City Under Siege – Mutant menyerbu Hong Kong

Aku sudah pernah menyatakan bahwa selain Dante Lam, Benny Chan mulai menjadi sutradara film action Hong Kong favoritku, setelah menyaksikan beberapa film garapannya seperti Divergence, Invisible Target hingga remake film Hollywood yang berjudul Connected. Ketika Benny Chan dikabarkan sedang menggarap dua film terbaru yang kabarnya heboh, tentu saja aku menanti karya terbaru Chan tersebut yaitu City Under Siege dan New Shaolin Temple (Betul, ini remake film Jet Li jaman dulu itu). Kebetulan sekali City Under Siege dapat kusaksikan lumayan cepat dan terus terang saja membuatku kesengsem setelah melihat trailernya yang terlihat keren itu. Bagaimanakah hasilnya?

Film diawali dengan tampilnya sebuah kelompok sirkus asal Hong Kong di Malaysia. Diluar pertunjukan, kelompok pemain sirkus muda yang dipimpin si pelempar pisau (Collin Chow) mendapatkan info tentang emas batangan peninggalan bala tentara Jepang jaman perang dunia II dan merekapun bergerak berburu emas. Sunny si badut sirkus (Aaron Kwok) yang sering di bully kelompok si pelempar pisau tak sengaja memergoki mereka dan dipaksa ikut. Ternyata bukan hanya batangan emas yang ditemukan melainkan juga gas eksperimen beracun yang membuat orang yang menghirupnya termutasi menjadi manusia berkekuatan super. Akhir kata, akibat keserakahan seluruh anggota kelompok pemburu harta menghirup gas tersebut, termasuk si badut Sunny.

Sekembalinya mereka ke Hong Kong, kelompok si pelempar pisau menggunakan kekuatannya untuk merampok, sedangkan Sunny jadi pahlawan dadakan setelah tak sengaja menolong polisi dalam kasus penyanderaan. Angel (Shu Qi), seorang wartawati yang sedang turun pamornya menggunakan Sunny untuk mengembalikan popularitasnya. Polisi yang dibantu sepasang kekasih ahli bela diri (Wu Jing dan Zhang Jingchu) berharap pada Sunny untuk menghentikan aksi kelompok si pelempar pisau.

Film ini dimulai dengan pembukaan yang menarik yaitu sekelompok manusia yang terkontaminasi gas beracun dan termutasi hingga memiliki kekuatan super. Ya, anda pasti langsung teringat dengan jagoan komik Marvel kelompok X-Men seperti juga aku. Kira-kira sepertiga awal film, cerita menunjukan tendensi yang menarik dengan memperkenalkan tokoh-tokoh unik seperti Sunny yang lugu bagaikan anak kecil hingga wartawati yang pudar popularitasnya. Dalam bayanganku selanjutnya, City Under Siege akan menjadi film bergenre superhero baru yang tidak biasa dari Hong Kong.

Sayangnya setelah 1/3 awal film, dimulai dari kembalinya para tokoh ke Hong Kong, tiba-tiba saja film berjalan datar membosankan dan banyak adegan klise nan bodoh yang ditampilkan. Entah apa yang merasuk dalam benak Benny Chan. Sebuah film dengan cerita yang menjanjikan, mendadak diacak-acak sampai tidak keruan lagi ceritanya. Bukan hanya plot kisahnya saja mendadak lebay dan berantakan, karakterisasi tokoh juga tiba-tiba berubah tanpa sebab signifikan. Lihatlah karakter Sunny yang awalnya menarik, punya kekuatan super tapi masih kekanak-kanakan dan lugu sehingga gampang diperalat. Dalam waktu beberapa hari saja sejak direkrut oleh si jago silat Wu Jing, Sunny berubah menjadi sosok pahlawan yang cool khas jagoan kayak superhero kebanyakan lainnya. Aksi gerombolan si pelempar pisau juga terlihat tak masuk akal. Buat apa merampok banyak-banyak kalau hasilnya sulit digunakan. Toh mereka bukan si Joker musuh Batman yang memang notabene psikopat sinting. Spesial efeknya sendiri biasa-biasa saja bagi yang sering nonton film dengan SFX canggih. Koreografi tarungnya juga tak terlalu istimewa, kecuali adegan tarung yang lumayanlah antara Wu Jing dan Collin Chow yang memang ahli bela diri.

Akhir kata, film ini jadinya terlihat seperti film norak dan tak punya konsep jelas. Punya awal yang bagus untuk jadi film menarik, tapi ujung-ujungnya justru ngaco belo. Jangan-jangan Benny Chan tak serius menggarap City Under Siege akibat sedang fokus membuat New Shaolin Temple. Entahlah, yang pasti sih cuma satu komentarku untuk film ini: Mubazir!

Rating: 2.25/5

2 Responses to “City Under Siege – Mutant menyerbu Hong Kong”


  1. 1 Asop September 15, 2010 at 1:56 am

    Mutan? Saya lebih suka zombie..😆


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: