<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Toumei Ningen - The Reviews</title>
	<atom:link href="http://yusahrizal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusahrizal.wordpress.com</link>
	<description>Dai Ikki</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 11:52:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yusahrizal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Toumei Ningen - The Reviews</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yusahrizal.wordpress.com/osd.xml" title="Toumei Ningen - The Reviews" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yusahrizal.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Goodbye Chuck, thank you for these five AWESOME seasons</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/29/goodbye-chuck/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/29/goodbye-chuck/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 11:52:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Film Serial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4260</guid>
		<description><![CDATA[Setelah habis menyaksikan double episode terakhir final season (musim ke-5) dari serial Chuck yang berjudul Chuck versus Sarah dan Chuck versus Good Bye, tiba-tiba saja aku merasa kehilangan sesuatu, menjadi melankolis mendadak dan terus mellow selama seharian penuh. Ya, tak bisa dipungkiri bahwa Chuck dan kawan-kawannya telah menemani hari-hariku selama 5 tahun terakhir, dan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4260&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah habis menyaksikan double episode terakhir final season (musim ke-5) dari serial Chuck yang berjudul Chuck versus Sarah dan Chuck versus Good Bye, tiba-tiba saja aku merasa kehilangan sesuatu, menjadi melankolis mendadak dan terus mellow selama seharian penuh. Ya, tak bisa dipungkiri bahwa Chuck dan kawan-kawannya telah menemani hari-hariku selama 5 tahun terakhir, dan itu membuatku cukup berat menerima kenyataan bahwa&#8230; No new Chuck&#8217;s episode anymore <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  <span id="more-4260"></span></p>
<div id="attachment_4263" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/chuck.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/chuck.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" title="Chuck" width="300" height="300" class="size-medium wp-image-4263" /></a><p class="wp-caption-text">(L-R) Joshua Gomez as Morgan Grimes, Yvonne Strahovski as Sarah Walker, Zachary Levi as Chuck Bartowski, Adam Baldwin as John Casey</p></div>
<p>Chuck mengalami musim terbaiknya di season satu yang menurutku luar biasa membuatku kecanduan untuk terus nonton hingga lima tahun berikutnya. Season 2 sebenarnya lumayan bagus, walau dibandingkan season satu terlihat jelas season dua memperlihatkan penurunan kualitas. Dengan pengurangan budget produksi, season 3 dan 4 tak usah ditanya lagi anjloknya penurunan kualitas, aku sendiri terus nonton tak lebih karena aku sudah kepalang nonton serial ini dari awal. Season lima yang menjadi musim terakhir terus menunjukkan trend yang telah dialami oleh season 3 dan 4, dimana cerita menjadi membosankan, serba digampangkan, dan yang paling penting tak ada pengembangan karakter yang menarik dari jejeran tokoh utama. Paling-paling yang menarik adalah dengan dimunculkannya tokoh-tokoh baru yang diperankan oleh aktor-aktris yang dikenal luas oleh para nerdy seperti halnya Mark &#8220;Luke Skywalker&#8221; Hamill dan Bo &#8220;10&#8243; Derek. Walaupun demikian, masih ada beberapa momen interaksi antar tokoh yang membuatku agak jinak dan mau menonton terus hingga episode terakhir <del>walau alasan sebenarnya sih, ini final season lho</del></p>
<p>Yang membuatku agak kesal adalah ceritanya yang semakin meremehkan intersect yang terlihat begitu spesial dalam season 1 dan 2. Bagaimana tidak? Untuk mampu mendownload Intersect, orang harus memiliki kemampuan otak dan kapasitasnya diatas rata-rata. Dari akhir season 4 saja sudah nampak gejala meremehkan Intersect, seakan-akan orang idiotpun bisa mendownload intersect dan menjadi perkasa karenanya. Belum lagi kebiasaan buruk dari season 3 dan 4 masih dilanjutkan, yaitu menggampangkan penyelesaian masalah. Contohnya saja, sebegitu mudahkah 2 orang pembunuh terlatih ditaklukkan oleh duo Jefster hanya dengan mengancam dan menakut-nakuti mereka?</p>
<p>Untungnya&#8230;. yah, untungnya! Untungnya setelah 11 episode awal yang mayoritas kualitasnya biasa-biasa saja, 2 episode terakhir yang diputar beruntun justru mengejutkanku. Memang sebuah film bisa saja termaafkan segala kejelekannya jika memberikan ending yang sangat memorable bagi pemirsa, dan double last episodes Chuck ini termasuk hal yang membuatku memaafkan keburukan 11 episode awal. Apa yang ditampilkan dalam Chuck versus Sarah dan Chuck versus Goodbye adalah kompilasi momen terbaik yang akan membuat penonton yang telah kecanduan dengan season 1 dan 2 akan luluh hatinya. Dan endingnya yang sweet but bitter&#8230;&#8230; ugh, made my day mellow.</p>
<p>Jadi, bagi anda yang setia menonton penuh serial Chuck selama 5 musim penuh, percayalah&#8230; Hati anda akan luluh dan memaafkan kesenjangan kualitas diantara akhir season dua hingga final season, dan semua itu karena 2 episode terakhir dan ending yang menyentuh. Aku sampai tak habis pikir, bagaimana bisa Chris Fedak menyelesaikan Chuck diluar pakem yang biasanya ditampilkan belakangan ini.</p>
<p>Goodbye Chuck, Goodbye Sarah, Goodbye Casey, Goodbye Morgan, Goodbye Ellie, Goodbye Captain Awesome, Goodbye Jefster, Goodbye Big Mike.<br />
Our life still goes on.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4260&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/29/goodbye-chuck/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/chuck.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Chuck</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tokyo Jihen Bubar!</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/11/tokyo-jihen-bubar/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/11/tokyo-jihen-bubar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 17:21:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4248</guid>
		<description><![CDATA[To every good thing there has to be an end (Lambrtzism) Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kira-kira 2 bulan yang lalu aku gagal nonton konser Tokyo Jihen Discovery Tour dan sempat bertanya-tanya kapankah akan nonton konser mereka, tiba-tiba saja datang kabar mengejutkan dari official website mereka di SR Nekoyanagi Honsen. Pada tanggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4248&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>To every good thing there has to be an end<br />
(Lambrtzism)</p></blockquote>
<p>Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kira-kira 2 bulan yang lalu aku gagal nonton konser Tokyo Jihen Discovery Tour dan sempat bertanya-tanya kapankah akan nonton konser mereka, tiba-tiba saja datang kabar mengejutkan dari official website mereka di <a href="http://www.kronekodow.com/gaiko/20120111.html" target="_blank">SR Nekoyanagi Honsen</a>. Pada tanggal 11 Januari 2012, <strong>TOKYO JIHEN menyatakan BUBAR</strong> nanti pada tanggal 29 Februari 2012, tepat saat konser terakhir Tokyo Jihen yang akan diadakan di Nippon Budokai Tokyo.</p>
<p><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/tokyo_jihen.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/tokyo_jihen.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="tokyo_jihen" width="300" height="224" class="aligncenter size-medium wp-image-4249" /></a></p>
<p>Sebagai salam perpisahan untuk para penggemar, Tokyo Jihen merencanakan menggelar konser terakhir yang diberi nama Tokyo Jihen Live Tour 2012 Domestique Bon Voyage. Konser Domestique Bon Voyage hanya diselenggaran di 3 kota pada bulan Februari 2012 yaitu, Yokohama (14 &amp; 15 ), Osaka (21 &amp; 22), Tokyo (28 &amp; 29). Dengan sangat menyesal aku tak bisa menonton konser perpisahan mereka karena jadwal konser diselenggarakan pada hari kerja. Cutiku sudah habis buat mudik pulkam Desember kemarin dan sisa satu hari sudah kurencanakan dipakai untuk nonton konser terbatas member Le Ciel nanti tanggal 23 Februari. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  Belum lagi sistem penjualan tiket konser perpisahan mereka ini menggunakan sistem undian, hanya yang beruntung akan mendapatkan tiket tersebut.<br />
Selain konser, Tokyo Jihen juga berencana merilis album live best mereka yang berjudul LIVE BEST SELECTION ALBUM Tokyo Collection pada tanggal 12 Februari 2012.</p>
<p>Semoga suatu hari nanti Shiina Ringo akan membentuk Tokyo Jihen kembali dengan anggota baru Dai Sanki (Fase ke-3), seperti saat Shiina Ringgo menghidupkan kembali Tokyo Jihen dengan Dai Niki (Fase ke-2).<br />
Turut berduka cita dengan sesama fans Tokyo Jihen.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4248&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/11/tokyo-jihen-bubar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2012/01/tokyo_jihen.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tokyo_jihen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Flying Swords of Dragon Gate dan sedikit latar sejarah</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/08/flying-swords-of-dragon-gate/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/08/flying-swords-of-dragon-gate/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 19:19:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Film Asia]]></category>
		<category><![CDATA[jet li]]></category>
		<category><![CDATA[tsui hark]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4226</guid>
		<description><![CDATA[Kolaborasi sutradara/produser Tsui Hark dan bintang laga Jet Li sudah cukup dikenal oleh para pecinta film martial arts lewat seri Wong Fei-hung era 1990-an. Kali ini Tsui Hark kembali mengajak Jet Li dalam pembuatan karya terbarunya yang dilabeli oleh Tsui Hark sebagai re-imagine film produksi tahun 1992 New Dragon Gate Inn yang diproduseri oleh Tsui. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4226&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://bicarafilm.com/images/medium/flying-swords-poster.jpg" title="flyingswords" class="alignleft" width="160" height="222" />Kolaborasi sutradara/produser Tsui Hark dan bintang laga Jet Li sudah cukup dikenal oleh para pecinta film martial arts lewat seri Wong Fei-hung era 1990-an. Kali ini Tsui Hark kembali mengajak Jet Li dalam pembuatan karya terbarunya yang dilabeli oleh Tsui Hark sebagai re-imagine film produksi tahun 1992 New Dragon Gate Inn yang diproduseri oleh Tsui. New Dragon Gate Inn sendiri merupakan remake film Dragon Gate Inn produksi 1967 yang diisutradarai oleh sutradara legendaris Taiwan, King Hu. Kalau melihat setting film Flying Swords of Dragon Gate yang diambil 3 tahun setelah peristiwa terbakarnya Penginapan Gerbang Naga pada ending New Dragon Inn, film ini lebih cocok disebut sebagai sequel tak langsung dari New Dragon Inn daripada sebutan re-imagining. Tsui Hark menyatakan bahwa teknik 3D yang digunakan dalam film ini akan membuka interpretasi baru dalam film bergenre wuxia, namun sayangnya aku harus cukup puas nonton versi 2D-nya karena jadwal nontonnya 3D terlalu mepet buatku.<span id="more-4226"></span></p>
<p><strong>Latar Belakang Sejarah</strong><br />
Sebenarnya plot film ini bisa saja berdiri sendiri tanpa mengkaitkan dengan sejarah China, tepatnya pada masa dinasti Ming jaman pemerintahan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chenghua_Emperor" target="_blank">kaisar Chenghua</a>. Akan tetapi, menurutku latar sejarah film ini terlalu menarik jika tidak dipaparkan bagi yang penonton yang kurang faham dengan sejarah Tiongkok kuno. Dengan sendirinya, dengan mengetahui latar sejarahnya akan membuat film ini semakin nikmat ditonton.</p>
<p>Kaisar Chenghua memiliki 2 istri dan puluhan selir yang menghuni kaputren dinasti Ming. Diantara sekian banyak selir, kaisar Chenghua dikenal sangat menyayangi seorang selir yang bernama selir Wan. Selir Wan ini berambisi ingin menempatkan anaknya sebagai putra mahkota yang kelak akan naik sebagai kaisar penerus Chenghua. Sayangnya anak hasil hubungan kaisar Chenghua dan selir Wan mati ketika masih kecil. Sejak itu selir Wan dan para kasim bawahannya mulai gentayangan mengaborsi paksa, meracuni, hingga membunuh selir-selir lain yang mengandung anak hasil hubungan dengan kaisar Chenghua. Untungnya salah satu selir berhasil melahirkan anaknya dengan selamat. Dibantu permaisuri Wu (istri pertama kaisar Chenghua), anak yang kelaknya akan menjadi kaisar Hongzhi ini berhasil lolos dari maut. Ini pernah kutulis di personal blog <a href="http://yasuitori.wordpress.com/2011/12/18/kaisar-monogami-1/" target="_blank">tentang kaisar Hongzhi.</a></p>
<p>Dilain pihak, secara politik kekaisaran Ming pada masa kaisar Chenghua didominasi kekuasaan yang dipegang pembesar kebiri atau biasanya disebut <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eunuch" target="_blank">kasim (eunuch)</a>. Sejak awal berdirinya dinasti Ming, kaisar pertama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hongwu_Emperor">Hongwu (Zhu Yuanzhang)</a> membentuk biro pengawal merangkap polisi rahasia (semacam gestapo NAZI atau Kempetai Jepang) bernama Jinyi Wei (pengawal berseragam tembaga). Jinyi Wei bertindak bukan hanya sebagai mata-mata pasif melainkan juga memiliki kekuasaan aktif untuk menghukum langsung orang-orang yang dicurigai sebagai pemberontak tanpa pengadilan. Banyak para pejabat dan orang awam yang ditangkap dan dieksekusi langsung oleh Jinyi Wei, walaupun pada kenyataannya kebanyakan dari mereka tidak bersalah. Hal ini menyebabkan nama Jinyi Wei sangat ditakuti. </p>
<p>Pada zaman <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yongle_Emperor" target="_blank">kaisar Yongle</a> berkuasa, Yongle membentuk sebuah biro khusus mirip Jinyi Wei yang anggotanya terdiri dari para kasim bernama Dong Chang (Biro Timur). Dong Chang dibentuk Yongle dengan pertimbangan bahwa kasim bisa menyelusup ke daerah-daerah dimana anggota Jinyi Wei kurang leluasa bergerak. Awalnya Dong Chang hanya sekedar biro mata-mata biasa yang bergerak pasif, Dong Chang mengandalkan Jinyi Wei untuk melaksanakan gerakan aktif untuk menghukum orang-orang yang dicurigai. Makin lama kekuasaan Dong Chang semakin kuat hingga pada akhirnya mereka mulai melakukan gerakan aktif sendiri dengan merekrut agen Dong Chang tanpa melibatkan Jinyi Wei. Soal kekejaman, Dong Chang malah lebih menakutkan dibanding Jinyi Wei karena kekejaman Jinyi Wei semata-mata dilakukan demi kepentingan kaisar. Dong Chang banyak melakukan eksekusi mati demi melanggengkan kekuasaan dan korupsi yang dilakukan para kasim penguasa.</p>
<p>Cucu buyut Yongle yang bernama kaisar Chenghua ternyata malah semakin besar memberikan kekuasaan kepada kaum kasim dengan pembentukan Xi Chang (Biro Barat) yang berdiri terpisah dari Dong Chang. Eksistensi Xi Chang memang tak terlalu lama karena Chenghua sendiri yang akhirnya menutup Biro Barat setelah berjalan tak sampai setahun. Awalnyanya Xi Chang dibentuk untuk mengawasi Dong Chang yang semakin menancapkan kuku kekuasaannya, walau pada akhirnya justru Xi Chang tak jauh beda dibanding pendahulunya Dong Chang yang lebih dulu eksis. Petinggi Xi Chang sama-sama korup dan haus kekuasaan, juga sama kejamnya dengan Dong Chang. Namun Xi Chang berkembang jauh lebih pesat dibandingkan Dong Chang pada masa Yongle, karena mereka langsung merekrut agen dan bergerak aktif. Xi Chang banyak melakukan teror, penangkapan dan eksekusi hanya dalam waktu beberapa bulan, sehingga kaisar Chenghua sendiri merasa khawatir dengan eksistensi Xi Chang dan memutuskan membubarkan Biro Barat. Jaman kaisar Hongzhi (anak Chenghua), kekuasaan para kasim Biro Timur dapat ditekan walau tak bisa hilang. Setelah Hongzhi wafat dan digantikan anaknya Zhengde, Dong Chang kembali menguat dan kekuasaan para kasim semakin membuat dinasti Ming melemah.</p>
<p><strong>Plot Cerita</strong><br />
Zhou Huai&#8217;an (Jet Li) menjadi buronan kerajaan nomor wahid setelah membunuh petinggi Dong Chang diawal film (peran cameo Gordon Liu). Di dalam istana, selir Wan menggunakan tangan Biro Barat Xi Chang untuk membantunya menghabisi para selir kaisar yang sedang hamil. Salah seorang petinggi Xi Chang pembesar kebiri Yu Huatian (Chen Kun) yang dekat dengan selir Wan, diperintahkan untuk menghabisi Jin Xiangyu (Mavis Fan) seorang pelayan yang sedang mengandung anak kaisar. Walaupun berhasil lolos dari istana terlarang, Xiangyu masih tetap dikejar oleh orang-orang Xi Chang bawahan Yu Huatian. Ditolong seorang pendekar wanita misterius Ling Yanqiu (Zhou Xun), mereka berdua lari ke daerah padang pasir dimana Penginapan Gerbang Naga yang terbakar 3 tahun lalu dibuka kembali. </p>
<p>Yu Huatian dan para bawahannya mengejar hingga Penginapan Gerbang Naga, sementara Zhou Huai&#8217;an yang mengenali Ling Yanqiu sebagai wanita yang pernah terlibat hubungan romantis dengannya dimasa lalu ikut datang ke Penginapan Gerbang Naga. Dilain pihak, Penginapan Gerbang Naga dipenuhi para perampok dan orang-orang suku Tartar yang ingin merebut harta karun kerajaan Xia Barat yang terbenam dalam padang pasir. Salah seorang diantaranya adalah seorang tukang tipu licin bernama pisau angin (juga diperankan Chen Kun) yang memiliki wajah sangat mirip dengan Yu Huatian. Terjadilah perseteruan yang menyangkut banyak kepentingan sehingga terjadi perang siasat adu licin antara petugas Xi Chang, perampok, suku Tartar, penunggu penginapan, dan pihak Zhou Huai&#8217;an/ Ling Yanqiu.</p>
<p>Film ini terasa sekali gaya penyutradaraan Tsui Hark yang membuat film wuxia ini serasa nonton film barat bergenre heist dengan latar belakang dunia persilatan. Intrik dan aksi tipu menipu hingga beberapa plot twist terasa menyegarkan diantara banyak adegan kungfu khas film silat. Sayangnya aku tak bisa mengomentari promosi Tsui Hark tentang efek 3D yang katanya merupakan inovasi baru untuk film wuxia, karena aku nontonnya 2D. Yang pasti, karena film lebih menitik beratkan pada plot twist dan intrik antar tokoh dengan peralihan adegan yang cepat dan beruntun, otomatis karakterisasi tokoh menjadi kurang dalam. </p>
<p>Bagi yang pernah nonton New Dragon Gate Inn, mungkin mereka sudah pada kenal karakter Zhou Huai&#8217;an sebagai mantan jenderal dinasti Ming yang buron karena berseteru dengan Dong Chang. Tapi bagi yang tidak menonton tentunya bingung dengan 2 karakter utama Zhou Huai&#8217;an dan juga Ling Yanqiu yang muncul dalam New Dragon Gate Inn. Memang sih hal ini tak terlalu mengganggu karena pergerakan scene yang cepat membuat penonton tak terlalu memusingkan latar belakang karakter, apalagi Tsui Hark menawarkan intrik dan plot twist yang menarik di sepanjang film.</p>
<p>Akting para pemainnya sendiri termasuk standar untuk film wuxia. Jet Li seperti biasa bermain layaknya seorang jagoan pembela kebenaran, Zhou Xun justru tampil lebih menarik dengan karakter cewek jagoan. Tapi bintang sesungguhnya adalah Chen Kun dengan peran gandanya sebagai kasim licik Yu Huatian dan tukang tipu licin si pisau angin. Kehadirannya mampu mengubah suasana dari drama thriller beralih ke komedi dan juga sebaliknya.</p>
<p>Menurutku, Tsui Hark kembali membuktikan bahwa kemampuannya sebagai sutradara new wave yang mendobrak tradisi itu masih belum hilang. Malah mungkin saja film ini akan memberikan nuansa berbeda, jika ditonton dengan tambahan efek 3D.</p>
<p>Rating: 3.5/5</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4226&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2012/01/08/flying-swords-of-dragon-gate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bicarafilm.com/images/medium/flying-swords-poster.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">flyingswords</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Children Who Chase Lost Voices from Deep Below &#8211; A Tribute from Makoto Shinkai</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/22/hoshi-wo-ou-kodomo/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/22/hoshi-wo-ou-kodomo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 11:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Anime dan Manga]]></category>
		<category><![CDATA[makoto shinkai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4196</guid>
		<description><![CDATA[Ketika mendapatkan kabar bahwa Makoto Shinkai kembali berkarya membuat film animasi, dalam hati aku bersorak riang, &#8220;Welcome back Shinkai-sensei!&#8221; Bayangkan saja, karya terakhir Shinkai yang berjudul 5 centimeters per second rilis tahun 2007, butuh penantian 4 tahun untuk menonton karya panjang Shinkai yang berikutnya. Sayangnya film yang judul aslinya Hoshi wo Ou Kodomo (anak pengejar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4196&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://animetalkradio.files.wordpress.com/2011/08/children-who-chase-lost-voices.jpg?w=180&#038;h=260" title="hoshioukodomo" class="alignleft" width="180" height="260" />Ketika mendapatkan kabar bahwa Makoto Shinkai kembali berkarya membuat film animasi, dalam hati aku bersorak riang, &#8220;Welcome back Shinkai-sensei!&#8221; Bayangkan saja, karya terakhir Shinkai yang berjudul <a href="http://yusahrizal.wordpress.com/2008/10/06/5-centimeters-per-second-anime-tentang-cinta-pertama/" target="_blank">5 centimeters per second</a> rilis tahun 2007, butuh penantian 4 tahun untuk menonton karya panjang Shinkai yang berikutnya. Sayangnya film yang judul aslinya Hoshi wo Ou Kodomo (anak pengejar bintang) hanya diputar dengan layar terbatas. Malah bioskop jaringan TOHO dekat tempat tinggalku tak menayangkan film ini, sedangkan kalau aku mau nonton mesti pergi ke pusat kota yang agak jauh. Alhasil, aku cuma menunggu keluarnya DVD originalnya saja untuk di sewa. Apakah kali ini Makoto Shinkai kembali membuat para &#8220;Galau-ers&#8221; kembali menggalau setelah menonton film karyanya?<span id="more-4196"></span></p>
<p>Seorang gadis muda bernama Asuna, sering menyendiri diatas bukit ditemani kucingnya Mimi sambil mendengar suara &#8220;radio&#8221; misterius yang dihasilkan dari kepingan kristal peninggalan mendiang ayahnya. Ibunya yang jarang berada di rumah karena sibuk bekerja sebagai perawat rumah sakit, membuat Asuna harus mengurus diri sendiri dan rumahnya hingga menyebabkan dirinya lebih cepat dewasa dan mandiri. Pada suatu hari ketika Asuna sedang berjalan di pinggiran rel kereta, tiba-tiba saja disergap binatang aneh mirip beruang. Asuna diselamatkan seorang anak lelaki bernama Shun yang mengaku berasal dari tempat bernama Agartha. Tak lama ketika Shun menghilang, muncul anak lain yang mengaku bernama Shin adik dari Shun. Dari guru sekolahnya Morisaki-sensei, Asuna mengetahui bahwa Agartha adalah nama dunia bawah tanah semacam alam barzah, tempat gerbang hidup-mati terletak. Terseret antara konflik kepentingan dan perebutan kristal yang menjadi kunci pembuka gerbang masuk Agartha, Asuna dan Morisaki-sensei yang memiliki agenda dan kepentingan pribadi, masuk ke dunia Agartha dan bertemu kembali dengan Shin.</p>
<p>Ternyata Makoto Shinkai kali ini harus mengecewakan para &#8220;Galau-ers&#8221; dengan mempersembahkan film baru yang bertema petualangan dibanding tema romantisme cinta penuh kegalauan. Ketika menonton film ini, tanpa sadar aku merasakan Deja Vu dengan beberapa anime karya Hayao Miyazaki seperti Nausicaa, Princess Mononoke dan Spirited Away, terutama sekali judul yang terakhir Spirited Away. Sama-sama menampilkan tokoh heroine seorang gadis belia, yang sama-sama bertualangan di dunia lain. Tak ada salahnya jika aku membandingkan film ini dengan Spirited Away, toh Shinkai terang-terangan mengaku sebagai fans berat Miyazaki. Kalau dalam Spirited Away bersetting di dunia penuh imajinasi, Shinkai di sini mencampurkan konsep dunia Agartha dengan beberapa mitologi. Misalnya saja mitologi Indian kuno dengan memunculkan dewa bangsa Aztec <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Quatzalcoatl" target="_blank">Quetzalcoatl</a> (walau konsep dasarnya agak berbeda dibanding mitos aslinya), lalu hadir pula kendaraan terbang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vimana" target="_blank">Vimana</a> yang berasal dari mitologi Hindu. Memang sih film ini mengambil tema tidak seberat Spirited Away yang penuh kritik sosial kemasyarakatan Jepang modern (toh karena dibalut kisah dan animasi fantastis, tema berat Spirited Away tetap saja bisa menghibur orang yang tak paham inti ceritanya), tapi dengan tema ringan seperti ini justru akan membuat film ini akan lebih mudah dilupakan penonton. Aku rasa film ini tak akan se-memorable 5 cm/sec yang bisa membuat galau hingga beberapa waktu.</p>
<p>Anda tak perlu menanyakan kualitas gambar dan animasi film ini, jika anda kenal siapa itu Makoto Shinkai. Apalagi kali inipun Makoto Shinkai kembali membawa serta team produksi yang menghasilkan 5 cm/sec. Shinkai kembali dengan pemaparan background dan landscape yang indah, serta warna dan pencahayaan yang memukau. Walaupun menurutku setting dunia Agartha tidak seimajinatif bila dibandingkan setting dunia Chihiro dalam Spirited Away, Shinkai bisa menutupinya dengan keistimewaan animation art ciri khas Makoto Shinkai. Agak menyesal juga aku karena tidak menonton di bioskop, karena tentunya efek keindahan gambar akan lebih terasa jika dilihat di layar lebar.</p>
<p>So my verdict, film ini indah gambarnya, menghibur dan enak ditonton, akan tetapi sayangnya tidak cukup memorable. Kalau melihat betapa Shinkai beberapa kali menggunakan gaya Hayao Miyazaki dalam pembuatan film ini, cukup layak jika film ini kusebut sebagai <em>A Tribute to Hayao Miyazaki from Makoto Shinkai.</em></p>
<p>Rating: 3.5/5</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/22/hoshi-wo-ou-kodomo/"><img src="http://img.youtube.com/vi/qa6sMEXwWHI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4196&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/22/hoshi-wo-ou-kodomo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://animetalkradio.files.wordpress.com/2011/08/children-who-chase-lost-voices.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hoshioukodomo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wild 7 &#8211; Tujuh biker jagoan</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/21/wild-7/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/21/wild-7/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 15:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Film Asia]]></category>
		<category><![CDATA[eita]]></category>
		<category><![CDATA[wild 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4213</guid>
		<description><![CDATA[Calling the fallen angel Rolling on cold asphalt Pertama kali tahu tentang film ini justru dari band rock terkenal L&#8217;Arc~en~Ciel, gara-gara mereka merilis single [CHASE] yang dijadikan theme song film ini. Tadinya aku merasa lucu dengan lirik lagu [CHASE] yang tertulis diatas. Setelah nonton barulah aku tahu maksudnya. Fallen angel yang di maksud adalah 7 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4213&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Calling the fallen angel<br />
Rolling on cold asphalt </p></blockquote>
<p><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/7wild.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/7wild.jpg?w=180&#038;h=260" alt="" title="wild７" width="180" height="260" class="alignleft size-medium wp-image-4215" /></a>Pertama kali tahu tentang film ini justru dari band rock terkenal L&#8217;Arc~en~Ciel, gara-gara mereka merilis single [CHASE] yang dijadikan theme song film ini. Tadinya aku merasa lucu dengan lirik lagu [CHASE] yang tertulis diatas. Setelah nonton barulah aku tahu maksudnya. Fallen angel yang di maksud adalah 7 jagoan dalam film ini merupakan mantan bandit, sedangkan bait kedua berhubungan dengan aksi mereka di jalanan. Ya&#8230;. mereka bertujuh adalah para biker yang menunggang 7 motor keren. Setelah tahu film ini akan diputar, langsung saja aku mencari info ceritanya dan ternyata film ini merupakan versi live action adaptasi manga berjudul sama yang anime-nya pernah populer di tahun 70-an.<span id="more-4213"></span></p>
<p>Tujuh orang mantan kriminal dengan tingkat kejahatan bervariasi (ada preman jalanan, boss yakuza, arsonist, hingga pembunuh) di rekrut oleh seorang polisi senior Kusanami (Kiichi Nakai) demi menekan tingginya tingkat kejahatan. Yang mengetahui perekrutan mereka hanyalah kepala komisaris polisi Narusawa (Takeo Nakahara) dan Kusanami berdua saja. Hal ini dkarenakan aksi Wild 7 yang main bunuh para bandit, walaupun untuk menumpas kejahatan tetap saja aksi mereka melanggar hukum. Keberadaan Wild 7 dimata masyarakat sebenarnya hanya sebatas rumor yang ditiupkan media, terutama wartawan Touto (Jun Kaname). Sementara itu, salah seorang anggota Wild 7 bernama Hiba (Eita), terdakwa pembunuh berencana, terlibat hubungan intim dengan seorang wanita misterius Yuki (Kyoko Fukada) yang selalu mengikuti aksi Wild 7. Keberadaan Wild 7 tiba-tiba menjadi berita besar setelah Kepala PSU (Public Security Unit) Keigo Kiryuu (Kotaro Yoshida) memerintahkan para petugas hukum untuk memburu dan menangkap ketujuh anggota Wild 7.</p>
<p>Premis cerita berdasarkan manga sebenarnya lumayan menarik, sayangnya ketika menjadi film live action semuanya memudar dalam waktu singkat. Film ini lemah disemua hal, baik penyutradaraan, akting, skenario, hingga tetek bengek seperti stunt dan special effect. Yang paling jelek menurutku penyutradaraan. Bayangkan saja hampir 2 jam nonton, aku berkali-kali menguap melihat bagaimana interaksi maksa antar tokoh, kebodohan lawan Wild 7, gaya norak member Wild 7 yang berlebihan, belum lagi adegan aksi yang mirip film Kamen Rider dimana jagoannya dikepung puluhan lawan bersenjata api tapi bisa lolos tanpa terluka sedikitpun dengan motornya yang tetap kinclong mengkilap. Sampai-sampai aku bertanya-tanya, ini film aksi untuk dewasa atau film buat anak-anak?</p>
<p>Akhirnya setelah film habis, akupun sebenarnya sudah mau bangkit dengan lesu dari kursi bioskop yang empuk untuk pulang ke rumah. Tapi akhirnya aku tetap duduk manis menunggu hingga ending scroll habis, gara-gara lagu [CHASE] diputar sebagai ending song. Cuma lagu L&#8217;Arc~en~Ciel saja yang menarik, sisanya membosankan. Sayang sekali filmnya sejelek ini, padahal plot cerita manga-nya  terlihat bagus. Kayaknya mending baca manga Wild 7 atau nonton anime jadulnya saja dibanding nonton filmnya.</p>
<p>NB.<br />
Tapi motor-motor yang mereka pakai memang keren abis dan bikin ngiler pengen punya.</p>
<p>Rating: 2/5</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4213&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/21/wild-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/7wild.jpg?w=210" medium="image">
			<media:title type="html">wild７</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>K-On! The Movie</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/04/k-on-the-movie/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/04/k-on-the-movie/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 16:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Anime dan Manga]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Film Asia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4180</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu menonton serial K-On season 2 yang berakhir menggantung dan dilanjutkan dengan pengumuman akan dibuatnya versi The Movie, cuma satu pendapatku: rumah produksinya mau cari untung mumpung serialnya ngetop. Benarkah demikian? Tapi tetap saja aku ingin nonton dan penasaran, seperti apa sih K-On! The Movie ini. Sebelum upacara kelulusan SMA, anggota K-On kelas tiga yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4180&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon-movie.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon-movie.jpg?w=211&#038;h=300" alt="" title="kon movie" width="211" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-4183" /></a></p>
<p>Sewaktu menonton serial K-On season 2 yang berakhir menggantung dan dilanjutkan dengan pengumuman akan dibuatnya versi The Movie, cuma satu pendapatku: rumah produksinya mau cari untung mumpung serialnya ngetop. Benarkah demikian? Tapi tetap saja aku ingin nonton dan penasaran, seperti apa sih K-On! The Movie ini.<span id="more-4180"></span></p>
<p>Sebelum upacara kelulusan SMA, anggota K-On kelas tiga yang mau lulus yaitu Yui, Mio, Ritsu dan Mugi berencana untuk melawat ke luar negeri pada hari libur (dalam bahasa Jepang sutsugyo ryoko aka wisata sebelum lulus sekolah). Yui ingin ke Eropa, Mio ingin ke London, Ritsu ingin ke Hawaii dan Mugi ingin ke pemandian air panas. Setelah berdebat kemanakah tujuan wisata yang diinginkan, akhirnya mereka sepakat untuk membiarkan penyu peliharaan K-On si Ton-chan untuk memilih, dan Ton-chan memilih London sesuai dengan keinginan Mio. Tentu saja sebagai anggota K-On Azu-nyan diajak, walaupun Azu-nyan sebenarnya baru kelas 2. Sambil bertualang di London, keempat senior ingin mempersembahkan sesuatu yang spesial bagi Azu-nyan yang bakalan ditinggal sebagai anggota K-On satu-satunya setelah mereka berempat lulus SMA.</p>
<div id="attachment_4184" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="K-on" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4184" /></a><p class="wp-caption-text">Kotak makanan beli popcorn dan minuman yang dijual sebelum nonton, bergambar K-On. </p></div>
<p>Ternyata pendapatku sebelum nonton film versi layar lebarnya itu benar adanya, kelihatan sekali rumah produksinya ingin cari untung mumpung K-On masih laku dijual. Konsep filmnya masih mentah dan terlihat hanya memanjang-manjangkan plot asli yang sebenarnya sudah mau selesai di serial TV-nya. Tapi harus kuakui bahwa petualangan mereka di London berjalan menarik dan beberapa kali tingkah polah mereka mampu membuat aku tertawa. Beberapa <em>scene</em> di London mampu memberikan rasa komedi yang cukup fresh bagi para penonton. Sayangnya adegan di Jepang, terutama setelah mereka pulang liburan terasa membosankan. Malah beberapa adegan terang-terangan mengulang apa yang sudah muncul di serial TV-nya, walau di <em>shoot</em> dengan <em>angle</em> berbeda. Alangkah baiknya jika versi the movie ini dibuat sebagai cerita spin off dengan mengalokasikan seluruh cerita hanya di kisah liburan mereka di London, tak perlu berambisi untuk mengakhiri serial TV dengan penutupan kisah di film layar lebarnya yang ujung-ujungnya koq malah terasa tawar. Padahal aku sudah cukup senang ikut tertawa dengan kisah petualangan Yui dan teman-teman di London.</p>
<p>Jadi menurutku, film layar lebar K-On termasuk lumayan lah. Diawali dengan cukup baik, menghibur di pertengahan cerita, lalu diakhiri dengan membosankan (terutama bagi yang mengikuti serial TV). Lagu baru yang ditampilkan di film ini sendiri kalau tak salah dengar, hanya ada 3 lagu yaitu pada opening scene (Ichiban Ippai &#8211; vocal Yui) dan ending theme (Singing! &#8211; vocal Mio) dan insert song (Unmei wa Endless &#8211; vocal Yui). Sisanya lagu-lagu lama Hokago Tea Time kembali diperdengarkan di sepanjang film, termasuk ketika mereka dipaksa konser dalam kondisi kelaparan di restoran sushi di London <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Rating: 3/5</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4180&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/12/04/k-on-the-movie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon-movie.jpg?w=211" medium="image">
			<media:title type="html">kon movie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/12/kon.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">K-on</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Entah kapan bisa nonton konser Tokyo Jihen</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/13/kapan-bisa-nonton-tokyo-jihen/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/13/kapan-bisa-nonton-tokyo-jihen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 16:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random Post]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4157</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin postingan ini boleh dikategorikan sebagai curhat terselubung, gara-gara gagal nonton konser Tokyo Jihen Live Tour 2011 Discovery di Nagoya Ceritanya dimulai sejak akhir Oktober, ketika pemesanan tiket konser Discovery lewat telepon dinyatakan sold out. Aku tak bisa memesan langsung pada hari H karena sedang menghadapi ujian Electroplatting pada jam 10 pagi (sedangkan penjualan dimulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4157&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin postingan ini boleh dikategorikan sebagai curhat terselubung, gara-gara gagal nonton konser Tokyo Jihen Live Tour 2011 Discovery di Nagoya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <span id="more-4157"></span></p>
<p>Ceritanya dimulai sejak akhir Oktober, ketika pemesanan tiket konser Discovery lewat telepon dinyatakan sold out. Aku tak bisa memesan langsung pada hari H karena sedang menghadapi ujian Electroplatting pada jam 10 pagi (sedangkan penjualan dimulai tepat pukul 10 pagi) sehingga aku meminta teman untuk memesan tiket. Temanku bilang dia menelpon pas jam 10 pagi tapi mental melulu akibat jaringan sibuk, sampai belasan menit kemudian barulah teleponnya tersambung dan tiket dinyatakan sold out setelah 10 menit dijual. Ya sudah, aku pasrah saja tak bisa nonton dalam kesempatan konser mereka tahun ini. Toh aku sudah dapat tiket nonton konser 20th L&#8217;Anniversary.</p>
<div id="attachment_4163" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj1.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj1.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" title="TJ1" width="224" height="300" class="size-medium wp-image-4163" /></a><p class="wp-caption-text">Pemberitahuan penjualan tiket pada hari H</p></div>
<p>Keinginan nonton konser Tokyo Jihen kembali muncul ketika selesai nonton <a href="http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/03/20th-lanniversary-concert-in-nagoya/" target="_blank">konser 20th L&#8217;Anniversary</a>. Saat itu penyelenggara tiket konser <a href="http://www.sundayfolk.com/" target="_blank">Sunday Folks</a> memberikan selebaran berisi daftar konser. Walaupun tiket konser Discovery Tokyo Jihen sudah dinyatakan sold out, masih ada tambahan pengumuman bahwa tiket yang tak ditebus oleh pemesan tiket (uncharged ticket) akan dijual pada hari H sebelum konser. Nyatanya??????&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Aku datang ke lokasi konser Discovery di Century Hall Nagoya, disana memang ada loket untuk menjual tiket. Tapi tidak tampak ada orang yang menjual tiket, yang ada hanya pengumuman bagi yang ingin membeli tiket pada hari pertunjukan diharapkan menelpon nomor telpon Sunday Folks setelah jam 2 siang. Karena sudah kepalang datang ke lokasi, jadilah aku menelpon nomor yang tertera di pengumuman dan disambut suara mbak-mbak yang kerja disana. Ternyata beliau bilang tidak ada tiket tersisa <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_4164" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj2.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj2.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="TJ2" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4164" /></a><p class="wp-caption-text">Stand penjualan memorabilia jam 12 siang (belum buka)</p></div>
<p>Huh&#8230; sebal juga sih. Sudah datang menghabiskan waktu, pulang dengan tangan hampa, hanya bisa melihat dan menonton antrian para fans Tokyo Jihen mengantri membeli barang-barang memorabilia. Saat itu barulah aku menyesal tak membawa kamera-ku (foto hanya pakai HP), karena rata-rata para penggemar Tokyo Jihen yang datang ke konser ternyata tampilannya lebih unik dan nyentrik daripada para penonton 20th L&#8217;Anniversary yang kutonton minggu lalu. Yang paling menarik perhatian adalah potongan rambut dan dandanan mereka yang mirip dengan para personel Tokyo Jihen. Yang cewek banyak yang berambut poni a la Shiina Ringo lengkap dengan aksesoris nyentrik khas Shiina Ringo. Ada pula yang datang mengenakan yukata (kimono simpel) a la Shiina Ringo sewaktu konser tahun-tahun sebelumnya. Yang cowok tergantung postur tubuh. Yang agak gempal kebanyakan bergaya Kameda Seiji dengan kacamata dan brewok tipisnya, ada pula yang bergaya rambut dan berdandan a la Hata Toshiki, lalu ada juga yang tampil rapih berjas bagaikan Izawa. Dan yang bikin aku ngakak adalah ada penonton yang bergaya Ikigumo dan sekilas mirip dengan gitaris Tokyo Jihen itu <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  </p>
<div id="attachment_4165" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj3.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj3.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="TJ3" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4165" /></a><p class="wp-caption-text">Antrian pembeli memorabilia jam 12 siang. Padahal stand penjualan dibuka jam 2 siang</p></div>
<p>Konser L&#8217;Arc~en~Ciel memang lebih megah dan venue yang dipakai lebih besar, bahkan antrian pembelian memorabilia lebih panjang. Tapi rupanya penonton konser Tokyo Jihen memiliki keunikan tersendiri dan setahuku mereka tak kalah fanatik. Aku tak jadi membeli memorabilia karena keburu kesal tak berhasil memperoleh tiket. Tokyo Jihen tak punya fansclub resmi seperti L&#8217;Arc~en~Ciel dengan Le Ciel-nya untuk mengakomodasi tiket konser buat para fans. Memang sih, ada Ringohan (fansclub Shiina Ringo) yang bisa mengurus pembelian tiket untuk fans, tapi entah kenapa aku malas mendaftar untuk menjadi anggotanya. Mungkin karena fokusku lebih terarah untuk menikmati musik Tokyo Jihen dibandingkan musik solo Shiina Ringo. Yah&#8230; seperti halnya aku malas nonton Vamps karena lebih suka musik L&#8217;Arc~en~Ciel, bukan karena tergila-gila sama sosok hyde. Tapi entahlah&#8230;.. lain waktu ada kemungkinan aku mendaftar jadi member Ringohan hanya demi mendapatkan tiket nonton Tokyo Jihen dengan posisi strategis dekat stage.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4157&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/13/kapan-bisa-nonton-tokyo-jihen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj1.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">TJ1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">TJ2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/tj3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">TJ3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20th L&#8217;Anniversary Concert in Nagoya</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/03/20th-lanniversary-concert-in-nagoya/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/03/20th-lanniversary-concert-in-nagoya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 16:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Musik]]></category>
		<category><![CDATA[concert]]></category>
		<category><![CDATA[L'arc en ciel]]></category>
		<category><![CDATA[laruku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4119</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Laruku berencana menggelar tour nasional memperingati ulang tahun 20 tahun terbentuknya band mereka setelah konser besar di Ajinomoto Stadium Tokyo, aku langsung ambil ancang-ancang untuk menonton langsung di kota terdekat yaitu Nagoya. Untuk itu aku harus memastikan perolehan tiket terlebih dahulu, yaitu dengan cara menjadi anggota Le Ciel, fans club resmi Laruku. Sebagai member [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4119&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4127" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-depan.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-depan.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="Bagian depan Nippon Gaishi Hall" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4127" /></a><p class="wp-caption-text">Bagian depan Nippon Gaishi Hall siang hari, sebelum ramai dipadati fans di sore hari</p></div>
<p>Ketika Laruku berencana menggelar tour nasional memperingati ulang tahun 20 tahun terbentuknya band mereka setelah konser besar di Ajinomoto Stadium Tokyo, aku langsung ambil ancang-ancang untuk menonton langsung di kota terdekat yaitu Nagoya. Untuk itu aku harus memastikan perolehan tiket terlebih dahulu, yaitu dengan cara menjadi anggota Le Ciel, fans club resmi Laruku. Sebagai member Le Ciel, para anggota memperoleh kesempatan untuk memesan tiket sebelum dijual bebas ke masyarakat. Dengan membayar iuran anggota plus biaya masuk, jadilah aku member Le Ciel, dan benar saja beberapa minggu kemudian ada email dari Le Ciel yang menawarkan pembelian tiket konser 20th L&#8217;Anniversary sebelum dijual bebas. Nonton sendiri tentunya terasa sepi, sehingga aku menawarkan pada teman blogger yang juga penggemar Laruku <a href="http://apratz.wordpress.com/" target="_blank">Apratz</a> yang berdomisili di Tokyo untuk nonton konser bareng sekaligus kopdaran antar blogger. Beliau setuju untuk nonton Laruku bareng di Nagoya dan jadilah aku memesan 2 tiket konser untuk konser hari pertama 2 November 2011.<span id="more-4119"></span></p>
<div id="attachment_4123" class="wp-caption aligncenter" style="width: 261px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/293491_247276448657263_100001247282294_702207_2057395434_n-e1321090254695.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/293491_247276448657263_100001247282294_702207_2057395434_n-e1321090519180.jpg?w=251&#038;h=300" alt="" title="tiket lanniversary" width="251" height="300" class="size-medium wp-image-4123" /></a><p class="wp-caption-text">Tiket konser 20th L&#039;Anniversary Tour 2011</p></div>
<p>Rupanya Apratz mengalami kendala dan rintangan sebelum datang ke Nagoya, tapi syukurlah akhirnya beliau bisa datang dengan selamat. Penduduk Tokyo seharusnya berterima kasih kepada beliau karena Apratz cukup bersabar tidak berubah menjadi Godzilla untuk menginjak-injak Tokyo beserta isinya setelah mendapatkan ujian dan cobaan sebelum berangkat menuju Nagoya, bagaikan Bruce Banner malih rupa jadi The Incredible Hulk <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhir kata aku menjemput beliau di stasiun Nagoya dan bersama-sama pindah jalur naik kerta menuju stasiun Kasadera. Sampai stasiun Kasadera kami jalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi konser bernama Nippon Gaishi Hall, dan kami disambut oleh&#8230;&#8230;.. calo tiket (bahasa Jepang: daku-ya) <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /><br />
Hahahaha&#8230;. ternyata ada calo tiket juga, 2 orang. Walaupun cara mereka menawarkan tiket tidak terang-terangan hanya bilang dengan suara rendah kalau mereka menjual &#8220;tiket sisa&#8221; (mungkin mereka takut ketahuan panitia di dalam kompleks Nippon Gaishi Hall karena jika ketahuan bakalan berurusan dengan polisi).</p>
<p>Masuk ke dalam kompleks, kami melihat beberapa orang mengusung kertas bertuliskan &#8220;kami mencari tiket konser hari kedua&#8221;. Rupanya mereka mengincar tiket pertunjukan konser Laruku hari kedua tanggal 3 November. Di dalam kompleks terlihat ramai para pengunjung yang sudah datang terlebih dahulu antri dan memborong barang-barang memorabilia dan survenir konser 20th L&#8217;Anniversary yang dijual di counter khusus oleh panitia penyelenggara konser.</p>
<div id="attachment_4126" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/antrian-tiket.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/antrian-tiket.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="antrian tiket" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4126" /></a><p class="wp-caption-text">Antrian membeli memorabilia 20th L&#039;Anniversary Tour 2011</p></div>
<p>Pintu gerbang dibuka jam 17.30 sore dan para penonton antri dengan teratur masuk ke dalam ruangan konser sambil mencari tempat yang sesuai dengan nomer yang tertera di tiket masing-masing. Tiba-tiba saja Apratz jadi agak senewen, rupanya nomer yang tertera di tiket kami tak jauh dari panggung hanya sekitar 15 hingga 20 meter. Wadduuuuhhhhh&#8230;. kalau gini bisa liat tampang para personil Laruku langsung dong, tanpa perlu melihat layar besar karena saking jauhnya jarak panggung. Barulah aku merasakan beruntungnya pesan tiket konser sebagai member fans club, dapat tiket dengan posisi strategis! Dan tiba-tiba akupun ketularan Apratz jadi ikutan gugup.</p>
<p>Tepat jam 18.30, lampu mendadak padam dan di layar depan diputar film prolog 20th L&#8217;Anniversary Tour 2011, dan setelah film selesai&#8230;&#8230;.</p>
<div id="attachment_4128" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-panggung.jpg"><img src="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-panggung.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="Panggung pertunjukan" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-4128" /></a><p class="wp-caption-text">Panggung pertunjukan sebelum konser dimulai</p></div>
<h3>KONSER</h3>
<p>Lampu menyorot sosok hyde yang menyanyikan bagian awal lagu Niji dengan A Capella, disambung dengan full music dipertengahan lagu. Benar-benar full music, karena yang mengiringi hyde bernyanyi ternyata bukan hanya tetsu, ken dan yukihiro semata, tetapi juga sekitar 12 orang lain di belakang mereka memainkan biola dan cello (8 violist dan 4 cellist). 12 orang ini mengiringi aksi Laruku untuk lagu-lagu slow yang biasanya diisi oleh suara program synthesizer, dan efeknya tentu saja jauh lebih mantap dibandingkan suara biola dan cello buatan program. Keren lah pokoknya. Setelah mendengarkan Caress of Venus dan ikut bertepuk tangan mengiringi Good Luck My Way, hyde berteriak menyuruh para penonton ikut melompat mengiringinya bernyanyi the Fourth Avenue Cafe, &#8220;tonde.. tonde&#8230; tonde kure yo!&#8221; (lompat&#8230;. lompat&#8230; lompat dong!). Kami para penonton ikutan larut dalam suasana dan melonjak-lonjak berlompatan.</p>
<p>Giliran hyde membawakan MC. Seperti halnya konser pembuka 20th L&#8217;Anniversary di Ajinomoto Tokyo, hyde juga menyinggung tentang umur Laruku yang telah menginjak tahun ke-20. Selanjutnya hyde mengomentari betapa dekatnya jarak panggung dengan penonton paling depan, yang katanya biasanya sekitar 10 meter ini malah 3 cm doang. Kemudian hyde menentukan nama panggilan untuk para penonton malam itu. Tadinya hyde memanggil Nippon Gaishi, tapi menurut hyde kepanjangan dan gak seru. Jadilah hyde menyingkatnya menjadi Shi-chan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selanjutnya konser dilanjutkan dengan flower dan Drink it Down. ketika membawakan flower, hyde dua kali menggunakan harmonika yang dilemparkannya ke penonton setelah selesai dimainkan. Sayangnya tak ada yang dilemparkan ke arahku <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Ketika masuk lagu Dune, hyde berkali-kali mengajak penonton bernyanyi bersama dalam unison. Sayangnya aku tak hapal lagu lama Laruku jaman indies mereka itu, jadinya agak malu juga mendengar banyak penonton ikutan bernyanyi bersama hyde. Lagu selanjutnya adalah Revelation. Astaga&#8230;. aku sebenarnya kurang sreg sama lagu ini di CD-nya, tapi pas dibawakan live di depan mata, Revelation ternyata lagu dahsyat yang mampu membakar suasana dan membuat para penonton ikutan head-banging dan menjerit bersama suara hyde dan tetsu, &#8220;REVELATION&#8230;.&#8221; Lagu selanjutnya juga lagu lawas Garasu Dama, lalu dilanjutkan forbidden lover dengan suara menyayat kalbu (lagu ini bikin aku merinding pas dinyanyikan secara live). Setelah itu dilanjutkan dengan paduan lengkingan gitar ken dengan suara biola/cello untuk mengawali lagu selanjutnya My Heart Draws a Dream.</p>
<p>Kali ini ken yang mendapat giliran menjadi MC. Seperti biasanya, ken ngobrol dengan gaya kocak plus logat kansai-nya yang kental. Hal pertama yang diucapkan ken adalah pertanyaan bagi penonton, &#8220;Lagi ngapain kalian disini? Yang kerja ngacung! yang sekolah ngacung! Loh&#8230; hari ini khan bukan hari libur! Bolos yah?&#8221; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
catatan: 2 November 2011 adalah hari rabu dan bukan tanggal merah (tidak libur).<br />
Lalu ken bercerita dengan kejadian di toilet sebelum manggung, agak porno sih tapi bikin ketawa ngakak. ken bilang, di toilet untuk kru dan staff ada potongan gambar personil Laruku sebesar manusia yang didirikan di dekat pintu masuk toilet dan bentuknya mirip patung. Menurut ken, gambar yang paling nyebelin tuh gambar hyde yang berpose kayak orang melotot. Bayangkan kata ken, waktu dia kencing&#8230; gambar si hyde kayak sedang ngeliatin &#8220;anu&#8221;nya si ken. Bikin ken yang lagi kencing jadi senewen abis <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selesai MC, hyde mengambil gitar dan memainkan intro lagu Honey, dilanjutkan Seventh Heaven dan Blurry Eyes. Lagi-lagi peluit yang digunakan sewaktu membawakan Blurry Eyes tak ada yang dilempar ke arahku&#8230;. gak dapat barang memorabilia lagi deh. Setelah membawakan 3/4 lagu Blurry Eyes mereka berhenti kembali untuk memberi kesempatan pada tetsu menjadi MC acara konser. </p>
<p>Seperti biasanya tetsu bertanya pada pengunjung, &#8220;GENKI?&#8221; dan &#8220;TANOSHII?&#8221; Lalu tetsu rupanya ketularan ken ngerjain hyde dan dia mempertanyakan keputusan hyde memilih Shi-chan sebagai singkatan Nippon Gaishi&#8230; kenapa bukan Gai-chan? Lalu kata tetsu, nanti di konser 20th L&#8217;Anniversary terakhir di Osakan Dome bakal dikasih singkatan apa? Dom-chan? Con-Dom-chan? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
MC tetsu diakhiri dengan pancingan ke ken. Dan ken kemudian memberikan bonus kepada para penonton dengan menyanyikan lagu Doraemon no Uta!!! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemudian 1/4 lagu Blurry Eyes yang tersisa dilanjutkan hingga habis dan disambung jeritan hyde, &#8220;ARE YOU READY?&#8221; disambut dengan lagu Ready Steady Go yang diiringi lagi oleh para penonton yang ikut melompat-lompat sambil teriak melanjutkan ucapan READY-nya hyde dengan &#8220;STEADY GO!&#8221; hingga suara serak. Selesai membawakan Ready Steady Go, hyde, ken dan tetsu meninggalkan panggung untuk diisi sendiri oleh yukihiro dan perangkat drums miliknya. yukihiro menampilkan keahliannya memainkan stik dan drum dalam sebuah aksi solo sampai masuk waktu jeda sekitar 15 menit.</p>
<p>Lagu encore pertama diisi oleh Kasou yang dibawakan dengan gaya accoustic diiringi orkestra 12 alat gesek. hyde yang diapit tetsu dan ken duduk, diatas ruangan tempat para violist dan cellist memainkan alat musik mereka. Sepertinya trend menyanyi live P&#8217;unk en Ciel sudah berakhir dan digantikan trend manggung yang baru L&#8217;Acoustic. Lalu dilanjutkan dengan lagu dari single terbaru mereka XXX, Dive to Blue dan Link. Ternyata lagu Link keren banget jika dibawakan live, para penonton ikut bertepuk tangan mengiringi lagu Link yang dibawakan diatas panggung. </p>
<p>MC final diisi oleh hyde. Diawali dengan obrolan kocak hyde tentang email dari seorang kenalannya yang bertanya, &#8220;Haido&#8230;.. kamu homo yah? suka anunya cowok?&#8221; sambil melirik ken yang cengar-cengir gara-gara MC-nya tadi <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
MC hyde diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada para fans yang telah terus mendukung dalam perjalanan karir musik Laruku hingga 20 tahun. Dan Laruku-pun membawakan lagu terakhir &#8220;Bless&#8221; dalam konser 20th L&#8217;Anniversary hari pertama di Nippon Gaishi Hall Nagoya. Selesai membawakan Bless, para personel meninggalkan panggung kecuali tetsu yang membagi-bagikan sekeranjang pisang. Lagi-lagi tidak ada yang dilemparkan ke arahku <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>KOMENTAR</h3>
<p>Menurutku, L&#8217;Arc~en~ciel diatas panggung live, bukan hanya band yang menjual lagu dan musik berkualitas semata. Mereka juga menjual visual entertainment dengan mengadakan visual effect yang membuat para penontonnya seakan berada di dunia lain. Apratz sendiri menyatakan &#8220;akhirnya kembali ke dunia nyata&#8221; setelah konser selesai, dan ini menyatakan betapa konser mereka bisa membangkitkan euforia. Mulai dari light effect, film yang diputar layar besar di background panggung, hingga permainan sinar laser mampu membangkitkan emosi dan memberika nuansa berbeda dibanding hanya mendengar lewat CD ataupun menonton DVD konser mereka. Yang paling kusyukuri adalah kami mendapatkan tempat menonton yang strategis dan cukup dekat dengan panggung. Mungkin ini disebabkan oleh pembelian tiket dengan status member Le Ciel, sehingga kami mendapatkan nomer urut awal karena tiket terlebih dahulu ditawarkan ke member Le Ciel sebelum dijual untuk umum. Hal lain yang kusukai adalah Laruku menggunakan musisi pengiring asli yang menggunakan biola dan cello sebagai pengganti suara program synthesizer, dengan demikian suara terdengar lebih natural.</p>
<p>Kalau boleh menilai, dari seluruh konser yang pernah kutonton, 20th L&#8217;Anniversary 2011 adalah the best of the best concert that I&#8217;ve ever seen.<br />
Dan aku ingin menonton konser mereka yang berikutnya. Ketagihan? Itu pasti <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setlist<br />
01. niji<br />
02. Caress of Venus<br />
03. GOOD LUCK MY WAY<br />
04. the Fourth Avenue Cafe</p>
<p>―MC hyde―</p>
<p>05. flower<br />
06. DRINK IT DOWN<br />
07. Dune<br />
08. REVELATION<br />
09. Garasu dama<br />
10. forbidden lover<br />
11. MY HEART DRAWS A DREAM</p>
<p>―MC ken―</p>
<p>12. HONEY<br />
13. SEVENTH HEAVEN<br />
14. Blurry Eyes (3/4)</p>
<p>―MC tetsuya―</p>
<p>14. Blurry Eyes (1/4)<br />
15. READY STEADY GO</p>
<p>Encore<br />
16. kasou (L’Accoustic)<br />
17. XXX<br />
18. DIVE TO BLUE<br />
19. Link</p>
<p>―MC hyde―</p>
<p>20. BLESS</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4119&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/11/03/20th-lanniversary-concert-in-nagoya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-depan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bagian depan Nippon Gaishi Hall</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/293491_247276448657263_100001247282294_702207_2057395434_n-e1321090519180.jpg?w=251" medium="image">
			<media:title type="html">tiket lanniversary</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/antrian-tiket.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">antrian tiket</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yusahrizal.files.wordpress.com/2011/11/a-panggung.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Panggung pertunjukan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detective Conan The Movie 15: Quarter of Silence</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/29/quarter-of-silence/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/29/quarter-of-silence/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 09:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Anime dan Manga]]></category>
		<category><![CDATA[conan]]></category>
		<category><![CDATA[detective]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4097</guid>
		<description><![CDATA[Masih berminat nonton Detective Conan layar lebar? Entah kenapa, menurutku semakin besar angka the movie-nya justru semakin membuatku malas nonton di bioskop dan tak terlalu penasaran untuk nonton di media lainnya. Malah akhir-akhir ini serial TV-nya juga sudah jarang kuikuti lagi. Tapi ya sudah, toh aku sudah mengikuti serial Conan hingga belasan tahun (film ke-15 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4097&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://bensonwu0727.files.wordpress.com/2011/07/conan-quarter-of-silence.jpg?w=180&#038;h=230" title="quater of silence" class="alignleft" width="180" height="230" />Masih berminat nonton Detective Conan layar lebar? Entah kenapa, menurutku semakin besar angka the movie-nya justru semakin membuatku malas nonton di bioskop dan tak terlalu penasaran untuk nonton di media lainnya. Malah akhir-akhir ini serial TV-nya juga sudah jarang kuikuti lagi. Tapi ya sudah, toh aku sudah mengikuti serial Conan hingga belasan tahun (film ke-15 berarti riwayat anime Detective Conan sudah memasuki tahun ke-15) walaupun sudah tidak kontinyu seperti dulu. Mengenai judul, maksud dari judul Quarter disini adalah 15 menit, dihubungkan dengan batas waktu yang dimiliki korban tertimbun longsoran salju untuk hidup sebelum akhirnya tewas kedinginan jika terlambat ditemukan.<span id="more-4097"></span></p>
<p>Film dibuka dengan adegan seorang anak kecil bernama Touma dikejar sosok misterius 8 tahun yang lalu di kampung Kitanosawa. Touma terjatuh dari lereng dan pingsan sebelum akhirnya tertolong. Adegan meloncat ke masa kini dimana acara pembukaan jalur kereta bawah tanah yang baru oleh gubernur Tokyo disabotase dengan ledakan bom. Conan berdeduksi bahwa peristiwa sabotase kereta bawah tanah tersebut ada hubungannya dengan karir politik sang gubernur sebelum menjabat sebagai gubernur Tokyo. Akhirnya seperti biasanya, rombongan Conan pelesir ke kampung Kitanosawa, sebuah kampung baru dimana seluruh penduduknya merupakan penduduk pindahan dari kampung Kitanosawa lama yang lahannya dibebaskan demi pembangunan bendungan baru 8 tahun yang lalu. Orang yang bertanggung jawab membebaskan lahan dan memindahkan kampung Kitanosawa adalah gubernur Tokyo di awal film. Lalu dimanakah hubungan antara Touma, sabotase kereta bawah tanah di Tokyo dan pembangunan bendungan Kitanosawa?</p>
<p>Sudahlah banyak aspek dalam cerita Detective Conan yang tidak masuk akal tapi masih kumaklumi demi tuntutan setting cerita. Masalahnya, film ini memasukkan terlalu banyak unsur yang dipaksakan. Mulai dari ide menghubung-hubungkan antara kejadian pemboman di Tokyo dengan bendungan Kitanosawa, kemudian deduksi ala detektif yang sok nyambung-nyambungin, hingga (spoiler) plot twist menempatkan pelaku lebih dari satu orang (spoiler end) yang keliatan maksa banget. Terus terang saja, plot twist yang kutulis diatas sama sekali tidak membuatku terkejut, malah berhasil membuatku mengerenyitkan kening karena merasa dicekoki supaya menerima plot maksa seperti itu. Belum lagi keanehan tentang si kriminal yang jago meletakkan bom pada posisi yang tepat secara matematis dan juga bagaimana cara memperolehnya&#8230;&#8230; yaaahhh, itu sudah beberapa kali ditampilkan dalam film-film sebelumnya dan sudah kuanggap semacam &#8220;trademark&#8221; Detective Conan The Movie, ibaratnya nenek-nenek pikun aja bisa jadi pelaku pengeboman.</p>
<p>Walaupun 2 film Detective Conan terakhir masih berada dibawah standar, paling tidak masih ada unsur menarik yang mampu mengangkat film tersebut dari lumpur kebosanan. Misalnya saja film ke-13: The Raven Chaser dengan keterlibatan Organisasi Hitam, atau film ke-14: The Lost Ship in the Sky dengan bromance antara Conan-Phantom Kid. Lalu bagaimana dengan film ini? Ada sih sedikit adegan menarik dan dialog antar tokoh yang kebetulan mengena bagi penonton yang mengikuti bagian awal cerita serial Detective Conan. Misalnya saja kondisi Touma yang bagaikan anak kecil terperangkap di tubuh remaja dewasa terlihat kontradiksi dengan situasi yang dihadapi Conan dan Ai. Sisanya? Yah, cuma ngumpul-ngumpulin mayoritas tokoh-tokoh serial Conan yang terus terang saja tak memberikan pengaruh signifikan terhadap cerita, lalu diberikan sebuah kasus, dan semua berakhir bahagia kecuali bagi si kriminal yang <del>walaupun tubuhnya terperangkap di tengah bendungan penuh bom</del> masih hidup di akhir film.<br />
Kalau anda penggemar serial Detective Conan, nonton saja walau jangan berekspektasi besar terhadap film ini. Kalau anda penggemar anime secara umum, melewatkan film ini sepertinya tak terlalu mengganggu hobi anda.</p>
<p>Rating: 2.75/5</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4097/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4097/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4097&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/29/quarter-of-silence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bensonwu0727.files.wordpress.com/2011/07/conan-quarter-of-silence.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">quater of silence</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marilah kita berkeluarga</title>
		<link>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/11/marilah-kita-berkeluarga/</link>
		<comments>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/11/marilah-kita-berkeluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 20:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AnDo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yusahrizal.wordpress.com/?p=4074</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini khusus untuk memenuhi permintaan seseorang yang bilang ingin tahu arti lirik dari lagu Fukuyama Masaharu yang berjudul Kazoku ni Narou yo. Tentu saja terjemahan lirik yang saya tulis dibawah ini hanyalah semacam bentuk terjemahan bebas a la Toumei Ningen. Lagu ini sendiri ditulis oleh Fukuyama setelah terjadinya bencana tsunami di daerah Tohoku Jepang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4074&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Postingan ini khusus untuk memenuhi permintaan seseorang yang bilang ingin tahu arti lirik dari lagu Fukuyama Masaharu yang berjudul Kazoku ni Narou yo. Tentu saja terjemahan lirik yang saya tulis dibawah ini hanyalah semacam bentuk terjemahan bebas a la Toumei Ningen. Lagu ini sendiri ditulis oleh Fukuyama setelah terjadinya bencana tsunami di daerah Tohoku Jepang tanggal 11 Maret 2011 lalu, dimana Fukuyama merasakan betapa ikatan keluarga sangat dibutuhkan dalam situasi pasca bencana (baik bencana kecil maupun besar) untuk saling memberikan dukungan satu sama lain. Masih lekat dalam ingatanku membaca berita di koran pasca bencana tsunami Tohoku, betapa cukup banyak wanita dewasa di Jepang menyatakan ingin bersuami karena ingin mendapatkan sosok suami dan ayah bagi anak mereka untuk berbagi dalam keadaan suka dan duka.<span id="more-4074"></span></p>
<p>Tadinya Fukuyama ingin membuat lirik yang bertema pernikahan semata, tetapi setelah mendapatkan inspirasi dari bencana Tohoku, Fukuyama memutuskan untuk memfokuskan tema pernikahan dua kekasih ke arah pernikahan untuk membentuk sebuah keluarga. Di Jepang sendiri, lagu ini menjadi lagu pengiring <a href="http://youtu.be/MWG6nimdKHM" target="_blank">iklan TV Zexy</a> sebuah wedding magazine.</p>
<p>NB. Menurutku lirik lagu ini romantis untuk melamar seorang kekasih naik ke pelaminan, karena menikah disini bukan hanya berarti hidup bersama dalam sebuah komitmen atas nama cinta, bla bla bla&#8230;. melainkan juga membentuk sebuah society bernama keluarga dengan perencanaan yang matang.</p>
<h3>Marilah kita berkeluarga<br />
(Kazoku ni Narou yo)</h3>
<p>Tetaplah menyayangiku walaupun telah lewat 100 tahun<br />
Telah menyusahkan dirimu di hadapan orang lain<br />
Walau demikian, kau tetap tersenyum di sampingku<br />
Terima kasih telah memilih aku.</p>
<p>Walau begitu dalam rasa percaya kita satu sama lain<br />
Pastilah ada hal yang tak kita pahami<br />
Baik dalam kesepian maupun keintiman<br />
Mungkin itu yang dinamakan cinta</p>
<p>Entah kapan, bisa seperti ayah dengan punggungnya yang kokoh<br />
Entah kapan, bisa seperti bunda dengan keramahannya yang tenang<br />
Apapun yang terjadi pastilah berlalu<br />
Marilah kita berkeluarga</p>
<p>Ketika diriku masih kecil, lemah dan mudah menangis<br />
Selalu saja hanya memikirkan diri sendiri<br />
Tak bisa menjadi anak berbakti</p>
<p>Walaupun tak banyak yang berubah<br />
Kuingin diriku di hari esok<br />
Dari orang yang selalu diberi<br />
Perlahan menjadi orang yang memberi</p>
<p>Entah kapan, bisa seperti kakek dengan kekuatan tanpa bicara<br />
Entah kapan, bisa seperti nenek dengan senyuman yang manis<br />
Asalkan bersamamu aku bisa meneruskan hidupku<br />
Marilah kita selalu berpasangan </p>
<p>Entah kapan, bersama bocah lelaki dengan senyumanmu diwajahnya<br />
Entah kapan, bersama bocah perempuan dengan rupa mewekku di wajahnya<br />
Apapun yang terjadi pastilah berlalu<br />
Marilah kita berkeluarga</p>
<p>Andaikan hidup bersamamu<br />
Marilah kita berbahagia bersama</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/11/marilah-kita-berkeluarga/"><img src="http://img.youtube.com/vi/EpoJIH8RppQ/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yusahrizal.wordpress.com/4074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yusahrizal.wordpress.com/4074/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yusahrizal.wordpress.com&amp;blog=1006439&amp;post=4074&amp;subd=yusahrizal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yusahrizal.wordpress.com/2011/10/11/marilah-kita-berkeluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bab575311571f9ae789f96ed8e04828?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">安藤君</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
