Ninja Kids!!! – Rantaro si Ninja Boy yang absurd

Pernah nonton serial anime Ninja Boy alias Nintama Rantaro di salah satu TV swasta dulu? Saya masih ingat dan dulu ikut tertawa bersama tingkah lucu trio ninja cilik bengal atas keisengan mereka di sekolah ninja tempat mereka berlatih ilmu ninjutsu. Si kaca mata Rantaro, si mata duitan Kirimaru dan si pemalas tukang tidur Shinbe kali ini loncat ke dunia layar perak dalam bentuk live action movie berjudul Ninja Kids!!!. Tadinya aku cukup kaget ketika membaca nama sutradaranya Takashi Miike. Kenalkah anda dengan Takashi Miike? Beliau adalah sutradara Jepang yang cukup dikenal di dunia perfilman internasional dengan karya-karya filmnya yang bergenre gory, penuh cipratan darah, mutilasi hingga hardcore violence. Lho? Kalau Ninja Boy disutradarai oleh orang yang riwayat penyutradaraannya penuh dengan film-film berdarah-darah, apakah Ninja Boy versi live action ini juga akan bernasib sama dengan film karya Miike yang lain seperti Ichi The Killer maupun 13 Assassins?

Tersebutlah seorang anak bernama Rantaro (Seishiro Kato) yang dikirim orang tuanya bersekolah di Sekolah Ninja yang bernama Ninjutsu Gakuen. Ayah Rantaro (Shido Nakamura) adalah ninja level rendahan yang kena PHK setelah perusahaan Ninja tempatnya bekerja bangkrut, sehingga ayah Rantaro memilih bekerja sebagai petani. Rantaro dikirim ke Ninjutsu Gakuen supaya setelah lulus bisa mengangkat derajatnya menjadi Ninja level atas. Di Ninjutsu Gakuen, Rantaro berkenalan dengan sesama anak kelas satu, 2 diantaranya menjadi teman karibnya. Yang satu adalah si yatim piatu Kirimaru (Roy Hayashi) yang kerja part time serabutan demi mengumpulkan uang. Anak lainnya adalah Shinbe (Futa Kimura), anak saudagar kaya yang doyan makan dan hobi molor di kelas. Mereka bertiga menjadi biang keributan di kelas dan membuat pusing wali kelas satu Yamada-sensei (Susumu Terajima) dan guru muda Doi-sensei (Takahiro Miura). Suatu hari datanglah kelompok ninja Ushitake yang mengacau di salon kecantikan ninja milik penata rambut ninja Saito (Takeshi Kaga), dan ujung-ujungnya mereka menantang anak-anak kelas satu Ninjutsu Gakuen untuk berlomba membunyikan lonceng besar di atas gunung.

Unsur komedi yang digunakan oleh Miike dalam film ini benar-benar aneh, gila-gilaan dan absurd. Malah unsur kekerasan yang menjadi trade mark Miike juga masih muncul dalam film yang ditujukan untuk konsumsi keluarga ini, walaupun telah disulap oleh Miike sedemikian rupa hingga menjadi komedi slapstik mirip film kartun. Sepertinya hanya Miike yang punya ide-ide gokil untuk membuat Ninja Kids!!! menjadi film komedi kacau balau tapi sanggup membuat penonton ikut tertawa bersama. Plot utama hanyalah kisah kehidupan Rantaro dan teman-temannya sebagai murid kelas satu sekolah ninja Ninjutsu Gakuen. Sisanya mirip robekan-robekan plot dari manga/anime-nya yang dijahit satu demi satu hingga menjadi sebuah film gado-gado. Jadi, ketika anda menonton film ini, lupakanlah plot cerita. Cukup nonton suguhan komedi absurd a la Miike ini kalau ingin terhibur. Jika anda menonton dengan serius, bisa-bisa anda kena migren memikirkan betapa tak masuk akalnya adegan-adegan yang berlangsung dalam film.

Yang patut kuacungi jempol dari Miike adalah keberaniannya bereksperimen dalam memasukkan komedi absurd. Selain itu juga, Miike meneruskan pola komedi anakronistik yang bertebaran di sepanjang serial manga/anime Nintama Rantaro untuk ditampilkan dalam film. Dari karakter salon ninja beserta penata rambutnya hingga permainan catch-ball pakai shurinken muncul dalam film ini meneruskan anakronistik anime/manga-nya. Walaupun Miike beberapa kali menampilkan humor-humor yang sepertinya hanya difahami oleh penonton Jepang (ada yang bilang namanya humor gubrak hehehehe), humor-humor komikal juga banyak ditawarkan untuk memancing tawa penonton non-Jepang. Selain itu juga masih ada humor-humor hyper violence dibawakan dengan gaya slapstick comedy a la film kartun. Yang agak mengecewakanku adalah penampilan aktor-aktor cilik. Mereka terlihat kaku sekali dan tak bisa bermain lepas. Kalau Mana Ashida dianggap sebagai komoditi terpanas aktris cilik Jepang saat ini, pemeran Rantaro yang bernama Seishiro Kato adalah counterpart Mana-chan untuk kategori aktor cilik. Sayang sekali Seishiro tidak bisa bermain natural, malah sering kali terlihat berakting seperti membaca naskah. Yah…. paling tidak wajah-wajah lucu bocah-bocah bengal ini sedikit mengurangi akting datar mereka. Hal terakhir yang kusayangkan adalah kurangnya porsi sekolah ninja putri Kunoichi yang murid-muridnya sering bersaing dengan anak-anak Ninjutsu gakuen (dalam manga/anime). Tentunya banyak kejadian lucu kalau semisalnya murid-murid centil Kunoichi berinteraksi dengan bocah-bocah bengal Rantaro dan kawan-kawannya.

Paling tidak film ini lumayan menghiburku, toh aku beberapa kali tertawa menyaksikan humor absurd yang ditawarkan Miike walaupun aku kurang suka dengan komedi slapstik ala film kartun. Jadi, kalau anda ingin nonton film komedi cerdas dengan plot cerita jelas, sebaiknya hindari film ini. Tapi jika anda cuma ingin hiburan nonton film komedi konyol-konyolan kayak ninja dewasa bisa dikerjain habis-habisan sama ninja cilik seumur anak SD kelas satu, bolehlah mencoba film ini.

Rating: 2.75/5

About these ads

10 Responses to “Ninja Kids!!! – Rantaro si Ninja Boy yang absurd”


  1. 1 ardhie90 February 21, 2012 at 2:24 am

    saya sudah lihat pilmnya ..
    bagian yg lucu pas awal – awal movie menurutku

    • 2 AnDo February 21, 2012 at 10:40 am

      @ardhie90
      Iya, aku jg lebih suka bagian awal sampai pertengahan. Sejak Ninja Ushitake muncul, komedinya kebanyakan adegan slapstick kayak ninja jatuh ke lubang lah, pantat ninja kena tusuk batu tajam lah, benjol di muka ninja segede bola golf lah.

  2. 3 AL February 22, 2012 at 1:30 am

    Jadi pengen nonton… tapi kayaknya lama deh baru bisa ketemu filmnya :(

  3. 5 gogo February 24, 2012 at 9:11 am

    abis ntn filmnya, rasanya.. biasa saja.. kocak tapi kurang berkesan..
    cocok bwt penggemar ninja boys neh..

  4. 6 Anesti March 25, 2012 at 10:09 am

    lucuuuuu… ngakak… hahahhahahahaha
    terkesan cerita awalnya. sedih bgt. sekecil itu hrus nglewatin prjlanan sndrian mnuju sekolah ninja. bagus. top. 2jempol deh.

  5. 7 purisuka June 7, 2012 at 11:09 am

    baru nonton tadi (btw karena sub-nya kacau, nontonnya jd pake bahasa kalbu. tapi lumayan tetep bisa nangkep joke2 dan jalan ceritanya). kalo saya biasa aja sama aktingnya Seishiro-chan, yg agak bikin kecewa aktingnya anak kecil yg jadi Kirimaru. Dia karakter favorit saya di animenya (dan yg paling saya inget dari animenya, berhubung udh agak2 lupa juga), tapi di live actionnya karakternya berasa hambar ya (dan kurang mata duitan). tapi secara keseluruhan film ini menghibur :D

  6. 8 lucchan October 1, 2012 at 10:41 am

    Baru liat juga nyoo,dan..karena nggak ada subtitlenya.Terpaksalah nonton tanpa subtitle,yaa walaupun cuma ngerti dikit-dikit sih ^^v
    overall,lumayan buat ngilangin penat XD
    etto,paling suka yg jadi kirimaru!! pas dia dandan jd cewek..>_<
    ampun dah,cantiiiiiiiik banget xD

  7. 9 Nelsha February 25, 2013 at 4:35 am

    kalau mau cari teks naskah dialog film ini dalam bahasa jepang bisa gak ya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Ando-kun

I write all of my reviews and postings in this site with Bahasa Indonesia. You may use internet translator if you want to read my review in another language. Just bear in your mind if you want to write comments, I only understand Bahasa Indonesia, English, and Japanese.

Live Traffic


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 368 other followers

%d bloggers like this: