Le Grand Voyage – Belajar hidup melalui perjalanan akbar

Sutradara: Ismaël Ferroukhi
Pemain: Nicolas Cazalé, Mohamed Majd
Produksi: 2004

Jika anda ingin menempuh perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, kendaraan apakah yang akan anda pilih? Ada beberapa pilihan yaitu naik pesawat, kapal laut, kereta api, bis, atau kendaraan pribadi (mobil/sepeda motor). Memangnya dimanakah letak perbedaannya? Yang pasti naik pesawat lebih menghemat waktu.

Bagaimana kalau anda seorang muslim yang ingin naik haji ke Mekkah, apakah anda akan menempuh perjalanan jauh itu dengan naik kendaraan pribadi? Saya rasa mayoritas akan menjawab tidak, disambung dengan kalimat “lebih praktis naik pesawat”. Dalam film Le Grand Voyage ini seorang ayah diantar anaknya menggunakan mobil untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah di Arab Saudi dari tempat tinggal mereka di Perancis. Walaupun anaknya berkeras supaya ayahnya pergi ke Mekkah naik pesawat seperti orang lain, ayahnya tetap memaksa untuk pergi mengambil jalan darat dengan mobil pribadi. Anda akan menemukan sendiri alasan sang ayah untuk menunaikan ibadah haji dengan mengendarai mobil dalam film ini.

Ada dua film Perancis bertema benturan budaya dan agama yang saya tonton berturut-turut, yaitu Le Grand Voyage dan Monsieur Ibrahim. Walaupun kedua film ini sangat bagus dan mendapat penghargaan internasional dimana-mana, bagi saya pribadi Le Grand Voyage memberikan nilai lebih yang menyentuh.

Kalau Monsieur Ibrahim menceritakan tentang hubungan seorang muslim tua dengan remaja yahudi yang bertetangga, Le Grand Voyage menceritakan hubungan seorang seorang ayah dan anaknya. Bukan hanya hubungan ayah-anak saja dibahas dalam film ini, hubungan antara tua-muda, islam konvensional-islam KTP, budaya timur-barat, imigran generasi pertama-imigran generasi kedua, dan hubungan kemanusiaan itu sendiri. Selain itu juga film ini menggambarkan betapa ayah-anak banyak mendapatkan pelajaran hidup dari perjalanan yang mereka lakukan. Perjalanan ribuan mil lintas benua mereka mulai dari Perancis melewati Italia, Slovenia, Kroasia, Serbia, Bulgaria, Turki, Syria, Yordania hingga Arab Saudi. Le Grand Voyage menuturkan kisah perjalanan ayah-anak ini dengan indah, termasuk didalamnya konflik yang dibangun antara ayah-anak beserta para tokoh yang ditemui dalam perjalanan mereka.

Tokoh imigran ayah yang berasal dari Maroko sepanjang film lebih banyak berbicara dalam bahasa Arab-Maroko kepada anaknya, walaupun sang ayah lancar berbahasa Perancis. Sedangkan sang anak yang lahir dan besar di Perancis terus menerus berbicara dalam bahasa Perancis kepada ayahnya. Anda tentu bisa menebak tujuan sang ayah terus-menerus berbicara dalam bahasa ibu kepada anaknya tersebut. Sang ayah ingin memberikan suatu hadiah yang bermakna dalam kepada anaknya selama perjalanan akbar ini yaitu pelajaran bagaimana menjadi manusia yang utuh.

Film ini sendiri merupakan film non-dokumenter pertama yang diijinkan mengambil gambar di dalam kota Mekkah bertepatan pada musim haji. Mengacu pada kata-kata sutradara Ismaël Ferroukhi sewaktu pengambilan gambar di Mekkah, “Tak seorangpun yang menoleh ke kamera. Malah orang-orang sepertinya tak acuh pada kami para kru film….. Mereka berada dalam dunia lain.”

Rating: 4.5/5

9 Responses to “Le Grand Voyage – Belajar hidup melalui perjalanan akbar”


  1. 1 Tigis September 26, 2008 at 10:28 am

    wah ini nih review yg gue cari. Pilem2x beginian yg sbetulnya layak dicobain. Sayang euy di dvd bajakan susah nyarinya. Apalagi di batam, uda diberangus😦

    btw, banyakin review pilem eropa yah men🙂

    @Tigis. Unduh brur….dunlud kalo gak ada bajakan. Toh banyak jalan menuju Roma. Lagian dapet info dari Oni kalo VCD aslinya udah ada koq.

    Gue kesulitan akses sama film eropa non-english (masalah subtitle). Kalo ada yg bagus, ntar gue review deh.

  2. 2 Tigis October 3, 2008 at 8:45 am

    huehehe ampun bro, urusan unduh ga akan mempan pake koneksi gue skrg🙂 Ok deh kapan2x gue pengen minjem ajah (ngirit mode ON)🙂

  3. 3 Oni Suryaman October 21, 2008 at 4:15 am

    Git, emang di batam gak ada rental VCD yang bagusan dikit apa:mrgreen: Film ini masuk di Indonesia diedarkan oleh jivecollection. Mereka memang banyak masukin pelem2 bagus.

    Film ini memang salah satu film yang aku akui bagus sekali. Ia bisa memperlihatkan kemanusiaan dengan begitu total dan semangat islami yang sudah banyak tergerus jaman yang serba mudah. Seberapa banyak orang yang sekarang memandang haji sebagai sebuah perjalanan, bukan sebuah “wisata plus-plus”, plus gelar haji dan plus oleh2 air zam2.

    Aku ngasih 4/5. Rada pelit soalnya :p

  4. 4 Elessar Kartowidjojo February 25, 2009 at 7:40 am

    Saya masih belom nonton juga film ini. Mungkin sebentar lagi, review anda bikin tertarik😀

    PS: makasih blog saya di-link ke sini😀

    @Elessar
    Terima kasih kembali. Saya membuat link para tukang nonton untuk perbandingan resensi dan info film layak tonton untuk tukang nonton yang lain.

  5. 5 neesa March 6, 2009 at 1:28 pm

    subhanallah..film ini sungguh menggugah hati..
    sangat bagus untuk menjadi motivasi diri..

    @neesa
    Ya, memang bagus untuk motivasi diri. Tapi mungkin lebih tepat lagi untuk mengingatkan orang akan makna sebenarnya “perjalanan haji” (bukan naik haji). Bukan hanya sekedar pergi ke Mekkah dan menjalankan berbagai rukun lalu kembali dengan gelar haji plus, tetapi lebih dari sekedar itu.

  6. 6 sofyan July 16, 2009 at 2:55 pm

    Subhannallah… film ini sangat membuat hati saya terbangun,,,dan ketika sesudah melihat Film ini sya merasakan betapa bermaknanya Hidup,,,,, pokoknya,,, ini film mebuat gw bermotivasi lagi untuk beribadah kepada Allah Swt… terimnakasih atas semua pihak yang sudah menyiarkan Film ini,,

  7. 7 dina July 1, 2010 at 5:53 pm

    gw uda nonton le grand voyage berkali2, n memang byk bgt pelajaran tentg kehidupan. Tapi, klo yg Monsieur Ibrahim gw blum nonton. Da gw ud yari dvdnya dai yg bajakan sampe yg asli g nemu. Ada yang tau link buat download filmnya, klo aa tolong kasi tau gw linknya via email. thx

  8. 8 nuge July 7, 2010 at 9:07 am

    saya terakhir nonton film ini di RCTI, udah lama bgt
    memang filmy mengharukan, apalagi pas ayahnya meninggal.. T_T

  9. 9 Hari Dermanto August 22, 2011 at 4:37 am

    yang susah cari fil ini lebih baik download di Indowebstar tulis aja Le grand voyage. saya juga lagi download. thanks untuk resensinya ya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: