Samurai High School

Judul asli: サムライ・ハイスクール (Samurai Haisukuuru)
Produksi: NTV (Nippon Television)
Jumlah episode: 9
Pemain: Miura Haruma, Watanabe Anne, Shirota Yuu


Cukup lama juga aku tak pernah nonton serial TV Jepang alias Dorama sampai habis (terakhir, aku nonton Densha Otoko). Kalaupun nonton, biasanya jarang-jarang sampai selesai. Jika ditanya penyebabnya, kebanyakan dari dorama memiliki ceritanya klise, membosankan dan bertele-tele (tidak semuanya sih, tapi kebetulan yang kutonton emang yang seperti itu). Yah, tentu saja tak se-bertele-tele drama korea yang panjangnya saja bikin aku males nonton hanya dari sekedar melihat jumlah episodenya. Dorama kebanyakan hanya memiliki jumlah episode pendek, paling belasan episode karena diputar per musim (samurai High School sendiri merupakan dorama musim gugur). Kebetulan aku nonton sampai habis dan relatif menyukainya, disini aku membuat tulisan resensi dorama ini.

Baiklah, aku mulai review ini dari ringkasan cerita. Mochizuki Kotaro (Miura Haruma) adalah seorang anak SMU tahun terakhir dari keluarga ekonomi menengah kebawah. Gaya hidupnya seenaknya, tidak punya kelebihan khusus, jarang serius dan dikenal tukang ngocol dengan prestasi sekolah jeblok. Dalam keluarga Mochizuki, Kotaro adalah anak pertama dari ayah Mochizki Shinji (Kishitani Goro) seorang salaryman dan ibu rumah tangga biasa. Adiknya Yuna adalah seorang pelajar SMU yang berprestasi, berbanding terbalik dengan prestasi kakaknya yang sering disindir Yuna.

Pada suatu hari, tiba-tiba hidupnya berubah gara-gara sebuah buku yang dipinjamnya dari perpustakaan antik. Buku tersebut berisi riwayat hidup seorang samurai dari sengoku jidai yang dalam ilustrasinya memiliki umur dan nama sama dengan Kotaro. Padahal sebelumnya, dalam mimpinya Kotaro menemukan dirinya berkostum samurai dan menjalani pertempuran yang sama dengan sosok samurai dalam buku. Ketika hal ini diceritakan Kotaro pada ayahnya, ayah Kotaro menceritakan bahwa leluhur Mochizuki adalah seorang samurai pemberani bawahan Sanada Yukimura, jendral yang mengabdi pada klan Toyotomi, dan sepertinya samurai dalam deskripsi buku adalah leluhur keluarga mereka.

Hidup Kotaro mulai dicampuri oleh sosok sang samurai ketika Kotaro sang samurai merasuk kedalam tubuh Kotaro si pelajar SMU, terutama ketika dalam keadaan genting. Tingkah polah Kotaro yang menggunakan tata cara dan bicara dengan tata bahasa samurai jaman sengoku membuat orang-orang disekitarnya bingung. Keluarganya menyangka Kotaro hanya main-main karena terpengaruh buku samurai yang dibacanya. Temannya sejak kecil Nagasawa Ai (Watanabe Anne) malah benar-benar curiga kalau Kotaro kerasukan arwah samurai. Lain lagi dengan Nakamura Tsuyoshi (Shirota Yuu) murid yang sering di-bully, sejak ditolong Kotaro yang kerasukan samurai, Nakamura malah jadi pengikut setia Kotaro hingga memanggil Kotaro dengan panggilan kehormatan pembesar jaman dulu, Tono/Dono.

Ketika dirasuki sang samurai, Kotaro memiliki kemampuan fisik layaknya samurai masa sengoku yang terlatih. Kuat, cepat, lincah dan tentu saja ahli bertarung. Parahnya, kadang kala ketika Kotaro si pelajar butuh kekuatan fisik, si samurai tidak mau muncul. Malah kadang Kotaro sang samurai merasuk justru pada saat Kotaro si pelajar butuh sosok dirinya sendiri, misalnya pada saat belajar atau ujian.

Yang kusuka dari serial ini adalah komedinya yang unik terutama yang berfokus pada tingkah Kotaro si pelajar dan reaksi orang-orang disekitar Kotaro yang bingung dengan gaya samurai Kotaro. Akting Miura sebagai Kotaro sudah tidak perlu diragukan lagi. Permainan ekspresi serta mimik muka Miura mampu menciptakan perbedaan karakter antara si tukang banyol dan samurai yang berwibawa. Aku juga suka dengan permainan Kishitani Goro yang berperan sebagai ayah Kotaro. Ada semacam chemistry antara Miura-Kishitani dalam adegan anak-bapak, dimana sang ayah terlihat ingin dipandang sebagai panutan sekaligus “seorang teman” bagi anaknya yang beranjak dewasa sedangkan anaknya sendiri merasa terganggu dengan pendekatan sang ayah “sebagai teman”.

Walaupun ayah Anne adalah aktor terkenal Watanabe Ken, kemampuan akting Anne sendiri harus terus diasah karena permainannya sebagai Ai menurutku biasa saja. Tampang Shirota juga terlihat terlampau dewasa untuk ukuran pelajar SMU. Unsur dramanya sendiri tidak terlalu menarik bagi yang kurang mengerti pola kehidupan masyarakat Jepang, kecuali setiap adegan yang mempertemukan Mochizuki ayah dan anak.

Bagi anda yang ingin tontonan serius, sebaiknya hindari film ini. Komedi slaptik dengan tingkah konyol banyak mewarnai cerita. Banyak hal yang tidak logis bertebaran disepanjang episode. Akan tetapi, dibandingkan sinetron komedi yang banyak disiarkan program TV swasta Indonesia akhir-akhir ini, komedi yang ditawarkan Samurai High School jauh lebih fresh dan bikin ngakak. Salah satu yang membuatku ketawa sakit perut adalah gaya Kotaro si pelajar yang ingin “berubah”, mulai dari pakai gaya kamen rider teriak henshin sampai gaya berubah Lion-man pake pedang, dan semuanya gagal total karena si samurai justru ogah datang😆

19 Responses to “Samurai High School”


  1. 1 noitakarai March 3, 2010 at 1:50 pm

    lhan jadi cewek itu anaknya ken watanabe … wah baru tahu makasih yak inponya … kok gag mirip …. bapaknya ganteng gitu

  2. 2 Felicia March 4, 2010 at 7:21 am

    Wah ada Haruma Miura…
    Pertama kali saya lihat waktu dia masih kecil imut2 di 14 Sai no Haha…
    terus sekarang ini lagi ngikutin salah satu dorama keluaran 2008, Bloody Monday, yang tokoh utamanya dia juga…
    makin laku aja ya si Haruma Miura ini😀

  3. 3 Zephyr March 4, 2010 at 4:11 pm

    sebagai penyuka (film) samurai, sepertinya perlu dicoba nih dorama.. :

  4. 4 安藤君 March 5, 2010 at 10:06 pm

    @noitakarai
    Situ lebih cakep dari Anne?😆 Struktur wajahnya unik dan cakepnya beda, gak kayak cakep standar model ayumi hamazaki.
    Btw, Anne itu model profesional dan main film masih agak jarang dpt peran utama.

    @Felicia
    Tampang Miura berubah jauh lbh dewasa, padahal cm beda 3 tahun sejak main 14 sai no haha.
    Bloody Monday belum nonton (abis emang jarang nonton drama sih).

    @Zephyr
    Hohohoho…… suka film jidaigeki yah? Sayangnya film ini lebih banyak bersetting dijaman modern. Tp lumayan menarik koq, apalagi kalau dengar gaya ngomong si samurai pake tata bahasa jaman dulu. sampai guru-gurunya pada bengong semua😆

    • 5 noitakarai March 6, 2010 at 10:35 am

      hee … saia lebi cakep dari pada anne …? lhah kok jadi gene maksud saia ga mirip getu bukannya ga cakep … emang baru san saia baca di google diya itu model n mencoda dunia akting ..

      so buah jatih ga bakalan jaoh dari pohonnya … like father like daughter

  5. 7 Tian November 2, 2010 at 2:18 am

    Ajib jepang.
    kalau korea rata2 bosen menurut w ama ky indo banyak cengengna, bagusan taiwan.

  6. 9 nao April 26, 2011 at 4:02 pm

    bagus ini ceritanya, sudah nonton saya,, mas bahas bloody monday coba,, ^^ bagus juga loh,, menurut aku sih,, ^^

    • 10 AnDo April 27, 2011 at 11:00 am

      @nao
      Udah nonton BM season 1, lumayan sih. Tapi BM season 2 koq kek nya gimana gitu, rada lebay. Makanya nggak kubahas, soalnya nonton season 2 cm abis sampai 3-4 seri awal doang.

  7. 11 arina June 9, 2011 at 9:02 am

    aku juga suka dorama ini…..
    sayang aku lum selesai nonton😦

  8. 12 Mona Lee August 13, 2011 at 5:18 am

    waaaah, kykx seru nih drama…alx ada Shirota yu dan miura haruma….aku fans beraaaaaaaaaaaattt sma mreka…..jd gk sbr mw ntn!!!!!🙂😀

  9. 13 ardhie90 April 11, 2012 at 5:22 am

    satu kata
    NGAKAK … .!!!

    salah satu dorama yang ngocol …

  10. 14 Hikari Shiina June 7, 2014 at 8:31 am

    aku udh liatampe hbs. lucu pake be-ge-te. aku ngakaknya waktu kotaro berubah. rambutnya dkuncir and penggaris jadi pedangnya. waktu itu juga kotaro samurai tidur di atas kamus tebel. wkwkwkwk

  11. 15 davichi July 10, 2014 at 5:19 am

    tahun berapa drama itu dibuat

  12. 16 toni January 17, 2015 at 1:17 am

    Gan, tau tempat download ni dorama yg sub indoo??
    Pliiss kasih tau gan, bagi yg tau
    Sankyuu


  1. 1 Samurai High School: Bahkan Siswa Biasa Pun Mampu Menjadi Pahlawan « Journal of Sienvisgirl Trackback on December 29, 2011 at 7:48 am
  2. 2 [Dorama] Samurai High School: Bahkan Siswa Biasa Pun Mampu Menjadi Pahlawan | Little Paradox Trackback on January 8, 2014 at 12:50 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: