Bajakan film Jepang sulit dicari

Sebenarnya bajakan film Jepang biasanya tidaklah terlampau sulit untuk dicari, baik lewat cara mengunduh maupun dengan membeli DVD bajakannya. Yang sulit dicari adalah bajakan film Jepang yang masih baru, yang masih tayang di gedung-gedung bioskop Jepang. Tulisan ini aku buat untuk merespon pertanyaan-pertanyaan yang masuk ke postingan resensi film Jepang, terutama pertanyaan tentang mengunduh film Jepang yang sedang tayang.

Coba kita pikirkan, bagaimana bisa bajakan film-film baru produksi Hollywood dengan gampangnya ditemukan dimana-mana. Kalau bajakan dengan kualitas rekaman kamera (CAM) di dalam bioskop plus kepala orang lewat biasanya lebih mudah diperoleh daripada yang berkualitas DVD screener. Jika film beredar secara internasional, CAM tentu semakin mudah di dapat karena bila suatu negara memiliki aturan ketat terhadap perekam dalam bioskop, negara lain belum tentu menerapkan kebijakan yang sama. Untuk kasus bajakan screener/DVD screener biasanya diperoleh karena adanya orang dalam yang nakal mengedarkannya diluar komunitas khusus untuk kegiatan promosi.

Dengan masih longgarnya aturan tentang film-film bajakan di RRC, film-film bajakan baru produksi China/Hongkong biasanya lebih mudah didapat, bahkan dengan kualitas jernih. Baru-baru ini aku mendapatkan film City Under Siege buatan Hongkong yang ditayangkan tanggal 12 Agustus 2010, dan aku mendapatkannya kira-kira 2 minggu kemudian dengan kualitas bagaikan DVDRip. Dan ini bukan kejadian pertama, melainkan sudah berkali-kali. Beberapa film Korea Selatan juga pernah kuperoleh dengan waktu relatif cepat dimana film yang bersangkutan masih tayang di Korea Selatan sana. Karena aku tidak mengetahui situasi hukum di Korea Selatan, aku tak bisa berkomentar lebih banyak.

Bagaimana dengan film Jepang? Film Jepang yang sedang tayang di bioskop hampir mustahil diperoleh bajakannya, malah hingga sekarang aku belum pernah menemukan film bajakan yang demikian. Bajakan CAM sulit ditemukan karena bioskop-bioskop Jepang jaman sekarang entah bagaimana caranya bisa mendeteksi para perekam siluman ini. Lagipula kebijakan untuk perekam siluman telah jelas tercatat dan termasuk tindakan pidana dengan hukuman penjara. Biasanya sebelum film dimulai, ketentuan hukumnya ditampilkan di layar bioskop. Karena film-film Jepang sangat jarang diedarkan secara internasional, tentu saja sulit untuk merekamnya di dalam biokop di negara lain. Versi DVD screener? Apalagi dengan kualitas bagus seperti ini. Ketatnya Jepang dalam menjaga bocornya raw material untuk edisi promosi terbukti dengan belum pernah ada film yang sedang tayang ditemukan beredar dalam bentuk DVD screener.

Jika demikian, apakah yang harus dilakukan untuk menonton film Jepang yang masih baru/sedang tayang di bioskop dalam bentuk bajakan? Jawabnya TIDAK ADA. Karena hampir mustahil menemukan produk bajakan seperti ini.

Kalaupun ingin menonton film Jepang yang masih lumayan baru dan sudah melewati waktu tayang di layar bioskop (tentu saja dalam bentuk bajakan), yang bisa dilakukan adalah:

1. Menunggu versi DVD atau Blue-ray original film yang bersangkutan diluncurkan. Hal ini berarti film tersebut sudah cukup lama lewat masa tayangnya di layar bioskop (biasanya telah lewat waktu beberapa bulan hingga satu tahun).
2. Berharap ada orang yang berbaik hati untuk meng-copy dan meng-upload isi film dalam DVD/Blue-ray tersebut supaya bisa di-share . Semakin ngetop filmnya, biasanya semakin banyak yang berminat untuk membagi sehingga bajakannya juga mudah ditemukan. Untuk film-film alternatif yang kurang populer biasanya agak sulit ditemukan bajakannya karena tak banyak orang yang suka rela menjadi media perantara aka pembajak.
3. Berharap tayang di luar Jepang, sehingga ada orang nakal yang bakal membajaknya. Soalnya mumpung tayang di luar Jepang.

Jadi kesimpulannya, tak usah berharap untuk mendapatkan film-film Jepang yang masih baru dalam bentuk bajakan.

NB.
– Usahakan untuk menonton film secara resmi. Tentu saja produk bajakan menjadi pilihan alternatif karena kepepet tak punya koneksi untuk menonton lewat jalur resmi:mrgreen:
– Gambar didapat dari situs JIMCA bertuliskan No More Eiga Dorobo (jangan ada lagi pencuri film)

19 Responses to “Bajakan film Jepang sulit dicari”


  1. 1 Kencana September 2, 2010 at 3:46 pm

    Jangankan film, anime movie saja susah dicari. Contoh : naruto Shippuden movie. Saya baru ketemu subnya hampir setahun setelah tayang di bioskop Jepang.

    Nice artikel overall. Sayang di bioskop langangganan jarang muter film2 Asia.

  2. 2 AL September 2, 2010 at 5:24 pm

    Kayaknya memang jarang film selain hollywood kalo nyari bajakannya kecuali memang kondang. Mungkin alasan keuntungan juga. Kalo Jepang mungkin gak heran kali, ya… Orangnya kan konon disiplin.

    Film indonesia juga untuk beberapa film, harus nunggu DVD resminya keluar baru ada bajakannya. Laskar Pelangi contohnya. Sang Pemimpi dan Garuda di Dadaku yang pernah saya cari dan gak ada. Waktu saya nyari Laskar Pelangi (sebelum keluar DVD resmi)sama tukang DVD bajakan malah dibilangin gini: Itu film bagus karya negeri sendiri, Mbak. Nonton aja di bioskop.
    Lah?
    Para pembajak juga mikir-mikir dulu jangan-jangan sebelum membajak suatu film?

  3. 3 ardhie September 3, 2010 at 2:05 am

    @AL :
    Wah beneran tukang jualan DVDnya bilang gthue .?
    nasionalisnya mantab bgett thue orang
    .^^b

  4. 4 Mizzy September 3, 2010 at 2:14 am

    Berarti ga bisa cepet-cepet nonton Beck live action movie, doms😦

  5. 5 AnDo September 3, 2010 at 7:02 am

    @Kencana
    Anime movie itu termasuk film bioskop krn tayang di bioskop bersama film-film layar lebar lainnya. Naruto Shipuden termasuk anime ngetop, jadi lebih gampang dicari kalau DVD originalnya sudah ada, karena cukup banyak Naruto maniak yang “baik hati” mau berbagi alias ngembajak.
    Kalau soal subs, itu beda lagi permasalahannya. Karena untuk subs diperlukan keahlian utk menerjemahkan dialog. DVD original film Jepang yang beredar di Jepang tidak memuat subs berbahasa Inggris, jadinya urusan subs benar-benar bergantung pada penerjemah “baik hati” yang bersedia menerjemahkan gratis:mrgreen:
    O iya, kalau DVD tersebut beredar edisi internasionalnya (jarang banget), tentu disertai subs bahasa Inggris atau bahasa asing lain.

    @Al dan ardhie
    Oh, kalau soal itu saya pernah mengalami waktu pulang ke Indonesia. Pas film laskar pelangi sudah turun layar, saya pengen beli DVD originalnya. Ternyata belum ada, berhubung waktu mepet mau balik ke jepang terpaksa ke Glodok nyari bajakannya. Jawaban penjualnya emang mirip sih, tapi ada bedanya krn laskar pelangi sudah turun layar. Ternyata Polisi mengincar para pembajak film produksi Indonesia, dan hukumannya lumayan berat. Kalau bajakan film asing, masih bisa “dimaafkan lah”. Jadi nggak ada hubungan sama nasionalisme, tapi lebih ke cari selamat😀

    @Mizzy
    Besok road show diseluruh bioskop Jepang nih!:mrgreen:
    Tapi mungkin saya nonton agak telat, nunggu pas hari yang ada paket nomat (nonton hemat). Lumayan, setengah harga.

  6. 6 Zeph September 3, 2010 at 7:32 am

    kalau memang versi DVDRipnya lama, setidaknya itu mengajarkan kita untuk belajar sabar😎

  7. 8 Felicia September 5, 2010 at 4:34 am

    Dulu juga saya nunggu movie-nya Kamen Rider Den O sampe setahun…
    Coba aja ada bioskop di Indonesia yang mau nayangin film2 Jepang…
    Blitz kadang2 muter film2 Asia tapi jarang…😦

    • 9 AnDo September 5, 2010 at 6:24 am

      @Felicia
      Aku dulu menemukan movie Den-O pertama kali di Veoh. Lumayan cepat sih, cuma beda 1-2 minggu dari launch DVD originalnya. Tapi yah itu, masih bentuk RAW tanpa subtitle. Kalau nunggu bajakan plus subs mungkin butuh lebih dari 1 bulan (tergantung ada yang nerjemahin atau tidak)

      Memang jarang film Jepang masuk bioskop Indonesia seperti juga negara2 luar Jepang lainnya, karena itu kutulis di NB bawah. Kalau kepepet, bajakan terpaksa jadi solusinya:mrgreen:

  8. 10 suhadinet September 5, 2010 at 8:44 am

    ulasannya menarik. saya cukup suka film jepang. kalau download di mana tempatnya yang bagus?

  9. 12 purisuka September 5, 2010 at 3:16 pm

    bener banget. kalo belum keluar dvd-nya jangan harap bisa nemuin bajakannya di internet. beda sama (kebanyakan, karena gak semua) dorama, malemnya tayang, besok atau beberapa hari setelahnya udah bisa dicari di internet😀

    • 13 AnDo September 5, 2010 at 3:28 pm

      @purisuka
      Iya, betul. Kalau dorama tuh karena disetel di TV, gampang direkam. Apalagi fasilitas TV di Jepang sekarang dilengkapi dgn perekam, baik cassette recorder (model lama), DVD recorder sampai TV yang ada hard disk buat nyimpen data rekaman. Orang Jepang saking sibuk biasanya kalau nggak sempat nonton acara favorit, yah tinggal setting TV dan perekam buat ngerekam acara TV pada jam tertentu.
      Biasanya yang maniak dorama tertentu dan bisa bahasa Inggris malah memakai fasilitas perekam tsb buat menyimpan dorama dan dikasih subtitle sebelum diuplod spy orang lain (non-jepang) bisa ikut menikmati:mrgreen:

  10. 14 Asop September 7, 2010 at 9:37 pm

    Di Bandung masih banyak juga lho….😆

  11. 18 realsifo777 November 20, 2011 at 5:07 pm

    buka aja ga**ol 😛

    • 19 AnDo November 21, 2011 at 9:56 am

      @realsifo777
      Hehehehe… saya sering buka Ga**ol koq buat nyari film2 langka. Tapi gak pernah tuh satu kalipun nemu film Jepang baru yang lagi main di bioskop. Kalaupun ada film terbaru, paling cepat kalau udah ada versi DVD/BlueRay aslinya, seperti yg saya sebut di tulisan atas. Itupun Ga**ol ngambil file dari situs tetangganya di myasian😆


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: