Resensi pendek dan singkat [2]

Akhir-akhir ini jatah nonton film serial berkurang karena banyak serial yang libur tayang menjelang natal dan tahun baru. Untuk mengisi kekosongan, film layar lebar kembali menjadi santapan penulis. Hanya saja karena lumayan banyak yang ditonton, ditambah malasnya penulis bikin resensi per film yang memakan waktu, akhirnya hanya membuat resensi pendek seperti ini yang bisa dilakukan. O iya, kali ini resensi pendeknya hanya menampilkan film-film produksi asia.

1. 4th Period Mystery (Korea, 2009)
Masih ingatkah kalian pada anak kecil yang minta fried chicken pada neneknya yang tua renta tapi malah dikasih ayam rebus dalam film Korea yang berjudul The Way Home? Yoo Seung-hoo adalah namanya, dan dia telah cukup dewasa untuk berperan sebagai anak SMU yang mencoba memecahkan kasus pembunuhan disekolah tempat dirinya belajar. Lumayan menghibur sih, terutama untuk penggemar wajah cewek-cewek korea yang cute dan menggemaskan. Tapi dari segi penggarapannya, misteri yang ditawarkan kurang gereget dan yang sangat terlihat adalah sutradaranya gagal membangun ketegangan. Padahal Yoo dan temannya hanya punya waktu untuk memecahkan kasus sampai jam sekolah berdentang di periode ke-4 tanda waktu ganti mata pelajaran. Jadinya malah mirip dengan drama remaja korea dengan selipan misteri pembunuhan yang renyah.

Rating: 2.75

2. Rebellion (Hongkong, 2009)
Shawn Yue mulai banyak terlihat wajahnya dalam film-film aksi produksi Hongkong akhir-akhir ini. Dalam film ini Yue berperan sebagai Po, tukang pukul boss gangster yang pada awal film sekarat akibat percobaan pembunuhan. Karena kekuasaan geng lowong selama menunggu penunjukan boss baru, Po ditunjuk sebagai boss sementara. Tentu saja hal ini membuat anggota geng lainnya merasa dilecehkan, cuma tukang pukul malah diangkat sebagai boss. Padahal masih ada anggota geng lainnya yang memiliki kekuasaan yang lebih besar. Film ini boleh dikatakan bergenre thriller detective karena selain menampilkan konflik antar geng, karakter yang dibawakan Yue juga bertindak sebagai detektif amatir untuk mencari dalang pembunuh si boss. Sayangnya akting Yue terlihat mentah dalam film ini, malah tokoh sekunder yang diperankan Champman To sebagai orang geng nomer dua lebih meyakinkan dibandingkan Yue. Aku benar-benar sebal dengan eksekusi akhir yang cuma menampilkan adegan flashback 3 bulan dan 1 tahun sebelumnya. Kesannya norak dan kayak tak punya ide untuk menampilkan ending yang lebih baik.

Rating: 2.75/5

3. Super Cub (Jepang, 2009)
Film ini mengambil tema yang agak mirip dengan film action komedi Perancis Taxi, hanya saja mobil Taxi digantikan perannya dengan motor ber cc rendah yaitu Honda Super Cub yang dipermak menjadi motor balap super cepat. Tokoh utamanya mantan jawara balapan liar Takeshi yang terpaksa bekerja part time di kedai soba ( jenis mie Jepang), termasuk mengantarkan pesanan dengan motor Honda Super Cub bergigi tiga. Ceritanya memang terlalu mengada-ada dan kadang humor orang Jepang dalam film ini terasa garing bagi penonton non-Jepang yang kurang mengerti tradisi humor orang Jepang.

Rating: 2.5/5

4. Murderer (Hongkong, 2009)
Film ini menarik perhatianku lebih dikarenakan posternya yang mengundang. Tampang manis Aaron Kwok disulap menjadi sosok yang aku sendiri sulit menggambarkannya. Marah? putus asa? gila? dendam? psikopat? entahlah. Yang pasti filmnya cukup menarik untuk diikuti. Thriller yang menegangkan, balutan misteri yang cukup bikin penasaran, plus sedikit adegan gory walaupun tak separah serial SAW. Aku suka dengan sinematografinya, tapi tidak dengan ritme yang dibangun oleh sang sutradara. Seharusnya film ini bisa jadi lebih menegangkan asalkan sutradaranya pandai mengatur tempo. Terlebih lagi Aaron Kwok terlihat over acting dalam memerankan tokoh detektif yang dicurigai sebagai pembunuh, apalagi pada adegan akhir yang menurutku gaya Kwok terlalu berlebihan.

Rating: 3.25/5

3 Responses to “Resensi pendek dan singkat [2]”


  1. 1 gilasinema December 25, 2009 at 2:54 am

    Waduhhh…susah banget nyari film-film diatas😦

    • 2 安藤君 December 25, 2009 at 6:35 am

      @gilasinema
      sesuai tema blog, membahas film2 yang jarang dibahas. tapi koq yang jarang dibahas justru emang karena susah dicari yah?😦
      murderer kayaknya gampang dicari tuh, tapi 3 yang pertama kayaknya emang susah ketemu kecuali donlot.

  2. 3 oktavia July 20, 2010 at 1:25 am

    kapan donk film 4th period mystery di tayangin,,,,,,,,,,,?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: