Shoot on Sight – Film Inggris bertema terorisme rasa India

Produksi: Arun Govil Productions ( 2008 )
Negara: Inggris
Sutradara: Jag Mundhra
Pemain: Naseeruddin Shah, Greta Scacchi, Om Puri, Brian Cox

Film Inggris yang pernah aku tonton biasa selalu memiliki alur cerita yang alon alon asal kelakon sehingga menyebabkan aku agak malas untuk menontonnya. Aku menonton film ini dengan alasan tema film yang berbeda dari film Inggris biasanya. Walaupun ini film Inggris namun pendukung utamanya dari produser, sutradara hingga aktor utamanya berasal dari India. Film ini terinspirasi dari kisah nyata yaitu tewasnya Jean Charles de Menezes yang ditembak mati ditempat oleh polisi Inggris berdasarkan Operation Kratos, karena dicurigai sebagai teroris pembawa bom. Operation Kratos adalah operasi khusus anti-teroris yang dilancarkan oleh kepolisian Inggris dimana didalamnya membolehkan petugas menembak mati tersangka ditempat. Operasi khusus ini dipicu oleh peristiwa pemboman di London tanggal 7 Juli 2005.

Seorang pemuda muslim ditembak mati polisi Inggris di peron kereta api bawah tanah karena dicurigai sebagai pembawa bom bunuh diri. Media massa mempertanyakan kasus penembakan tersebut karena pemuda muslim itu tidak terbukti membawa bom ataupun terkait terorisme. Pihak kepolisian Inggris menunjuk Commander Tariq Ali (Naseeruddin Shah), seorang muslim sebagai penyelidik kasus sensitif tersebut. Tariq Ali adalah polisi senior berdarah Pakistan yang besar di Inggris dan menikah dengan wanita Inggris Susan (Greta Scacchi) dengan dua anak.

Posisi Ali terjepit diantara kenyataan dirinya seorang muslim dan tugasnya sebagai seorang polisi. Malah didalam departemen kepolisian sendiri, Ali dipandang curiga oleh para kolega dan atasannya. Dipihak lain, Ali memiliki hubungan kurang harmonis dengan teman masa kecilnya Junaid (Om Puri) yang telah menjadi imam mesjid setempat.

Ide cerita yang sensitif seperti ini seharusnya dapat membuat film lebih menarik. Sayangnya sutradara terlalu berpanjang-panjang dengan melodramanya dan terkesan menyederhanakan cerita yang sebetulnya cukup rumit dengan konflik budaya dan agama. Sekilas aku pernah berpikir sewaktu tengah menonton, jangan-jangan karena sutradaranya orang India adegan melodramanya diperbanyak. Selain itu juga kebiasaan khas film India yang suka menyepelekan hal remeh tapi kurang masuk akal juga turut menyeret film ini menjadi agak berbau “Bollywood”.

Yang menjadi sorotan khusus dalam film ini adalah penampilan dua aktor senior India Naseeruddin Shah dan Om Puri yang patut mendapatkan acungan jempol. Naseeruddin Shah mempertunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah karakter polisi muslim yang serba salah dengan kondisinya. Sedangkan Om Puri berhasil membawakan peran seorang imam mesjid yang kharismatik dengan meyakinkan. Untuk keterlibatan kedua aktor ini aku mempersembahkan tambahan nilai setengah terhadap rating film.

Quotes antara Junaid dan Ali:
“Have you nothing in your life you would kill for?”
“Are you a policeman who happens to be a muslim or a muslim who happens to be a police officer? You cannot be both!”

Rating: 3/5

2 Responses to “Shoot on Sight – Film Inggris bertema terorisme rasa India”


  1. 1 Tigis December 29, 2008 at 10:07 am

    what?? Greta Scacchi?? huehehee gue msh inget nih ada 1-2 pilem dia dulu jaman gue sekolah yg posternya asssoooyyyyy🙂

    btw, gue koq rasanya pernah denger nama Jag Mundra ya (nyoba nginget2x tanpa ngintip IMDB). Ada hubungannya ama pilem kama sutera ngga sih?

    @Tigis. Hehehe… gue gak tau soal Jag, tapi Scacchi emang suka main film buka-bukaan jaman dulu (masih inget dipinjemin temen di Cisitu baru)

  2. 2 syelviapoe3 January 7, 2009 at 5:18 am

    Rasa2nya pernah lihat tokoh2 india yang main di film itu..
    Mereka sering main di film2 Bollywood, khan ?

    Kalo baca dari resensi ini sih sptnya ceritanya bagus…Tapi kalo film tegang dibawa jadi drama kok ya jadi kehilangan greget, ya ?

    @sylviapoe3. Ibu putri suka pilem India yah? Coba deh buka2 koleksi pilem bollywood-nya, Om Puri sering muncul jadi bandit musuh jagoan lawas jaman dulu kayak Amitabh Bachchan sampai yang rada baru kayak Shah Rukh Khan. Kayaknya status Om Puri sebagai antagonis terbaik udah jadi cult di bollywood sana.
    Kalau Naseeruddin Shah lebih banyak bergelut dalam film serius, walau kadang ada juga filmnya yang rada ngepop.

    Sebenarnya banyak juga film thriller tegang yang dikemas drama dan jadinya bagus. Tapi yang ini balutan dramanya terlalu mellow, sampai thrillernya hampir nggak kerasa lagi. Jadinya, yah… begitulah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: