Ultra C Live Tour 2010 – Tokyo Jihen Concert

Ketika konser promosi album ke-4 Tokyo Jihen yang bertitel Sports diumumkan, aku sudah ngebet sekali pengen nonton. Sayangnya dengan kesibukan bejibun, akhirnya batal juga usaha untuk mencari tiket konser (kalaupun dicari juga belum tentu dapat, mengingat antrian pemesan tiket juga gila-gilaan). Walaupun demikian, paling tidak aku masih bisa melihat aksi mereka dalam konser yang diberi judul Ultra C ini lewat DVD. Rekaman konser ini sendiri diambil dari salah satu dari rangkaian penampilan mereka di Tokyo Kokusai Forum Hall A, dengan beberapa cuplikan special performance dari masing-masing kota lain.

Konsep tata panggung mereka kali ini banyak sekali menggunakan permainan lampu dan cahaya laser. Yang agak mengejutkan adalah penampilan personil Tokyo Jihen yang eksentrik (kalau tak mau dibilang ajaib). Mulai dari kostum bergaya The Flinstones ditambah dengan tata rambut model aneh, membuat performance mereka kali ini lebih ajaib dibandingkan penampilan Tokyo Jihen dalam konser Spa and Treatment 2007 yang cenderung bebas santai. Aku curiga kalau outfit yang mereka tampilkan ini merupakah ide Shiina Ringo yang memang dikenal punya selera tak biasa. Padahal kalau melihat tema yang dibawakan dari album Sports sendiri mengacu pada olah raga, sehingga aku membayangkan kalau mereka akan tampil rada bebas dengan kostum atlet😆

Konser dibuka dengan lagu Kachiikusa (bukan Ikiru seperti perkiraanku, mengingat gaya lagu Ikiru cocok dijadikan sebagai opening stage), disusul dengan FAIR dan Denpa Tsuushin. Konser juga diisi oleh lagu-lagu diluar album Sports, seperti Shounan, Shuraba, hingga Killer Tune. Selain itu juga Tokyo Jihen membawakan lagu-lagu dari album solo Shiina Ringo yang sudah dikenal publik seperti Marunouchi Sadistic dan Ariamaru Tomi. Konser Ultra C diakhiri dengan lagu Kiwamaru (yang ini memang cocok dijadikan ending).

Secara keseluruhan, Tokyo Jihen kulihat semakin padu dalam bermain live dan konsep musik mereka semakin merambah ke fushion diluar Jazz-Rock. Ada kalanya mereka justru menambah unsur Rock dalam arransemen suatu lagu dan menambah aroma Jazz fushion dalam lagu yang lain. Kalau ditinjau secara personil, semua member telihat enjoy dengan peranan mereka dalam grup dan skill bermusik mereka sudah tak perlu diragukan lagi. Walaupun Izawa tak seheboh HZM (pianis pertama Tokyo Jihen), tapi kali ini Izawa terlihat lumayan heboh. Lihat saja aksi Izawa sewaktu membawakan lagu Noriki.

Stealing scene:

  • Noriki. Penampilan setiap personil pada lagu Noriki benar-benar keren, ditunjang dengan animasi di layar belakang membuat lagu ini mampu menyihir penonton. Yang paling menonjol di atas stage pada momen ini? Sang Keybordist Izawa tiba-tiba menjadi dewa panggung!
  • Marunouchi Sadistic. Dalam versi kali ini Shiina Ringo menyanyikan dengan versi lirik bahasa Inggris yang belum pernah kudengar. Diiringi dengan slow pace jazzy tone, aransemen untuk live kali ini memberikan nuansa berbeda bagi lagu lama milik Shiina Ringo ini
  • Nodoteki Sanpunkan. Penampilan live lagu ini di atas panggung menjadi istimewa karena waktu untuk memainkan lagu dihitung mundur supaya pas 3 menit. Kalau diperhatikan, Ukigumo tak memainkan gitar ketika ikut berduet menyanyi bersama Shiina Ringo. Sepertinya sound gitar Ukigumo direkam untuk dijadikan pegangan agar lagu dimainkan pas 3 menit. Ini tebakan pribadi lho😛
  • Sounan. Sebenarnya Sounan sudah cukup nge-rock dalam versi aslinya, tapi kali ini Sounan terasa semakin “keras” dan kental aroma Rock-nya dengan aransemen berbeda. I love this version though they cut the guitar melody’s part.
  • Shuraba. Aku selalu suka live performance dari Shuraba, dan kali ini mereka membawakan Shuraba versi single yang lengkap dengan gitar latin Ukigumo sehingga membuat aroma Jazzy Fushion-nya lebih terasa. Uniknya lagu ini ditempatkan justru setelah Sounan yang nge-Rock abis😆
  • Zettaizetsumei. Mungkin lagu ini menjadi memorable karena bass Kameda Seiji mengalami masalah diawal lagu, sehingga 3 anggota lain harus meng-cover bagian Kameda ketika bass guitar sedang diperbaiki.
  • Chiba Special. Ukigumo mengambil jatah vokalis sambil bercanda kalau kali ini Shiina Ringo yang jadi musisi pengiringnya. Ukigumo menyanyikan lagu yang dipopulerkan Engelbert Humperdinck yang berjudul Release Me dengan genre fushion country.
  • Osaka Special. Kali ini yang mengambil jatah vokal adalah Seiji Kameda. Sebelum menyanyi, Kameda bercerita tentang masa kecilnya hingga berusia 12 tahun ketika tinggal di kota Osaka. Hanya ditemani dengan gitar akustik, Kameda menyanyikan lagu ciptaannya sendiri Senko Shojo.

17 Responses to “Ultra C Live Tour 2010 – Tokyo Jihen Concert”


  1. 1 lambrtz December 5, 2010 at 5:55 am

    OOT dikit: Apakah Tokyo Jihen ini, seperti band papan atas Jepang lainnya, hanya menggelar konser di Jepang?😐

  2. 2 ardhie December 5, 2010 at 8:39 am

    ah ……
    disni masih susah cari DVDnya …
    kirimin dunn …
    T.T …

    • 3 AnDo December 5, 2010 at 9:14 am

      @lambrtz
      ralat dikit buat kalimat “seperti band papan atas Jepang lainnya”, karena ada band yang bikin tour ke negara luar Jepang.
      Setahuku sampai sekarang, baik Shiina Ringo sebagai solo maupun Tokyo Jihen belum pernah konser keluar Jepang. Penyebab utama sih karena penggemar Tokyo Jihen sendiri tak sebanyak fans artis lain, termasuk di dalam Jepang sendiri. Tapi penggemar Tokyo Jihen dikenal fanatik karena rata2 punya selera yang sama yaitu Jazz fushion. Bisa dibayangkan berapa banyak penggemar Tokyo Jihen diluar Jepang kalau yg dalam negeri sendiri tak sebanyak penggemar Mr. Children.
      Bandingkan dengan L’arc en Ciel yang punya base penggemar internasional (terutama RRC, Taiwan dan Korsel) sehingga kalau tour konser keluar, tiket selalu sold out. Bahkan konser Laruku tahun 2008 di Paris Perancis bisa sampai membelundak.
      Atau seperti The Pillows yang di Jepang sendiri tak terlalu terkenal, tapi penggemar anime di USA kenal mereka gara2 anime FLCL. Jadinya mereka sering diundang manggung di Amrik.

      Band lain yang pernah manggung diluar Jepang e.g.: Glay (RRC, USA), The Brilliant Green (USA), B’z (USA, Canada), Ellegarden (USA, Korsel).
      Jadi menurutku sih, kebanyakan dari band yg manggung diluar Jepang lebih karena undangan. Hanya band yang memang popularitasnya tinggi diluar negeri yang bikin rute tour keluar negara Jepang.

      @ardhie
      Bisa pesan online lewat cdjapan atau amazon gan😀

  3. 4 ardhie December 8, 2010 at 1:03 am

    untuk yang Laruku, disni juga ada basenya [ tapi mungkin lebih enak disebutnya, seperti community gt ] gan …
    dari sabang sampai marauke, hampir semua tau laruku
    kapan mereka mau manggung di Indonesia ye .???? -.-a

    Boleh juga thu, ntar ane cobba dhe
    ^^.

    • 5 AnDo December 8, 2010 at 1:20 am

      @ardhie
      Kalau yg dimaksud dalam komunitas orang2 yg suka jejepangan, memang hampir semua kenal Laruku. Kalau di generalisasi seluruh orang, kayaknya nggak sih.
      Kalau soal manggung, itu tergantung manajemen mereka. Setauku, Laruku manggung di luar negeri tergantung kontrak yang diterima manajemen mereka dari pihak penyelenggara di negara yang bersangkutan. Kalau ada penyelenggara konser di Indonesia berminat mendatangkan Laruku dan manajemen Laruku tertarik dgn proposal mereka, kayaknya member Laruku sendiri tak keberatan deh.

  4. 6 ardhie December 9, 2010 at 2:52 am

    betul juga itu
    jejepangan lagi musin sekarang di indonesia
    xP

    sepertinya sudah ada dulu yang renca mendatangkan Laruku
    tapi sepertinya tidak jadi ..
    semoga mereka bener” bisa datang ke sini
    ^^b

    coba bahas tentang penyanyi keturunan Indonesia “Lisa Hakim” dunn Ando-kun
    Penasaran saya.

  5. 7 AnDo December 9, 2010 at 5:12 pm

    @ardhie
    Lisa Halim kali maksudnya?
    Aku kurang tahu info ttg dia, apalagi akhir2 ini kabarnya di kancah JPop udah nggak kedengaran. Jadinya mau dibahas juga gimana gitu.

  6. 8 ardhie December 11, 2010 at 6:21 am

    hha
    iia betul, salah ketik [ Kan “K” sama “L” sebelahan.
    hho

    oh begitu yah

    kalu bahas tentang, Hiroaki Kato bagaimana .?

    • 9 AnDo December 11, 2010 at 9:57 am

      @ardhie
      waduh….. saya justru baru kenal nama Hiroaki Kato dari anda. Apa yg mau dibahas? Kayaknya dia masih artis indies. Saya juga baru dapet info ttg dia di situs resminya disini.

  7. 10 ardhie December 12, 2010 at 11:28 am

    saya juga baru tahu beberapa minggu ini, setelah mendengarkan siaran radio nhk.
    saya tertarik dengan lagu.lagu yang dia nyanyikan.

    bagaimana klau the gazette .?
    [apa sudah pernah di review yah]

    • 11 AnDo December 12, 2010 at 2:46 pm

      @ardhie
      Sebenarnya, saya lebih memilih meriview pemusik/band yang saya kenal musiknya dan sering saya dengar lagu-lagunya, sehingga tulisan review musik saya lebih objektif ke musik, bukan subjektif ke personal.
      Anda mungkin sering membaca tulisan para penggemar musik Jepang yang menulis tentang personal sang artis, misalnya betapa cakepnya Hyde (Laruku), betapa kerennya personil Arashi, betapa manis nya Yui. Tapi saya lebih ingin menulis dgn menitik beratkan pada musikalitas sang artis.
      The Gazette sih emang cukup dikenal, tapi aku jarang dengar lagu mereka jadinya susah juga mau dibahas.

  8. 12 ardhie December 15, 2010 at 3:33 am

    jadi begitu yah ..
    oke dah, saya setuju dengan pendapat anda
    trus semagat untuk tetap mereview gan
    ^^b

  9. 14 purisuka December 28, 2010 at 12:49 pm

    ini saya baru nonton di youtube dan belum komplit *belum nonton yg kachi ikusa*. Overall, penampilan favorit saya Noriki. Bagian yg 3 personilnya ke depan itu bener2 keren. Apalagi izawa, dia langsung jadi terlihat ganteng di mata saya😀

    Zettai Zetsumei juga, meskipun di bagian awal ada masalah, tapi selanjutnya saya nikmatin banget. dan ekspresi shiina ringo di bagian-bagian akhir lagu ini juara banget. btw yg noudouteki sanpunkan, saya jg ngiranya gitu kenapa ukigomo gak maenin gitarnya, kayaknya emang biar pas 3 menit. abis kayaknya rada susah biar bisa pas banget kayak gitu😀

    • 15 AnDo December 29, 2010 at 7:14 pm

      @purisuka

      Bagian yg 3 personilnya ke depan itu bener2 keren. Apalagi izawa, dia langsung jadi terlihat ganteng di mata saya😀

      betul! itu pula sebabnya kenapa Noriki masuk stealing scene yg pertama kutulis. Izawa is awesome! Walau tiga2nya maju kedepan, yg menjadi pusat perhatian justru Izawa, karena beliau meninggalkan arena lingkaran keyboardnya sambil menenteng Keytar dan memainkannya di depan:mrgreen:

  10. 16 scarlet94 May 4, 2011 at 11:35 am

    lagu tokyo jihen yang bagus itu apa aja ?
    terus terang aja saya baru tau kalau ada band ini…

    • 17 AnDo May 11, 2011 at 4:01 pm

      @scarlet94
      Eeerrrrrr……
      Yang namanya musik itu tergantung selera sih mas. Di Jepang sendiri banyak yg bilang musiknya Tokyo Jihen aneh-aneh, tapi ada jg yang ngefans kayak saya. Kalau saya nih suka hampir suka semuanya, asalkan nggak terlalu aneh banget. Yang pasti genrenya campuran antara Jazz, Rock dan Pop.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: