Archive for May, 2010

Tsubasa wo kudasai

Lagu tsubasa wo kudasai – 翼をください (berikan aku sayap) pertama kali dirilis oleh grup folk song yang bernama Akaitori pada 25 Juli 1971. Lagu ciptaan Murai Kunihiko dengan lirik hasil gubahan Yamamoto Junko ini termasuk salah satu lagu yang banyak dicover oleh para penyanyi Jepang, diantaranya Tokugawa Hideaki (album VOCALIST), Hayashibara Megumi (OST Evangelion), Kanon (Single Wings to Fly), MUCC (album Cover Parade), hingga grup Hokago Tea Time dari anime K-On!.


Continue reading ‘Tsubasa wo kudasai’

FREENOTE

Banyak band bagus yang menghasilkan karya-karya keren tapi malah namanya kurang dikenal di belantara musik. FREENOTE termasuk diantara band yang kurang dikenal luas walaupun memiliki potensi lewat karya-karyanya yang bagus, padahal mereka sudah cukup lama eksis sejak merilis major album mereka dibawah bendera label perusahaan rekaman besar Toy’s Factory pada tahun 2005 lewat Introducing the popline according to FREENOTE.

Karir anggota grup FREENOTE sebagai band berawal dari Universitas Kansai (Kansai Daigaku) lewat Keion-bu (unit kegiatan mahasiswa untuk musik pop) dengan nama Human Being. Mereka adalah Hata Chikako pada vokal dan keyboard, Sakamoto Masaya pada gitar, Sato Shusaku pada bass dan Ota Shingo pada drums/perkusi. Setelah semakin banyak tawaran main di berbagai event dan live house, pada tahun 2002 FREENOTE merilis sebuah mini album indies yang berjudul Kaze Hana yang sayangnya kurang mendapat perhatian dan sambutan. Tahun 2003, FREENOTE sering manggung di berbagai acara termasuk mengadakan pertunjukan musik jalanan di depan stasiun Osaka sambil menjual CD buatan sendiri. Musik mereka mulai mendapatkan perhatian khalayak ketika Asahi TV memutar lagu-lagu mereka dalam acara musik The Street Fighters pada bulan Desember 2003 dan membuat penjualan mini album kedua Shuuden Master lumayan laku.

Ota

FREENOTE ketika Ota masih melengkapi trio


Continue reading ‘FREENOTE’

True Legend

Nama si pengemis bermarga Su atau Beggar Soo sebagai pendekar mabuk nomor wahid telah dikenal di berbagai kisah dalam literatur cerita silat. Keberadaannya Su Can aka Su Qi-Erl sebagai tokoh silat handal yang hidup pada jaman pemerintahan dinasti Qing memang diakui oleh banyak orang, tetapi riwayat hidupnya sebagai seorang pengemis dan jago pukulan mabuk masih simpang siur bagaikan legenda. Masih ingat film Drunken Master-nya Jackie Chan akhir tahun 1970-an? Si pengemis Su didapuk menjadi gurunya Wong Fei-hung (Jackie Chan). Yang pernah nonton tentu ingat dengan pengemis tua berhidung merah yang mengajarkan jurus 8 dewa mabuk kepada Wong Fei-hung muda. Lalu ada lagi kisah si pengemis Su versi Stephen Chow. Dalam film King of Beggar, Su Can bernama asli Su Chaharcan, seorang bangsawan Mancu yang hidupnya berakhir menjadi si raja pengemis. Hanya saja Su dalam versi Chow, jurus andalannya bukanlah jurus mabuk melainkan 18 telapak penakluk naga andalan para raja pengemis. Kali ini penata silat terkenal sekaligus sutradara Yuen Woo-ping mengangkat cerita legenda si pengemis Su Can berdasarkan cerita yang ditulis Christine To.
Continue reading ‘True Legend’


Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: