OST part 1: Slow OST from Anime

Postingan kali ini sebenarnya kurang nyambung sama tema blog, tapi bisa disambung sedikit (paksa) karena isinya membahas lagu Jepang dan semuanya diambil dari OST (Original Soundtrack) lagu-lagu anime yang pernah aku tonton. Yang menjadi virus penggoda adalah postingan jensen yang membahas lagu mendayu-dayu, hanya saja yang aku bahas kali ini adalah lagu-lagu mendayu hasil OST anime. Terus terang saja aku bukan orang yang suka-suka amat sama lagu mendayu, tetapi lagu-lagu berikut ini memang bisa membuat hati penggemar metal sedikit lumer.
Hanya sekedar sharing kenikmatan di kuping.

Crucify My Love by X Japan
Legenda Visual Kei ini bukan hanya membawakan lagu cadas doang, tapi sekali-kali juga membawakan lagu slow yang menyentuh. Lagu Crucify My Love bisa didengar dalam OVA Rurouni Kenshin cerita Kenshin bertemu dengan istrinya Tomoe dalam bentuk alunan instrumental piano dan cello. Jika ingin mengunduh satu album koleksi balad mereka silahkan berkunjung ke halaman J-music rare album.

One More Time, One More Chance by Yamazaki Masayoshi
Lagu ini sebenarnya lagu lumayan lama, malah pernah dijadikan soundtrack film Jepang akhir tahun 1997/1998. Bagi yang menonton film anime 5 centimeters per second karya Makoto Shinkai akan mendapatkan sensasi yang mendalam serta terbawa dalam suasana yang diciptakan animasi diiringi dengan lagu keren ini. Bisa diunduh diatas dalam bentuk file RAR.

Garnet by Oku Hanako
Seperti kebanyakan judul film/buku/lagu/nama penyanyi yang lumayan panjang, biasanya orang Jepang suka menyingkatnya menjadi sebuah kata pendek seperti Laruku (L’arc en Ciel) dan Bokuchu (Bokutachi to Chuuzaisan no 700 nichi sensou). Film Toki wo Kakeru Shojo (cewek yang melompati waktu) buatan tahun 2006 ini juga biasa disingkat menjadi Tokikake, walaupun tetap saja bagi penonton yang non-jepang terbiasa menyebut dengan judul bahasa Inggrisnya, The Girl who Leapt through Time. Yang pernah menonton kemungkinan besar terkesan dengan lagu yang dibawakan oleh Oku Hanako dengan piano berjudul Garnet ini pada ending film.

Kataritsugu koto by Hajime Chitose
Penggemar serial anime Blood+ dijamin nggak bakalan melewatkan lagu ending pertama ini. Vokal Hajime yang penuh falseto dengan gaya nyanyi rada-rada nyerempet enka ini benar-benar unik dan membuatku mencari lagu ini untuk diunduh. Sebenarnya ada 2 lagu ending Blood+ yang menjadi favoritku, yang lain adalah Cry No More oleh Mika Nakashima yang bergaya R&B Gospel yang bisa diunduh disini.

Konya mo Hoshi ni Dakarete by Ayaka
Lagu ini sudah dibahas pada postingan anime The Sky Crawlers sebelumnya. Ayaka menyanyikannya dengan piano dan hanya diiringi dengan manisnya bersama permainan biola. Manis dan menyentuh, itulah komentarku. Yang mau liat klip sekaligus liriknya bisa karaokean dengan file youtube dibawah ini.

Kimi wo Nosete by Inoue Azumi
Tambahan terakhir ini untuk menghormati komposer hebat yang selalu berada dibelakang layar seluruh anime Ghibli yang dibuat oleh Hayao Miyazaki yaitu Joe Hisaishi. OST Laputa: Castle in the Sky ini sanggup membuat penonton tersentuh pada akhir film yang memang memiliki cerita dan pembuatan yang luar biasa. Entah karena pengaruh filmnya yang hebat atau memang lagu Kimi wo Nosete ini sendiri yang bagus, silahkan dengar dan tebak sendiri. Toh Laputa kutempatkan sebagai film karya Miyazaki dengan rating paling tinggi bersama Spirited Away. O iya, lagu ini merupakan lagu favoriteku dari seluruh OST anime karya Miyazaki.

Bagi yang ingin menambahkan daftar isi lagu diatas, silahkan mengisi di kolom komentar. Kalau bisa sekalian link buat mendengarkannya:mrgreen:

15 Responses to “OST part 1: Slow OST from Anime”


  1. 1 lambrtz May 7, 2009 at 8:52 am

    Kumiko Noma – Lilium (OST Elfen Lied) ?😕
    ——————————–
    @lambrtz
    Cepet banget ngasih komentarnya, padahal ini lagi dalam tahap editing postingan:mrgreen:
    Belum pernah nonton Elfen Lied, jadinya nggak tau OST-nya pas apa nggak sama tema anime.

  2. 2 Arm May 7, 2009 at 11:12 am

    Little Goodbye – Rocky Chack (OST Zegapain)😕
    *saya posting ini juga di blog jensen:mrgreen: *
    ————————————
    @Arm
    Udah dengar, tp koq rasanya kayak techno-music daripada musik slow biasa. Beda selera kali yah:mrgreen:

  3. 3 mina May 7, 2009 at 12:16 pm

    Crucify my Love…..
    hiks.. ando kun membuat saya bernostalgia waktu masa kuliah. ini adalah lagu yang saya sukai sama temen dulu waktu tergila2 sm jejepangan gitu…
    duh…rasanya sedih banget..kenangan banget… T_T

    ada satu lagi lagu x japan yang sangat romantis.. Forever Love. ini jadi soundtracknya X The Movie… ugh sayang banget, krn film itu kan yaoi .. T_T
    yah, tapi lupakan jadi ost itu, yang penting Forever love itu enak banget..piano nya bikin merinding…dan itu intro terpanjang yg pernah sy dengar setelah November Rain
    ————————————
    @mina
    hiks…juga deh. nostalgia masa lampau sama si dia yang mau disiksa sama cinta jejepangan😈

    Aku juga suka Forever Love dengan intro pianonya tuh, walaupun tetap aja favorite ballad nya X Japan lebih prefer ke lagu Longing-Togireta Melody atau lagu Endless Rain dengan double guitar melody-nya Hide dan Pata yang bikin hanyut punya.

  4. 4 Arm May 7, 2009 at 8:15 pm

    yaa.. dasarnya saya emang ngga terlalu suka kalo yg terlalu mendayu-dayu😛 hehe..

    cobain ini deh,
    Real – Shiho, OST Dual ~ Parallel Trouble Adventure😉
    Yakusoku – Horie Yui, insert song Love Hina (IMO mellow banget nih😐 )
    atau..
    Aimo-nya Ranka (Nakajima Megumi) di Macross Frontier juga cukup mendayu dayu:mrgreen:
    ——————————–
    @Arm
    Sama dong😆

    Yakusoku dari Horie Yui cocok sama kuping tuh (koq inget lagu drama korea yg sedih2)😥
    Aimo lumayan, walau nggak terlalu nyantol. Real-nya shifo sebenarnya enak, tp efek syntthesizer dalam lagu lumayan mengganggu kuping. efek suaranya kebanyakan sampai mengganggu lagu secara keseluruhan😦

  5. 5 Kayas May 8, 2009 at 12:34 pm

    memang..selain forever love, x japan itu jagonya lagu melow..
    saya hampir suka semuanya..crucify my love… forever love, longing…endless rain..
    punya ga buat di donlod? mau dong..

    o iya, lagu forever love itu memang kenangan waktu kul ama temen, tapi jangan syuudzon dong, itu temen cwe, bukan pacar. saya cinta jejepangan dulu juga karena dia…
    ———————————-
    @Kayas
    Si Eneng gimana sih? Khan udah dikasih info buat dunlut diatas tuh, gimana sih?
    Walaupun demikian, tetap aja lagu favoritku nomer satu dari X Japan bukan yang ballad, tapi lagu PAKU KARATAN!!!

    Eh? saya khan cuma bilang si dia, nggak jelas tuh makhluknya cewe atau cowo koq!
    *untung bhs Indon nggak sedetail nginggris yg pake him/her😈 *

  6. 6 jensen99 May 9, 2009 at 11:15 am

    Aaah, sampai dibuatin postingan sendiri. Makasih banyak.. m(_ _)m

    *mulai ngecek satu-satu*

    BtW:

    Postingan kali ini sebenarnya kurang nyambung sama tema blog […]

    Gpp kan? gak ada yang bakal protes kalo masbro mau cerita pengalaman sehari2 atau opini politik juga disini kok.😛
    ———————————
    @jensen
    sama-sama, sekedar berbagi kuping…….😉

    Emang sih, tapi dari awal udah niat sendiri sebisa mungkin dipertahankan. toh udah bikin blog lain khusus buat cerita pengalaman dan pengamatan sehari-hari.

  7. 7 jensen99 May 9, 2009 at 3:20 pm

    Eh, itu yang Kataritsugu koto by Hajime Chitose saya minta link youtube-nya dong. Saya cari2 sendiri seperti yang diatas itu tapi gak ketemu. Makasih.

    Garnet-nya Oku Hanako itu memang tipe lagu yang saya cari2. Makasih lagi😀
    —————————-
    @jensen
    Koq nggak ketemu? ya udah, ini dibawah ada beberapa. coba aja yg bisa:
    klip asli pake sub spanyol
    versi mv anime blood+
    pv pendek ending anime blood+

  8. 8 Kayas May 10, 2009 at 2:03 pm

    –pak ando–
    hehe..iya ya…
    tapi blm bisa donlod ini…
    maunya nyari lagu yang udah ada di temen aja, donlod suka gagal mulu krn koneksi jelek amat, apalagi klo pas di warnet

    pak pak, klo biaya idup di jepun mahal ndak sih?
    klo ke jepun ada yang gratisan ga ya?
    huaaa..pengen kabuuurrr ke jepang ajaaaaaa….
    ——————————–
    @Bu Isma
    Jaman sekarang nggak ada yang gratisan gampang dapet. Kalo mau gratis mesti usaha dan sabar, terutama kalo ngomongin koneksi internet di Indonesia😆

    bu bu, idup di jepang terkenal mahal. matinya bahkan lebih mahal.
    1. ada koq yg ke jepun gratis, dikasih duit malah. Untuk selanjutnya, bu mina tanya sama pak lambrtz gimana supaya dapet beasiswa dgn cara gampang. lambrtz-san, douzou………….

    2. cara lainnya yg gratis, biaya ditanggung sama suami😆 makanya buruan kawin sama suami yang sanggup membiayai pergi ke jepun, supaya bisa buruan kabur….. hehehehe….

  9. 9 lambrtz May 11, 2009 at 7:41 am

    lambrtz-san, douzou…………

    Saya gagal ke Jepang tuh😐
    ————————–
    @lambrtz
    intinya yg penting kan, bisa pergi ke luar negeri dengan “percuma”. dikasing duit lagi:mrgreen:

    ya udah deh jeng mina, pake cara kedua aja deh. lbh gampang.

  10. 10 Sukma May 11, 2009 at 10:32 am

    Saya juga suka lagu Kataritsugu Koto, suara falsetonya unik ^_^. Btw, selain Kataritsugu Koto dan Cry no More, ada satu lagu mellow lagi kan di anime Blood+. Lagu This Love yang dinyanyikan Angela Aki, itu lagunya enak juga🙂 .

    Kalau lagu-lagu OST anime lainnya, lagu dari komposer Yuki Kajiura juga enak2:
    Mizu no Akashi & Fields of Hope (Gundam SEED Destiny)
    Kaze no Machi He & You are my love (Tsubasa Chronicle)
    —————————-
    @Sukma
    This Love yah, emang lagunya enak. Sayangnya nggak seunik Kataritsugu Koto, jadi bagaimanapun harus milih satu yang jadi favorit tuh:mrgreen:
    Lagipula emang penggarap musik anime Blood+ kayaknya sengaja bikin pemisahan unik antara opening songs yang nge-Rock dengan ending songs yang slow, kemudian insert songs yang musik klasik abis.

    Yuuki Kajiura memang lagunya enak2. Aku lebih suka lagu dia di FictionJunction.

  11. 11 Frea July 2, 2009 at 8:01 pm

    Saya suka banget banget banget sama one more time, one more chance.
    ah benar-benar menyentuh.
    Btw, Konayuki–remioromen ga masuk?
    itu lagu sepanjang masa itu:mrgreen:
    Btw, salam kenal😀
    ———————
    @Frea
    Konayuki? Anime?
    kayaknya Konayuki itu OST drama bukan?

  12. 12 Frea July 4, 2009 at 6:39 am

    Ah, gomennasai….Silap saya..m(_ _)m
    tentu saja itu ost. dorama, kalau anime saya suka apa ya, mungkin kalafina?
    ———————–
    @Frea
    Hehehe… nggak papa koq.
    Kalafina grupnya Yuki Kajiura yah? Kayaknya penggemar Kara no Kyokai nih:mrgreen:
    Setuju, emang Kajiura-san suka bikin lagu unik.

  13. 13 Rafik September 23, 2011 at 12:11 pm

    Permisi, numpang komen semuanya…
    Udah ada yang denger Akai Ito-nya Rag Fair blom? (OST-nya Kekkaishi)
    Menurut saya juga bagus loh…

  14. 14 Rafik September 23, 2011 at 12:27 pm

    Tambahan…
    Boy’s Heart-nya Fumiya Fujii (OST Astro Boy)
    Kok belum ada yang nyinggung tuh


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: