Kaze ni Notte (Mengendara Angin)

Sebenarnya lagu yang dibawakan oleh grup Rock asal Jepang Janne Da Arc ini sudah kumuat dalam postingan di yasuitori, hanya saja aku tergerak untuk membuat translasi lirik lagu yang memang agak puitis. Harap maklum kalau kalimat terjemahan bebas yang kubuat sendiri kurang puitis dalam mengungkapkan lirik dalam bahasa Jepangnya. Kaze ni Notte sendiri dimuat dalam full album bertitel Joker yang dirilis tahun 2005.

Lirik lagu ini ditulis oleh yasu, vokalis Janne Da Arc, ketika yasu sedang menonton acara dokumenter di televisi yang berisi tentang korban bencana Tsunami di Pulau Sumatera bulan Desember 2004. Lagu ini mengisahkan perasaan kasih orang tua terhadap anaknya yang menjadi korban keganasan Tsunami.

Memang waktu terus berjalan, tapi apakan kita dengan mudah begitu saja melupakan tragedi ini?

Sotto kaze ni notte shiroi hana to inori wo todoketai
Kitto hoshi ga futte sora no kanata, mata atarashii… inochi umare

Perlahan mengendarai angin, menghantarkan doa bersama bunga putih
Bintang gugur di ufuk langit, kembali melahirkan jiwa baru

Kurai umi wo tadayou shounen
Nami ga utta komoriuta machi wo nemuraseta

Anak muda bergayut di lautan gelap
Ombak melantunkan pengantar tidur yang melelapkan kota

Minami no shima kara, kasuka ni nagareru [requiem]
Yume mo omoide mo negai sae mo… nomikomare

Dari pulau sebelah selatan, requiem mengalir suram
Mimpi, kenangan hingga harapanpun terhisap


Sotto kaze ni notte shiroi hana to inori wo todoketai
Memai ga suru hodo ao sugita ano sora…

Perlahan mengendarai angin, menghantarkan doa bersama bunga putih
Langit biru pekat membuat gamang

Kanashii iro shita kumo ga nagarete
Toketa jikan wa sugite yuku hora suna no you ni

Berarak awan berwarna muram
Waktu mencair terlampau cepat hingga menjadi pasir

Itsuka kono machi ni mata kodomo-tachi no egao ga
Modotta toshitemo ano ko wa mou… kaeranai

Walaupun suatu saat wajah anak-anak di kota ini
kembali ceria, bocah tersebut… tak akan kembali

Sotto yoru wo matte hitori ni natte chichi wa shizuka ni naku
Yosete kaesu namioto tada kanashikute…
Namida chitte haha wa umi e ano ko wo oikakete
Akaneiro no sora nagarete shimau kara…

Perlahan menanti malam, menjadi sendiri, ayahanda menangis tanpa suara
Lantunan ombak kembali menghampiri dengan memilukan
Air mata jatuh berhamburan, ibunda mengejar sang bocah ke lautan
Arakan langitpun memerah

Zutto yume ni nemuri yume ni ikiru ikutsu mono tomoshibi
Daremo inai umi me wo toji yasuraka ni…

Terus menerus lelap dalam mimpi, hidup dalam mimpi bersama beberapa titik cahaya.
Di laut sepi, kupejamkan mata hingga merasa damai

Tori ga utai midori ga saki jidai ga nagaretemo
Juu-ni gatsu no sora wasure wa shinai kara…

Burung berkicau, hijaupun bermekaran (karena) waktu terus berjalan
(Akan tetapi) langit di bulan Desember tak kan pernah terlupakan

Motto kaze wo kudasai tsuyoi kaze wo ano ko no tamashii ga
Takaku noboru you ni sora e kaereru you ni…

Kumohon wahai angin, bertiuplah lebih kencang untuk arwah sang bocah
agar dibawa kembali naik lebih tinggi menuju langit

Kaze ni notte shiroi hana to inori wo todoketai
Memai ga suru hodo ao sugita ano sora…

Mengendarai angin, menghantarkan doa bersama bunga putih
Langit biru pekat membuat gamang

Sekaijuu no… kono inori… todokimasu you ni….
Semoga tersampaikan, doa dari seluruh penjuru dunia

9 Responses to “Kaze ni Notte (Mengendara Angin)”


  1. 1 noitakarai July 2, 2010 at 12:23 pm

    wah makasih infonya …. ternyata yasu seperti yang saia kira selama ini, …. nice dan peduli ….

    saia tahu translatenya tapi saia ga tahu klo diya menulis lagu ini karena nonton berita tsunami di sumatra ….

    iyyy makin cinta sama yasu …

  2. 2 ardhie July 3, 2010 at 1:28 am

    .menghayutkan jiwa.
    ^^b

    • 3 安藤君 July 5, 2010 at 2:51 pm

      @noitakarai
      Sebelum bikin yg ini saya belum pernah baca terjemahan bahasa Inggrisnya😀
      Tadi saya cari ternyata memang ada satu.
      Saya malah penasaran, ada nggak yah JDA ngasih berapa persen hasil penjualan album Joker buat korban Tsunami?

      @ardhie
      bikin melayang:mrgreen:

  3. 4 jensen yermi July 6, 2010 at 12:23 pm

    Saya teringat acara Kick Andy di MetroTV dua minggu lalu, yang kutonton sekilas. Salah satu narasumbernya adalah suami-istri yang kehilangan keempat anaknya pada peristiwa tsunami itu. Sementara si bapak sendiri adalah dokter rumah sakit yang harus terus menjalankan tugas2 kemanusiaan saat musibah. Yang paling menyedihkan adalah ketika dia berkata instingnya mengatakan kalau anak bungsunya (5 tahun ketika tsunami) masih hidup di suatu tempat.😐

  4. 5 ardhie July 7, 2010 at 1:25 am

    yah semoga yang telah di tinggalkan ..
    di beri kesabaran
    dan yang masih ada
    smga di pertemukan kembali …
    amin ..

  5. 7 Pujo March 18, 2011 at 3:59 am

    Lagu ini mengingatkan kita, bahwa masih ada yang peduli sama kita, dan karena itu kita juga harus selalu peduli sama yang lain. Apalagi sekarang Jepang baru saja dilanda musibah… mari kita berdoa semoga kita semua diselamatkan Tuhan…

  6. 8 Ryan Arc January 13, 2012 at 9:38 am

    ada yg punya pv full vesionya “Janne Da Arc – Kaze Ni Notte”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: