan kontribusi uang pada pembuat film.

  10. 19 neng laela January 10, 2012 at 8:00 am

    assalamualaikumm.
    maaf sebelumnya saya mu nanya kalo mu rental dvd or vcd detective conan dijakarta dimana ya ??bisa minta alamatnya gk?
    makasi sebelumnya

  11. 20 neng laela January 10, 2012 at 8:23 am

    aduu mas ando..gomene
    tdi sy gk sempet baca sutradara blognya mas..hehe ternyata mas di jepang ya,..bukan di jakarta..
    39

  12. 22 gogo January 14, 2012 at 6:17 am

    ntah mengapa lebih greget movie conan 1 – 12 aj.. lbh mantab, tegang, dan kisahnya keren.

    • 24 AnDo October 24, 2012 at 3:30 pm

      @fian
      Fian belajar menulis yang baik dan benar dulu yah. Nanti kalau sudah lulus SD, Fian boleh mampir lagi di blog Oom dan menulis komentar dengan tata bahasa yang baik dan benar.

  13. 25 Dante April 3, 2013 at 8:27 am

    Sudahlah… Bwt ap berdebat untk sesuatu yg kiranya sudh tak bsa diubh lg…. Ini hnya animasi kan??
    Imajinsi dn ketermpilan penulis dituang didalmnya…. Jd kta sebgai penikmat, hnya tnggl menikmati. Bla tdk suka, ya sudh…
    Dn buat admin, seprtnya anda adlh orng yg berintelektual… Tetpi, dri blsn comenant anda, anda justru memperlhtkan kelemahan anda sndri… Dimna anda tdk bsa menerma kritikan ataupn pendapt tentang karya dn pemikrn anda…

    • 26 AnDo April 3, 2013 at 3:20 pm

      @Dante
      Jadi begini yah Dante. Saya ngeblog sejak tahun 2006 dan nulis review di blog ini sejak 2008, dan dalam kurun waktu tersebut saya sudah bisa membedakan mana kritik yang serius menilai tulisan dan mana komentar asal bacot orang-orang bodoh.
      Kalau kritik yang serius, saya akan balas sama seriusnya dan kadang-kadang bisa jadi diskusi yang menarik dan berguna menambah pengetahuan kedua belah pihak.
      Justru karena saya masih mau memakai otak, saya ogah menanggapi komentar dari troll idiot yang asal bacot dengan balasan komentar serius, biasanya saya tanggapi dengan bahasa sarkasme plus sindiran agar mereka sadar dengan kebodohannya dan mau berubah. Tapi yang namanya troll, udah nyampah komen asal bacot, biasanya nggak pernah balik lagi balas komen. ujung2nya sih, mereka tetap saja goblok nggak sadar-sadar.
      Btw, biasanya komentar asal bacot itu banyak bertebaran di film2 kualitas menengah ke bawah kayak Conan The Movie ini.
      Cobalah baca komentar2 berisi kritikan bagus di review film2 serius yang meraih penghargaan festival film manca negara, jangan hanya menilai lewat komentar di satu tulisan.
      …. itupun kalau Dante bukan troll numpang lewat.😛

  14. 27 Exandy May 13, 2013 at 1:47 pm

    Penggemar setia Detective Conan.. selalu menghargai dan menikmati anime ini..

  15. 28 tiwi pratiwi October 13, 2013 at 10:17 am

    conan is the best!!🙂
    keren.. keren


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: