Largo Winch – thriller Perancis adaptasi komik Belgia

Aku memang lebih tertarik nonton film thriller buatan Perancis dari pada buatan Hollywood, padahal kalau dipikir-pikir buatan Hollywood jauh lebih bombastis dan banyak menampilkan adegan-adegan seru yang memakan banyak uang dollar. Selain itu juga, film thriller Perancis seringkali memakai cara penceritaan yang agak lambat diawal film, baru kemudian perlahan semakin cepat setelah pertengahan film. Beda dengan film Hollywood yang selalu berusaha menampilkan adegan tegang disetiap menit. Tapi ada satu kelebihan film thriller Perancis yang kusuka, mereka pandai sekali menyimpan kejutan-kejutan spesial yang akan membuat anda tahan menyimak setiap adegan hingga film habis. Kejutan-kejutan itu bagaikan kado yang disimpan dalam kotak yang berlapis-lapis bungkusnya dan disingkap sehelai demi sehelai sehingga membuat anda penasaran. Contoh film thriller Peracis yang kusuka adalah Tell No One yang pernah kubahas sebelumnya.

Film dimulai dengan dibunuhnya Nerio Winch (Miki Manojlovic) milyuner Perancis berdarah Balkan di kapal pesiarnya yang berada di perairan Hongkong. Karena kematiannya bisa menyebabkan kericuhan bursa saham dan mengacukan perekonomian dunia (mengingat perusahaan Winch Group W termasuk salah satu yang terbesar seantero jagat), kematian Winch dilaporkan akibat penyakit kanker. Dewan direksi Group W pimpinan direktur sementara Ann Ferguson (Kristin Scott Thomas) menjadi kacau balau, apalagi mereka baru mengetahui kalau si Winch tua ternyata mewariskan 65% saham miliknya kepada Winch junior bernama Largo yang keberadaannya dirahasiakan hingga tak satupun anggota direksi mengetahuinya. Largo Winch (Tomer Sisley) adalah anak angkat Winch tua yang memang sudah dipersiapkan untuk menggantikan kedudukannya sebagai boss kerajaan bisnis Winch.

Largo sediri sebenarnya enggan untuk melanjutkan kekuasaan bisnis ayah angkatnya, terlihat dari sikap pemberontakannya yang lebih suka bertualang sekehendak hatinya hingga masuk penjara dibelahan bumi Amerika Selatan dengan tuduhan menyelundupkan narkotik. Sampai akhirnya Largo mendapatkan bahwa ayah angkatnya bukan mati karena kanker, melainkan dibunuh. Dari sini mulailah cerita petualangan Largo dalam membuktikan dirinya sebagai pewaris asli kerajaan bisnis Winch, mencari dalang pembunuh ayah angkatnya, menelusuri jejak latar belakangnya di panti asuhan sebelum dipungut, hingga berkelit dari incaran pembunuh ayahnya yang ingin menguasai Group W dengan cara menghabisi pewaris akhir keluarga Winch.

Walaupun seperti film Perancis lainnya yang mengawali kisah dengan lambat, film ini lumayan bisa membuatku penasaran dengan membuka bungkusan misterinya secara perlahan dan satu persatu. Siapa yang berkhianat, siapa yang jual informasi pada musuh, siapa yang menjadi dalang cukup sulit ditebak. Kadang musuh menjadi kawan dan begitu pula sebaliknya hingga aku sampai beberapa kali tertipu salah menduga dan menebak.

Meski secara keseluruhan menarik untuk ditonton, film ini bukannya tanpa kelemahan. Kadang aku merasa sutradaranya Jerome Salle kurang bisa memaksimalkan beberapa adegan tegang sehingga terasa kurang seru. Belum lagi proses edit yang kadang bikin bingung antara mana adegan flashback dan mana adegan masa kini sehingga membuatku bingung dengan kehadiran Nerio Winch yang terlihat seperti hidup kembali. Music score yang ditampilkan kurang membantu mewujudkan ketegangan beberapa adegan aksi, akan tetapi cukup manis dan mulus ketika mengiringi peralihan adegan flashback. Hal terakhir yang agak kusesalkan adalah beberapa miscasting termasuk komedian Tomer Sisley yang didapuk sebagai Largo yang serius serta peran beberapa anggota direksi yang tidak terlihat cocok sebagai anggota dewan pemegang saham.

Sekedar info, film ini merupakan adaptasi komik Belgia yang juga pernah dibuat serial televisinya tahun 2001 seperti halnya komik XIII yang juga penah kubahas. Penulis cerita komik ini sama dengan penulis cerita komik XIII yaitu Jean Van Hamme. Sekali lagi, film ini menekankan nilai jualnya pada thriller dan misteri, sehingga sayang dilewatkan bagi anda para penggemar film jenis ini.

Rating: 3.25/5

7 Responses to “Largo Winch – thriller Perancis adaptasi komik Belgia”


  1. 1 etikush September 11, 2009 at 12:06 am

    ke pasar beli buncis
    ke pasar ama pak daud
    lebih suka film perancis
    daripada film hollywood

  2. 2 gilasinema September 11, 2009 at 12:59 am

    Premis ceritanya kayak novelnya John Grisham ya (lupa judulnya). Tapi thriller Perancis memang asyik. Lebih intens gitu kesannya dan susah ditebak. Paling favorit memang Tell No One dan Crimson Rivers. Pengen nyari ah…

  3. 3 Zephyr September 11, 2009 at 8:40 pm

    Saya juga penggemar film yg tidak hollywood minded. Film eropa, asia. Kadang terasa lebih asyik dg cerita yg tak biasa. Btw, Apa film di atas sama menegangkan seperti film “memento”?

  4. 4 Ando-kun September 13, 2009 at 8:05 am

    @etikush
    Dari Aceh pergi ke Persia
    Tidak lupa membawa rencong
    Pengen suka film Indonesia
    Apa daya dicekokin pocong

    @gilasinema
    Iya, kayak novel Grisham (aku jg lupa judul yg mana).
    Barusan dapet thriller yg lain judulnya Le premier Cercle (Jean Reno) dan A Prophet. tinggal nunggu waktu nonton:mrgreen:

    @Zephir
    Memento emang termsuk karya “berbeda dan unik”. Yang ini gaya penceritaannya berbeda. Tp terus terang aja, memento emang masih sedikit lbh baik.

  5. 5 jensen99 September 14, 2009 at 12:50 pm

    Wah, ceritanya mirip dengan kehidupan saya andai Massimo Moratti mendadak dibunuh! *ngayal jadi pewaris Internazionale*

    Eh, kisah cowok-ganteng-ternyata kaya-berpetualang-balas dendam gini ada ceweknya gak? Cakep?

  6. 6 Sukma September 15, 2009 at 4:18 am

    Eh itu logo “W” di posternya mirip logo wordpress yah:mrgreen:

    Btw, satu-satunya film prancis yang pernah saya tonton itu bergenre drama *tapi lupa judulnya😦 *, lumayan suka karena sinematografinya indah menampilkan suasana kota paris yang pas banget dengan cerita film ini yang romantis.

    • 7 Ando-kun September 18, 2009 at 5:52 am

      @Jensen
      pilem beginian pasti ada ceweknya lah, malah cewek seksi buat pemikat sekaligus penghancur jagoan yg dikirim sama musuh (kayak James Bond aja nih):mrgreen:
      Yang main Melanie Thierry, itu tuh yg main bareng Vin Diesel dalam Babylon A.D. jadi Aurora, sang cewek mesias.

      @Sukma
      logo “W” di poster??
      iya yah, baru kepikiran:mrgreen:

      Pilem Perancis mah banyak banget, apalagi yg main di kota Paris. Film Amrik yg setting Paris aja bejibun.🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: