Sword of the Stranger – Petualangan Samurai Tanpa Nama

Judul Asli: Stranger – Mukou Hadan
Produksi: Bone Studios (2007)
Genre: Anime wuxia

Anime bergenre wuxia jarang sekali ditemukan, kalaupun ada biasanya publisitasnya kurang sehingga banyak orang tidak mengetahui keberadaannya. Barang kali hanya penggemar anime kelas berat saja yang memiliki informasi dan sering menonton anime genre wuxia ini. Sword of the stranger termasuk diantara anime layar lebar genre wuxia berkualitas yang lewat tanpa terdengar jejaknya di Indonesia. Padahal dari segi cerita dan teknik sinematografi tidak kalah bila dibandingkan dengan anime genre lain dengan teknik CGI ataupun film wuxia biasa.

Sinopsis Cerita
Setting cerita: Jepang pada masa daratan China dikuasai dinasti Ming (1368-1644).

Seorang anak tanggung bernama Kotaro dalam pelarian karena diburu oleh sekelompok orang yang diutus oleh kaisar dinasti Ming untuk menangkap Kotaro. Ksatria Ming terkuat dalam kelompok pengejar bernama Rarou, seorang ahli pedang berambut pirang dan bermata biru. Dalam pelariannya Kotaro yang didampingi oleh anjingnya Tobimaru bertemu dengan seorang samurai petualang yang menyelamatkannya dari buruan utusan kaisar Ming. Samurai petualang tanpa nama tersebut disewa oleh Kotaro dengan tugas mengantar Kotaro sampai ke kuil tujuannya hingga selamat.

Para utusan kaisar Ming bekerja sama dengan seorang daimyo (tuan tanah) Akaike dalam misinya menangkap Kotaro. Konflik mulai semakin tajam ketika masing-masing pihak mulai menunjukkan perbedaan demi kepentingan pribadi masing-masing, termasuk Rarou. Selain itu juga ditengah perjalanan, Kotaro menemukan bahwa Nanashi (artinya tanpa nama) samurai petualang yang dibayar untuk mengantarnya, bukanlah samurai jepang melainkan orang asing yang juga memiliki masa lalu gelap.

Komentar penulis
Memang film ini terlihat seperti kisah samurai model Rurouni Kenshin dengan tokoh samurai petualangnya. Tapi konflik yang dihadirkan agak berbeda dengan memasukkan tokoh utusan dari daratan Tiongkok yang justru berperawakan seperti bule eropa. Selain itu juga gaya bertarung yang ditampilkan dalam film ini lebih mengedepankan konsep pertarungan bergaya perang yang realistis, bukan gaya tarung dengan jurus-jurus tertentu. Yang pasti adegan berdarah-darah cukup banyak mewarnai film ini sehingga lebih baik film ini dimasukkan kedalam kategori 13 tahun keatas.

Hal yang agak menggelitik perasaan adalah beberapa anggota utusan kaisar Ming, ada yang bergaya mirip dengan ninja yang notabene berasal dari Jepang. Selebihnya film ini memberikan tawaran yang menarik untuk ditonton baik dari segi cerita maupun dari segi animasinya. Dialog antar tokohnya juga kadang memiliki arti yang cukup mendalam, sehingga menarik untuk disimak lebih lanjut. Hanya saja dialog utusan kaisar Ming yang tetap menggunakan bahasa mandarin terasa kaku. Mungkin para dubber jepang hanya mengucapkannya secara fonetik tanpa menguasai bahasa aslinya.

NB. Arti harfiah dari judul aslinya Mukou Hadan adalah kisah pedang tanpa tahta.

Rating: 3.25/5

0 Responses to “Sword of the Stranger – Petualangan Samurai Tanpa Nama”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


%d bloggers like this: